
lisa terus berlari,ingin secepatnya keluar dari gereja ini,begitu lisa sampai di luar ekspresinya berubah,melihat begitu banyaknya pengawal yang berjaga,tapi lisa tidak perduli dengan mereka dia ingin secepatnya kabur dari sini,sebelum leonal melihatnya.
pengawal dibuat terkejut,melihat nona lisa hampir keluar dari pintu gereja,tentunya mereka segera mengikutinya,dan terus menahan lisa
"bu lisa,acara pernikahannya akan segera di mulai,silahkan anda kembali ke ruang istirahat"
tapi lagi-lagi lisa tidak perduli dengan apa yang dikatakan pengawal,saat ini dalam pikirannya dia ingin secepatnya menemui daniel dan menceritakan semua padanya,kemudian meninggalkan tempat penuh kebencian ini bersama dengan daniel.
akhirnya lisa berlari lewat samping pintu gereja,pengawal di buat gelagapan.
"cepat beritahu tuan dean"salah seorang mpengawal langsung bergegas menemui dean.
lisa terus berlari,tetapi sebelum kakinya mencapai pintu keluar,beberapa pengawal yang berbadan kekar langsung menghentikannya.
"minggir,minggir semuanya,jangan menahanku"air mata lisa terus berjatuhan sehingga merusak riasannya,membuat wajahnya terlihat sangat memilukan
lisa berusaha mendorong mereka,namun sekuat apapun dia berusaha,tidak membuahkan hasil.
"jika kalian terus menahanku lagi,maka aku tidak segan melukai diriku sendiri" lisa seketika emosi,dia mengambil tusuk rambutnya,dan menunjuk ke arah perutnya.
"jika terjadi sesuatu dengan cucu keluarga besar ibrahem ini,apakah kalian dapat menanggungnya?"
dan benar saja,kata-kata lisa sangat berguna,pengawal yang tadinya bersikeras ingin menghentikannya,mereka saling memandang,dan tidak berkutik sama sekali.
bagaimana jika nona lisa nekat,dan membuat semuanya menjadi fatal,mungkin nyawa mereka sekarang diujung tanduk.
"jika terjadi sesuatu dengan bayi itu dapatkah kamu menanggungnya?" suara bariton seseorang dengan aura dinginnya muncul dari arah belakang,diikuti asisten dean.
mereka sedari tadi memantau lisa dari jauh,melihat sampai di mana wanita yang akan dinikahinya ini bertingkah,membuat suasana jadi mencekam,pengawal saling melirik dengan takut.
__ADS_1
"ak u..aku hanya..." lisa seketika membisu.
"jadi,kamu buru-buru keluar,hanya untuk menemui mantan kekasihmu?"
saat ini,tatapan leon sangat dominan,aura nya sangat dingin.
"seperti ini saja usahamu?jika kamu ingin bertemu dengannya,sana pergi,jika kamu ingin bersamanya pernikahan ini bisa di batalkan"
"dean perintahkan mereka untuk membiarkan dia pergi,biarkan dia keluar dari sini" ekspresi leon sangat biasa,asisten dean hanya mengikuti permainan bosnya,melihat aura dingin dari tuannya,dean mengerti arah tatapan bosnya.
"siap tuan" dean menatap para pengawal,lalu menganggukan kepalanya.
"biarkan saja nona lisa pergi,jangan menghalangi jalannya"dean saat ini sedikit kecewa dengan keputusan nona lisa,sangat disayangkan.
lisa menatap leonal dengan tidak percaya,apa kah yang dia katakan benar? leon membiarkannya bertemu dengan daniel?
"silahkan bu lisa" antara senang dan bingung,tapi lisa tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.
apakah benar si tuan muda yang dingin dan datar ini ingin membiarkannya pergi?,dengan tidak membuang kesempatan dia langsung pergi dari sana,dengan hati yang lega,ternyata leon tidak seburuk yang dia pikirkan
saat dia ingin mencari taksi,tapi sebuah mobil muncul di hadapannya,seorang pria gagah dengan jasnya keluar dari mobil itu.
mata lisa seketika terbuka lebar,sosok familiar yang sangat di kenalnya,lisa menangis melihatnya.
daniel? apa benar ini daniel? dia sudah kembali.?
daniel menatap gadis pujaannya dengan tatapan yang sulit diartikan,membuat hatinya sangat perih melihat lisa dengan wajah yang sangat pilu,antara kerinduan dan rasa kecewa yang sangat mendalam,padahal barusan dalam pesawat tadi hatinya sangat tidak sabar ingin bertemu kekasihnya ini,tapi sekarang sudah berubah 180 derajat.
secepat itukah?
__ADS_1
"daniel" lisa berlari dan berhambur ke pelukan kekasihnya,dia menangis sejadi-jadinya,dia ingin menjelaskan,kalau semua ini hanyalah salah paham, tapi dia merasa ada yang kurang,daniel tidak membalas pelukannya,lisa di buat bingung,menatap kekasihnya yang memalingkan wajah darinya.
"daniel,ada apa?apa yang terjadi denganmu? katakan padaku!,kamu tidak seperti biasanya,kamu selalu memelukku dengan cinta dan kasih sayangmu"
hati kecil daniel tidak tega melihat kekasihnya memohon padanya seperti ini,tapi ketika melihat banyaknya pengawal dia kembali di buat tidak berkutik,baru kali ini dia melihat begitu banyaknya pengawal yang berjaga,bahkan daniel di buat terkejut,ternyata pria yang akan di nikahi lisa ini sangat dominan,dia punya taktik untuk menguasai semuanya,sesuatu yang sudah menjadi miliknya tidak akan dia berikan kepada siapapun.
entah kenapa tetapi kali ini,dia tidak ingin usahanya hancur begitu saja,semua yang telah dia rintis dengan pengorbanan dan susah payah,dalam sekejap pria yang berdiri tidak jauh darinya bahkan mengancamnya,apakah sampai disini pengorbanannya,padahal cintanya murni masih milik lisa.untuk saat ini daniel merasa dirinya sangat pengecut.
cinta yang tulus,ternyata dalam sekejap dia sendiri yang mendustainya.!
"apa ada yang mendesakmu daniel? tolong katakan sesuatu,apa leon menekanmu?"jari tangan lisa memegang pipi kekasihnya.
"daniel lihat aku,tolong bicaralah"
"tidak"mata daniel berkelit,dia sama sekali tidak ingin menatap lisa walau hanya sedetik.
lisa menoleh menatap leon dengan sengit,tadinya lisa berpikir,leon sangat baik sehingga membiarkannya pergi dengan kekasihnya,tapi ternyata leonal sangat licik.
"apa yang sudah kamu lakukan padanya"
leonal perlahan membuka kancing pergelangan tangannya,auranya kini sepenuhnya sudah dikeluarkan,kemarahannya dalam sekejap menguasainya,melihat lisa mengusap pipi daniel.
leonal dengan langkah perlahan mendekat ke arah mereka berdua,dia menatap daniel dengan tatapan mengejek.
"apa yang bisa aku lakukan?,aku hanya bisa mengundang orang yang ingin kamu temui,tanpa bersusah payah kamu mencarinya,bukannya aku sangat baik? kata leon dengan sinis
membuat daniel lagi-lagi tidak berkutik,dirinya dibuat menciut dengan tatapan leonal yang tajam bagaikan ujung samurai yang siap membelah tubuhnya.
dia kenal betul seperti apa lelaki di depannya,dia merupakan pebisnis yang sangat cerdas dan juga terpandang,bahkan leon sangat populer di kalangan pebisnis,bukan hanya di asia tetapi mancanegara,bahkan perusahaannya bekerja sama dengan perusahan milik tuan muda leonal.
__ADS_1