Dalam Penjara Cintamu

Dalam Penjara Cintamu
part 27


__ADS_3

pagi ini nenek maharani ingin keluar,menghirup udara pagi,dahi keriputnya berkerut melihat map coklat di depan rumahnya,sepertinya ada seseorang yang menaruhnya.ketika membukanya wajahnya nampak murka.


"dasar anak kurang ajar,tidak tahu berterimah kasih"nenek meremas kertasnya,dia masuk ke kamar dan langsung bersiap,dia harus buat perhitungan dengan mereka.


jiska melihat neneknya yang marah-marah penasaran apa yang terjadi.


"nek apa ada apa,kenapa nenek terburu-buru"


"kamu bersiaplah,kita harus buat perhitungan dengan ibu dan anak itu" kata nenek maharani sambil menata rambut ubannya.,dia sudah tak sabar,ingin segera memaki-maki mereka.


"tapi katakan dulu ada apa nek" jiska begitu penasaran.


"tidak usah bertanya ayo cepat bersiap"


ciih,"ia tunggu sebentar"katanya ketus,dia sebal dengan neneknya,kenapa tidak memberi tahu nya saja sih,kan aku juga pengen tahu,dia langsung bersiap,dan langsung menemui neneknya.


"hubungi calon suamimu,suruh dia datang kesini,antar kita ke rumah wanita sialan itu,dan katakan padanya juga bawa mobil yang paling mahal.

__ADS_1


jika mengangguk dan langsung menghubungi calon suaminya.


tak lama sebuah mobil Lexus terparkir di halaman rumah nenek maharani,seorang pria keluar dari mobil tersebut dengan gaya angkuhnya.


"itu dia sudah datang nek"kata jiska


"baguslah kamu sudah datang,ayo kita harus pergi"


meski pria itu sedikit tidak suka,tapi dengan terpaksa dia harus mengantar mereka.setelah menaiki mobil Lexus itu, mereka langsung pergi.


.....


ibu dan lisa saling menatap.


"biar ibu saja yang buka" ibu langsung membuka pintu,bersamaan dengan itu,ibu langsung terdorong kuat kebelakang,untungnya lisa langsung menahan ibunya,ibu nampak syok,mendapat serangan mendadak,dia ingin melihat siapa yang mendorongnya,seketika terkejut,lisa hanya memasang tampang biasa saja.untuk apa neneknya kesini lagi,bukannya mereka sudah diusir.


nenek maharani jiska dan calon suaminya masuk dengan sombongnya,nenek menatap lisa dan ibunya dengan marah.

__ADS_1


"ibu"sapa ibu rani dengan gugup


"ibu,ibu apa hah,aku bukan ibumu,kalian dasar tidak tahu berterimah kasih,harusnya kalian tau etika,aku memberikan kalian tumpangan di rumahku,memberi kalian makan dengan uangku,tapi ini balasan kalian,kamu menyembunyikan semua ini,agar aku tidak menuntut apa-apa begitu? enak saja,semua tidak gratis,kalian harus berikan mahar pernikahannya padaku,untuk mengganti biaya hidup kalian"


"ibu,tolong duduklah kita bicarakan semuanya baik-baik" ibu ingin membimbing nenek maharani duduk.


"minggir aku bisa sendiri,nenek langsung duduk diikuti dengan jiska dan calon suaminya,yang dari tadi menatap lisa dan ibunya dengan tatapan merendah.


"lisa,ambilkan hadiah yang kemarin bawa kesini," lisa tidak mau,tapi tatapan permohonan ibunya,akhirnya dia mengangguk.lisa langsung keluar dengan bingkisan dengan merk termahal menaruhnya diatas meja,dia dan ibunya sama sekali belum menyentuhnya,mereka tidak tahu apa isi di dalamnya.


"ibu itu adalah pemberian dari calon suaminya lisa"


nenek dan jiska menatapnya tanpa berkedip,dengan tak sabar nenek langsung membukanya,seketika matanya terbelalak,


berbagai macam,kalung emas,gelang,dan cincin berlian,belum lagi banyak tas-tas branded yang mahal.


jiska langsung berbicara

__ADS_1


"priamu royal juga ya lisa,kamu hebat,dalam waktu singkat sudah dapat cowok kaya,tidak tahu nanti calon kakak iparku kayak oma-om botak,atau cowok jelek dengan hidung pesek yah."


bersambung...


__ADS_2