
"apa selir ketiga tiada jangan jangan dia ibu keduaku" batin an hoa
"betapa kahasianya putri, dia baru lahir tapi sudah mau dibunuh oleh kaisar😔" bisik pelayan A
"benar, betapa kasihannya putri😞" bisik pelayan B
pelayan pun membawa an hoa keranjang bayi yang memang disiapkan untuk an hoa "hah kenapa tangan putri ada gambar pedang disebelah tangan kanannya" ucap pelayan B
"mana mana aku mu lihat juga" ucap pelayan A
"dih kenapa ni orang kaye melihat barang diskon aja" batin an hoa
"ke'ai apa bisa kamu dengar aku" tanya an hoa
"bisa tuan" ucap ke'ai
"apa kamu tau apa yang terjadi kepada ku" ucap an hoa
"ke'ai tau tuan, tuan reinkarenasi ketubuh putri ini" ucap ke'ai
"terus apa yang akan kita lakukan" ucap an hoa
"entalah" ucap ke'ai
terdengr ada seorang pelayan berlari memuju kepelayan A dan pelayan B "kaisar lelah tiba" bisik bisik pelayan C
"apa!!! apa yang kita harus lakukan" ucap pelayan B kepanikan
__ADS_1
"pelayan kalian keluar😠" ucap seorang seorang lelaki yang masih muda dengan dingin
"baik kaisar" ucap mereka kompak dan keluar
"owh dia yang ingin membunuhku, coba saja kalau berani aku adalah agen dan mafia yang paling ditakuti oleh semua orang kenapa aku harus takut" batin an hoa
kaisar pun berjalan memdekati keranjang bayi dan melihat ada seorang bayi matanya berwarna merah rambutnya berwarna hitam
kaisar pun melihat an hoa dengan tatapan pembunuh "owh kamu ingin memakutiku dengan tatapan mu itu" batin an hoa
an hoa pun memgeluarkan tatapan pembunuh 3% "apa kenapa tatapan bayi ini sangat memgerikan sampai sampai kaki ku gemetar" batin kaisar
"sebaiknya aku pergi dari sini" batin kaisar
kaisar pun keluar dari kediaman an hoa
"krukkk" (suara perut an hoa)
"aduh aku sangat kelaparan, bagaimana ini" batin an hoa
tiba tiba ada seorang pelayan yang lewat "aku harus memanggilnya" batin an hoa
"owe...owe...(pelayan tolong bantu aku, aku sangat lapar)
pelayan itu pun memdengar tangisan seorang bayi dan pelayan itu pun masuk kedalam kediaman an hoa
"hah tuan putri sepertinya kelaparan" ucap pelayan itu dan langsung memberitau kepada kaisar
__ADS_1
"hormat kaisar" ucap pelayan itu
"iya ada apa" ucap kaisar dingin
"kaisar saya ingin memberitau bahwa putri selir ketiga lapar" ucap pelayan itu
"owh suruh siapa pun yang ingin memberi AS kepada putri selir ketiga akan diberikan 20 emas" ucap kaisar
beberapa menit berita itu pun tersebar banyak wanita yang memdaftar ikut serta memberikan AS untuk an hoa
pada saat mereka memdekati an hoa dan memberikan AS mereka an hoa pun langsung berbalik mukanya "mungkin dia gak suka pada wanita itu" batin kaisar
"sepertinya anak ku tak suka pada mu" ucap kaisar itu
banyak wanita yang ditolak an hoa
tinggal satu perserta lagi dia pun berjalan ke arah an hoa wanita itu pun memggendong an hoa "sayang minum iya" ucap wanita itu
enta kenapa an hoa tak bisa memolaknya dan trus meminumnya
beberapa jam kemudian an hoa pun membalik wajahnya dan tertidur pules
kaisar pun memgambil an hoa dari pelukan wanita itu "kamu bisa tinggal disini dan memberikan AS mu pada anak ku" ucap kaisar yang melihat kearah an hoa
"terimakasih kaisar" ucap wanita itu dan pergi kediamannya sendiri
bersambung...
__ADS_1