Dalam Penjara Cintamu

Dalam Penjara Cintamu
part 28


__ADS_3

lisa dan ibu juga kaget dengan isi didalam paper bag yang diberikan oma pada ibunya,biar saja nenek mengambilnya,toh dia dan ibunya juga tidak membutuhkan itu,hidup dalam ketenangan saja sudah cukup,lisa menerimanya karena tidak ingin menolak,tapi bahkan ibunya tidak membukanya sama sekali.


"kamu akan melihatnya,ketika dia datang nanti"lisa menjawab pertanyaan jiska dengan dingin.


"ciih,aku penasaran seperti apa pria itu,jangan-jangan benar lagi dia botak dan gendutan"


nenek sedari tadi matanya berkedip menghitung hadiahnya jika di uangkan,dia tidak perduli dengan omongan mereka,dia menatap lisa dan ibunya dengan cemberut


"pria yang menidurimu itu lumayan,tapi kamu jangan senang dulu dengan hadiah ini,aku tau pria yang akan menikahimu itu lumayan kaya,tapi tidak sebanding dengan calon suami jiska,lihatlah didepan mobilnya sangat mahal,belum lagi pekerjaanya jelas,pasti hidup jiska sangat senang" jiska memasang tampang angkuhnya,dia duduk dan bermanja di lengan calon suaminya,sedang calon suami jiska menatap lisa sedari tadi,lisa menjadi risih dengan tatapan pria itu

__ADS_1


"entah seperti apa pekerjaan lelaki itu,aku hanya berdoa semoga keluarganya tidak malu dengan wanita murahan seperti kamu,yang hanya dapat mempermalukan nama baik keluarga"


lisa mengepalkan tangannya,dia begitu emosi dengan kata-kata neneknya,dia melihat mobil yang parkir di depan rumahnya dengan sembarang arah bahkan menghalangi jalan,dan menatap sosok tinggi kurus dan berpakain murahan yang duduk sebelah jiska,dia sangat angkuh, ibu memegang tangannya,agar bersabar dengan kata-kata nenek,ibu juga sedih dengan perkataan mertuanya.


"ibu,tolong jangan katakan seperti itu,lisa tidak bermaksud melakukan semuanya,lagian untuk apa lagi ibu membahasnya bukannya kita sudah diusir dari rumah kan,seharusnya ibu sudah lega tidak ada yang mempermalukan keluarga lagi"kata ibu dengan berani,dia mencoba membela anaknya.


prok prok prok.


ibu seketika menunduk dengan kata-kata mertuanya,jiska dan calon suaminya tertawa mengejek,lisa yang melihat ibunya direndahkan tidak bisa lagi menahan emosinya.

__ADS_1


"cukup,sudah cukup nek,jangan mencoba merendahkan ibuku lagi,ya aku memang wanita murahan,tapi tolong nek,selama ini kami mencoba menerima semua perlakuan buruk nenek,tapi kali ini tidak lagi,nenek boleh ambil semuanya,aku dan ibu tidak akan mengambilnya biar sepeserpun" dia memang sama sekali tidak menginginkan semua barang-barang dari keluarga leon,lisa tahu neneknya memang sangat gila harta dan kedudukan,dia dan ibunya pasti sedang di peras


"bagus,kalau kalian memang tahu diri,kamu tahu mas kawin dari calon suaminya jiska nanti 100 juta,tidak sedikit bukan,aku mau kamu meminta mas kawin dari calon suamimu yang banyak"kata nenek dengan sinis,nenek langsung mengambil barang-barang itu dan melihatnya dengan mata berbinar.


saat ini seseorang sedang melaporkan kejadian yang terjadi di rumah lisa kepada bosnya.dia merekam semuanya dan mengirimnya kepada leon.


tatapan leon menggelap,dia menggoyangkan gelas wine di tangannya.


"sebagai calon nyonya muda keluarga besar ibrahem dia tidak boleh kalah dari yang lain,dean beritahukan kepada semuanya,agar lamarannya di persiapkan dengan mewah,kita akan ke rumah lisa sekarang juga"

__ADS_1


"siap tuan"


__ADS_2