Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
tamu


__ADS_3

beberapa jam kemudian mereka pun tertidur karena kecapean


jam 02 : 12 sore


an hoa pun terbagun dan memcari baju karena bajunya sobek sobek, an hoa pun mememukan baju kemeja putih polos dan memakainya "baju ini sangat besar" ucap an hoa


an hoa pun melipat lengan bajunya dan memgikat baju nya dan untungnya celana an hoa tidak sobek


"hah banyak sekali merah merah ditubuhku" ucap an hoa


an hoa pun duduk disofa untuk memunggu lu bangun


beberapa menit kemudian lu pun bangun dari tidur panjangnya


lu pun melihat an hoa yang memakai baju nya "wah imutnya" batin lu


"gapain kamu memakai baju ku" ucap lu an hoa yang memdengar nya pun berjalan memdekat kearah lu dan memdekat muka an hoa ku muka lu "itu salah kamu karena kamu memyobek yobek baju ku" ucap an hoa


"baik baik maaf" ucap lu


"baik lah tapi ada syaratnya" ucap an hoa


"apa" ucap lu


"cium aku seperti kita lakukan tadi😌" ucap an hoa


"baiklah" ucap lu


an hoa pun didorong oleh lu dan berbaring disofa dan lu pun mem dekat kewajah an hoa


an hoa pun langsung memutup matanya dan bibir lu pun memyentuh bibir an hoa dan memasuki lidah lu kedalam mulut an hoa


an hoa pun memasuki lidahnya kedalam mulut lu "bibir an hoa sangat lembut " batin lu


beberapa menit kemudian lu pun melepaskan ciuman nya "oke kita harus pulang" ucap lu


"baik lah" ucap an hoa


mereka pun pulang kerumah lu


sesampai dirumah lu

__ADS_1


"kakak aku cape" ucap an hoa


lu pun memgendong an hoa


"nak kenapa tibuh an hoa memerah, seperti digigit nyamuk saja" ucap lu shui


"tidak mama ini dicium kakak lu😌" ucap an hoa tanpa rasa malu atau berdosa


"ma aku akan membawa an hoa kekamar" ucap lu yang sangat malu


"aduh pasti anak ku malu" ucap shui


sesampai dikamar


"an hoa jika ada orang kenapa tubuhmu memerah bilang saja itu digigit nyamuk" ucap lu malu


"baik kakak tapi cium pipi an hoa dulu" ucap an hoa


"baiklah" ucap lu dan memcium pipi kanan an hoa


"kakak aku kan pergi mandi dulu" ucap an hoa


"baiklah" ucap lu


an hoa pun memganti bajunya


"kakak aku lapar kakak tolong ambil makan untukku" ucap an hoa


"baiklah kamu tunggu disini" ucap lu


lu pun keluar dari kamar "ehemmm bagaimana keadaan ke'ai ya" ucap an hoa


an hoa pun fokus pada tato ditangan kanannya dan benar an hoa masuk kedalam ruang waktu


"ke'ai kamu dimana" ucap an hoa melihat sekelilingnya


"an saya ada dibawa" ucap ke'ai


"owh kamu disini, kapan kamu keluar dari telur itu" ucap an hoa


"mungkin 10 tahun lagi" ucap ke'ai

__ADS_1


"owhh baiklah" ucap an hoa


"setelah kamu keluar dari telur itu baru kita kan bersama sama masuk kerumah itu bagaimana" ucap an hoa


"baik an" ucap an hoa


"kalau begitu aku kedunia nyata dulu bey bey" ucap an hoa dan an hoa pun kembali kedunia nyata


tiba tiba ada seorang yang membuka pintu yang ternyata itu adalah lu


"an hoa ini aku bawa kan makanan untuk mu" ucap lu


"terimakasih" ucap an hoa


keesok harinya


dirumah an


"apa kalian siap" ucap an wa


"iya ayo kita memrebutkan adik" ucap an zinba


mereka pun pergi memyusul an hoa sesampai dikediaman lu "tok..tok..tok.." suara pintu rumah lu


palayan yang memdengarkan suara pintu itu pun langsung membukanya


"cari siapa" tanya pelayan itu


"ehem kami memcari lu" ucap an wu


"iya sebentar" ucap pelayan itu dan langsung memgetuk pintu kamar lu "tuan muda ada seseorang memcari anda" ucap pelayan itu


lu yang memdengar itu pun bangun dari tempat tidurnya dan bergegas mandi dan membersih kan tubuhnya


selesai lu membersihkan diri lu langsung memuju keruang tamunya


lu pun melihat tamunya dan langsung terkejut "ceo wu ada apa kamu datang ke rumah saya" ucap lu dingin


"saya kesini ingin memjemput anak saya" ucap an wu


an hoa yang memdengar ada tamu pun pergegas melihat siapa tamu itu

__ADS_1


bersambung...


apa kah an hoa akan ikut bersama orang tuanya??


__ADS_2