Dark Kingdom

Dark Kingdom
Prolog


__ADS_3

...•••Perdamaian yang indah nyatanya memakan korban didalamnya. Baik mereka yang berperang mati-matian untuk mempertahankan miliknya atau mereka yang mengorbankan hidup dengan terkurung bersama musuh. Mematikan perasaan dan kepentingan pribadi hal yang jauh mereka pilih. Karena bagi orang-orang itu perasaan atau mementingkan diri tak lagi berguna selain hidup dan mati untuk KINGDOM•••...


.........


Berpuluh-puluh tahun peperangan terus terjadi antara Dark Kingdom dan Lumenia Kingdom, menewaskan banyak orang-orang yang tidak bersalah.


Semua bermula dari sebuah ketidakpercayaan Lumenia Kingdom terhadap Dark Kingdom yang menggunakan sihir kegelapan sebagai senjatanya. Begitu berlawanan dengan Lumenia Kingdom yang menggunakan sihir cahaya yang telah disucikan oleh para pendeta Agung. Kegelapan yang dipercaya akan membawa dunia diambang kehancuran membuat Lumenia Kingdom memilih memusnahkan mereka agar tak ada yang berada dalam kesesatan. Hanya saja Dark Kingdom tak selemah itu, dia dengan kesatrianya mampu mempertahankan miliknya sejauh ini.


Perang tanpa penyelesaian membuat penderitaan tak berujung, menewaskan orang-orang terkasih menambah luka semakin mendalam. Jeritan, tangisan, dan ketakutan menyelimuti setiap rakyat, ketika malam datang para rakyat bersembunyi dari garangnya pertempuran kedua kingdom. Suara decitan pedang menjadi musik yang paling dibenci kedua rakyat dan suara para penyihir yang melantunkan mantranya membuat tubuh menjadi bergetar.


Akibat pertempuran yang berlangsung begitu lama kekeringan terjadi di masing-masing Kingdom, membuat sebagian tanaman tidak tumbuh dengan baik. Persediaan sayuran menjadi kurang, kelaparan melanda setiap rakyat bahkan untuk bertahan hidup sangat sulit. Dark Kingdom sangat mengutuk Lumenia, mereka adalah awal dari pertempuran ini. Tindakannya tak sesuci namanya.


Lambat laut kedua Kingdom menghawatirkan kondisi yang menimpa rakyatnya, jika perang terus berlanjut maka kebahagiaan tidak akan pernah terjadi dan kesengsaraan akan terus melanda. Hingga pada generasi ke 21, dengan menimbang-nimbang dan penuh keberatan, terjadilah kesepakatan perdamaian antar kedua Kingdom. Untuk memenuhi perjanjian itu kedua Kingdom sepakat untuk menikahkan anak mereka sebagai bukti perjanjian itu dibuat.

__ADS_1


.........


Hari ini pernikahan antar kedua Kingdom tiba. Kereta kuda yang berlambang kan gagak hitam berhenti tepat didepan gedung yang akan digunakan sebagai tempat berlangsungnya pernikahan, dengan seorang didalamnya dan iring-iringan dari kesatria mereka yang jumlahnya tak dapat disebutkan saking banyaknya.


Abigail Darshena Basilio- putri dari Coridan Basilio Raja Dark Kingdom. Abigail turun dari keretanya dengan disambut uluran tangan dari Karan Ignatius- putra dari Charles Ignatius Raja Lumenia Kingdom. Pakaian pengantin mereka didesain berpasangan dari corak, warna, dan desain. Dalam pertemuan ini mereka tak saling memandang satu sama lain bagai tak penasaran dengan wajah calon mereka. Kemudian mereka berdua tanpa sepatah kata dengan tatapan dingin berjalan memasuki aula pernikahan melewati karpet merah bersama.


Pintu altar terbuka menyambut dua orang yang akan menjadi lambang perdamaian. Semua pandangan tertuju pada pasangan pengantin yang memang menjadi tokoh utama. Pengantin pria dengan cirinya berambut perak dengan mata biru indahnya dan pengantin wanita dengan ciri khasnya berambut hitam pekat dan mata merah yang tajam. Penyatuan yang ambigu dimata para orang-orang. Dengan banyaknya rangkaian yang dilakukan hingga tibalah kedua mempelai mengucap janji suci pernikahan, saling bertukar cincin, hingga saling bercium bibir sebagai tahap akhir mereka resmi di satukan sehidup semati.


Bahkan ditahap akhir mereka berdua saling tak menatap bagai musuh yang kekal. Sorak-sorak kebahagiaan terdengar dari para saksi perjanjian suci ini. Pernikahan sudah terlaksanakan dan harapan-harapan mereka semakin besar dalam kedamaian ini. Panglima masing-masing kingdom menyatukan pedang dan tongkat sihir bersamaan, sebuah cahaya keluar dari penyatuan itu terlempar ke atas memberikan pandangan yang Indah. Perang benar-benar telah usai, kebahagiaan akan menyelimuti mereka.


...


"ini tidak nyaman" meski Abigail komplain menggenakan baju yang terlalu terbuka, pelayan memintanya untuk bersabar sampai malam ini. Abigail yang biasa menggunakan baju zirah selama pertempuran amat berusaha bersabar. Cukup lama Abigail menunggu kedatangan suaminya yang tidak kunjung datang, mata Abigail sayup bahkan ia terlihat begitu pucat ia lelah.

__ADS_1


Abigail Darshena Basilio ia adalah panglima perang pasukan terdepan dengan sihirnya Tenebris Magicae, salah satu sihir kegelapan yang sangat berbahaya. Abigail sudah terjun ke dunia perang sejak usianya genap delapan tahun, saat itu Ibunya Ratu Dark Kingdom gugur dalam perang . Pasukan membutuhkan seorang pemimpin untuk memberikan arahan, maka saat itu dengan percaya diri Abigail menggantikan posisi Ibunya karena dia memiliki kemampuan yang diwarisi oleh mendiang Ibunya. Abigail disambut antusias oleh pasukannya, meski saat itu dia masih muda tapi kesatria yang lebih tua darinya tetap menghargai jiwa perang dan keberanian Abigail. Saat perang terjadi tidak ada waktu untuk bersedih hanya terus maju untuk menjemput kemenangan.


Abigail tumbuh dan dewasa dalam lingkungan yang kejam membuatnya menjadi gadis yang tangguh. Hari itu detik terakhir Abigail berada di pertempuran. Dia tengah bertugas di puncak gunung Atra bersama pasukannya, mendadak mendapatkan sebuah sinyal untuk segera kembali menarik semua pasukannya. Setelah sebuah sinyal dari kakaknya datang atas perintah raja. Seekor burung gagak mendatanginya dengan gulungan kertas yang sudah berstempel, stempel berbentuk lingkaran sihir. Membuka surat itu harus menggunakan sihir jawaban jika asal membuka maka kertas itu akan meledak dan dapat membunuh orang sekitarnya. Abigail membaca surat itu, tertulis- "Semua pasukan yang tersebar dari penjuru telah kembali, perdamaian akan terjadi. Pulanglah dengan cepat dan bawa kembali pasukanmu. Gunakan kemampuan teleportasi untuk segera pulang. Besok kau akan segera menjadi Ratu Lumenia Kingdom sebagai bentuk perjanjian penyatuan keduanya." •°• tertanda Nikalos Basilio. 


Sihir teleportasi adalah sihir yang membutuhkan pemusatan pikiran dan keseimbangan, salah satu sihir yang sulit digunakan. Satu kali teleportasi menghabiskan tenaga yang sangat banyak apalagi puncak gunung Atra yang letaknya sangat jauh dari Kingdom Nya. Abigail yang tahu bahwa dirinya menjadi syarat tidak berkomentar, dia langsung menarik pasukannya kembali dengan memasang lingkaran sihir yang cukup besar untuk semua pasukannya. Saat ini Abigail benar-benar kehabisan tenaga, namun ia tetap berusaha membuka matanya menunggu dia yang telah menjadi suaminya. Bagaimanapun tata krama yang diajarkan dari buku etiket seorang putri Dark Kingdom harus diterapkan karena ini menyangkut harga diri Kingdom Nya.


Sedangkan Karan Ignatius orang yang ditunggu-tunggu tengah sibuk menyelesaikan surat perjanjiannya. Sekarang ia akan mengantikan posisi Ayahnya. Ayahnya Raja terdahulu wafat setelah resmi menandatangani syarat perjanjian dan bermusyawarah mengenai hal-hal untuk kebaikan kedua Kingdom. Raja wafat karena sebuah penyakit yang memang sudah dideritanya lama, ia sampai mengabaikan kesehatannya untuk terus melaksanakan tugasnya. Jika dia berhenti memberikan arahan takutnya pertahanan kingdom nya berhasil di tembus pihak lawan. Karan Ignatius memasuki dunia perang saat usianya tujuh tahun, dia harus merasakan peliknya kehidupan peperangan. Tidak tahu apa itu kasih sayang orang tua, Ibunya meninggal saat melahirkan dirinya yang menjadi anak pertama. Ayahnya sibuk dengan peperangan yang terus berlangsung tanpa henti. Bahkan saat kecil sebelum Karan mengikuti peperangan ia melihat asap tebal mengepul di sekitar hutan pedalaman sebagai bukti peperangan kejam sedang berlangsung. Karan adalah pemimpin pasukan terdepan dengan kemampuan pedangnya yang diselimuti sihir Luxsword, pedang yang jika dihempaskan bisa menewaskan ribuan pasukan di depannya.


Dengan keseriusan Karan dia dikejutkan dengan seorang pelayan yang datang membawakan sebuah minuman tanpa perintahnya. Pelayan itu menunduk dengan ragu-ragu menatap yang mulia putra mahkota yang begitu serius menyelesaikan tumpukan dokumen.


"yang mulia-" Pelayan itu memilih tak melanjutkan kalimatnya, tatapan mematikan dari putra mahkota membuatnya terdiam.


Sebenarnya pelayan itu hanya khawatir melihat putra mahkota yang sibuk dengan tumpukan dokumen dan melupakan bahwa ia sudah menikah dan memiliki seorang istri yang tengah menunggunya. Akhirnya pelayan itu enggan memberitahu, karena putra mahkotanya terkenal begitu sadis saat berada dalam medan tempur mengingatnya yang menghunuskan pedang ke perut musuh dan mencabutnya dengan kasar membuat pelayan itu bergidik.

__ADS_1


Pelayan itu bernama Syafa ia salah satu pasukan yang berada di posisi belakang, kurangnya pasukan menyebabkan sebagian pelayan terpilih ikut untuk berperang sebagai bentuk benteng pertahanan.


Sinar mentari mulai menampakkan dirinya, Karan masih sibuk dengan dokumennya, Karan meletakan dokumennya kemeja, cincin yang melingkar di jari manisnya tidak sengaja mengeluarkan suara saat bersentuhan dengan meja. Mata Karan membelalak sadar bahwa ia sudah melakukan sebuah kesalahan di hari perjanjian perdamaian. Dengan buru-buru karan berlari menuju kamar pengantin.


__ADS_2