Dalam Penjara Cintamu

Dalam Penjara Cintamu
part 44 percakapan dua sahabat


__ADS_3

"lis,aku baru tau ternyata kau punya dua kepribadian semenjak hamil yah"ucap lili dengan serius,melihat sahabatnya yang terlihat murung,bahkan bunyi telepon saja tidak dihiraukan.


"apa maksudnya li"tanya lisa bingung.


"kau tadi tersenyum dan makan dengan lahap,kenapa sekarang cepat berubah sih lis,dan perutmu lis,kenapa sudah sebesar ini,kau seperti sedang mengandung anak kembar tau"ucap lili dengan heran sambil melihat perut sahabatnya.


"apaan lili,aku tidak mengerti"kata lisa dengan cemberut,dia langsung menutup perutnya dengan cardingan,perutnya sudah mulai terlihat seperti hamil dua bulan,padahal baru satu bulan,lisa sengaja tidak beritahu lili kalau dia hamil anak kembar.


"ya ampun aku tidak bisa membayangkan jika tuan leon tahan berada didekatmu,apalagi wajahmu yang cemberut begini sangat imut bangat"kata lili sambil tersenyum kecil,wajah lisa begitu menggemaskan.


lili menoleh ke kanan kirinya,banyak yang melihat mereka,terutama sahabatnya.


"kau tau lis,kau sekarang semakin cantik sejak hamil,lihat saja semua mata pria disamping kita menoleh kesini"


lisa sama sekali tidak ingin melihat bagaimana tatapan semua pria yang tertuju padanya.


"lili berhentilah bicara omong kosong"sahut lisa dengan datar,tatapannya seketika menjadi kosong.


hidup dalam bayang-bayang daniel yang dengan teganya menjual dirinya,daniel berhasil menorehkan luka yang amat dalam dihatinya,meskipun dia sudah mencoba berdamai dengan hatinya,tapi sepertinya tidak mudah untuk dilupakan.


lili merasa bersalah karena melihat lisa seperti ingin menangis,dia bangkit dari kursinya dan memeluk erat sahabatnya.


"hei maafkan aku lis,aku hanya mencoba menghiburmu,tersenyumlah my lisa,lupakan saja daniel,aku yakin tuan leon adalah sosok yang terbaik buat kamu,buktinya saja maya yang menjebakmu sudah dipecat dari kantor"kata lili panjang kali lebar sambil mengusap punggung sahabatnya.


"apa? maya sudah dipecat"pekik lisa terkejut dan langsung melepaskan pelukan lili


lili tersenyum kecil"lihatlah moodmu cepat sekali berubah"


"lili aku tidak bercanda"kata lisa dengan serius menatap bola mata hitam milik lili.

__ADS_1


"benar lisa lihat mataku aku tidak berbohong"kata lili sambil melototkan matanya"


"lili"lisa menekan suaranya,gemas dengan tingkah sahabatnya.


"hehe maaf,maya memang sudah dipecat,biarkan saja dia,itu karmanya,mungkin tuan leon sudah tau kalau maya yang manaruh obat perangsang diminuman kamu,aku rasa tuan leon sudah mulai perduli padamu,jadi lupakan daniel,kubur namanya didasar hatimu lis,aku mendukungmu dengan tuan leon,meskipun tuan leon itu arrogan tapi dia sepertinya merupakan sosok pelindung yang terbaik buat kamu,aku yakin itu"ucap lili tegas dan kembali duduk dikursinya.


lisa seketika bengong,tidak menyangka leonal sudah memecat maya dari kantor,benarkah leon sudah tau tentang maya?,tapi tunggu sejak kapan lilinya begitu bijak"lili aku tidak menyangka kau seperti seorang pendeta yang sedang menyairkan bunyi ayat al-kitab dalam setiap baitnya"kata lisa tersenyum lebar,tidak ingin menanggapi serius ucapan lili,karena ucapan tidak semudah tindakan.


"ck aku lagi serius lis,cobalah lebih dalam berdamai dengan hatimu"


lisa menghela napas pelan"entahlah lili,aku tidak tau bisa melupakan semua itu dengan mudah"kata lisa dengan sendu.


saat ini sebuah mobil maybach berhenti didepan kafe,membuat semua orang tercengang.


asisten dean turun dari mobil dan masuk kedalam dimana tempat lisa dan lili.


"nona muda,tuan menunggu anda dimobil,kita akan segera kembali ke mansion"ujar dean tiba-tiba dan langsung mengagetkan mereka berdua.


"hallo pak dean"sapa lili


"sejak kapan dia disini"batin lisa


"tapi kenapa tiba-tiba"tanya lisa kesal padahal dia baru sebentar keluar dari perusahaan,bahkan atas ijin leonal.


"saya juga tidak tahu nona"jawab dean datar,dia juga bingung,padahal baru saja dia masuk kedalam ruangannya,leon sudah menelfonnya untuk menjemput istrinya.


"tapi aku masih ingin bersama sahabatku"kata lisa dan menatap lili dengan sendu,ini moment langka,karena dia tahu pasti sulit untuk ketemu sahabatnya lagi,apalagi ruangan mereka berbeda.


lili hanya tersenyum"tidak apa-apa lis,pergilah,kita masih bisa ketemu lain kali"

__ADS_1


"baiklah kemarilah liliku berikan aku pelukan terbaikmu"lili dengan senang hati memeluk sahabatnya.


dean tercengang melihat interaksi antara nona lisa dan sahabatnya,sama halnya dengan leon,selama ini hanya sikap dinginnya saja yang terlihat dari nona lisa.


setelah melepaskan pelukan lili,lisa dan dean langsung keluar,dean membuka pintu mobilnya dan melfia langsung masuk,setelah melihat nona lisa masuk mobil,dean masuk dan duduk di kursi kemudi dan menghidupakan mobilnya.


"ini belum waktunya pulang kantor kenapa kita pulang lebih awal hari ini"tanya lisa yang sudah duduk,dresnya sedikit terangkat sehingga pahanya terekspos


leon yang melihat istrinya yang sudah duduk disampingnya dengan kesal.


"memangnya kenapa?seharusnya aku yang bertanya kenapa tidak membaca pesanku apa yang kau lakukan didalam sana,?kenapa lama sekali"tanya leon dengan kesal,tapi dia langsung menelan salivanya melihat paha putih lisa


telinga lisa berdengung,kepalanya terangkat,pria ini apa tidak bisa menunggu sedikit saja.


"aku tidak melakukan apapun hanya makan dan cerita dengan sahabatku,lagian kamu belum menjawab pertanyaanku,kenapa kita pulang lebih awal?"tanya lisa datar,dia menarik dres untuk menutupi paha putihnya,karena sadar leon sedang melihatnya.


leon langsung memalingkan wajahnya,mukanya memerah hanya disodorkan paha lisa saja membuat pikirannya mulai berfantasi liar.


dean yang menyaksikan tingkah keduanya hanya geleng-geleng kepala.


"hari ini kita pulang lebih awal atas pesan oma,oma takut aku menindasmu,dan terjadi sesuatu dengan bayi dalam perutmu"leon menjawab tanpa melihat lisa.


lisa hanya terdiam,sebegitu pentingkah bayi ini?


hai ka arista dan pembaca yang lain,mampir juga ke karyaku disebalah.


pasti kalian berpikiran kenapa sih yang satu belum selesai sudah ke yang satunya.


sungguh ini hanya hayalan,jika kalian suka jangan lupa like yah

__ADS_1


terima kasih banyak


sarange.


__ADS_2