Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
kantor


__ADS_3

"wahh siapa yang kamu bawa kesini" lu shui


"ma dia yang aku bicarakan ditelepon" ucap lu


"apa!!! diakan masih kecil" ucap lu shui


"aku tau ma, aku akan menuggu an hoa dewasa" ucap lu


"ahh seterah kamu saja mama ikut kamu" ucap lu shui


"terimakasih ma" ucap lu


"kakak aku cape apa aku boleh aku tidur disini" ucap an hoa


"ahhh aku lupa, maaf iya apa kalian berdua cape" ucap lu shui


"iya tante" ucap an hoa


"sayang kamu jangan pangil tante pangil aku mama oke" ucap lu shui


"baik mama" ucap an hoa


"ma biar aku yang antar an hoa kekamar" ucap lu


"baiklah" ucap lu shui


"akirnya ada juga yang anakku suka untung dia buka gai aku bisa merasa tenang walaupun dia masih kecil tapi aku yakin dia yang memang ditakdirkan dengan anak ku " batin lu shui


keesok harinya


dirumah an


dimeja makan


"kenapa kalian berdua cuek kepada ku" ucap an wu


"...." an dai huijin


"...." an zinba

__ADS_1


"oke baik besok kita akan pergi memjemput an hoa" ucap an wu


"buat apa dijemput jika ayah masih tidak sayang kepada adik" ucap an zinba dingin


"ayah minta maaf, pada saat an hoa pergi ayah tidak bisa memcega lu jadi pada saat dia membawa an hoa ayah baru sadar jika ayah sangat memyayanginya ayah memyesalkan apa yang terjadi" ucap an wu


"benarkah" ucap mereka berserentak


"iya ayah akan berjanji ayah tak akan bersikap kasar pada an hoa" ucap an wu


"oke besok kita akan memjemput adik" ucap an zinba bahagia


ditempat lain kediaman lu


dimeja makan ada 4 orang dua laki laki dan dua perempuan "nak kamu keatas pangil an hoa untuk makan bersama kita" ucap lu shui


"baik ma" ucap lu


"ma siapa tu an hoa" ucap seorang wanita yang ternyata adik lu yang bernama lu mi


"iya benar sayang siapa tu an hoa" ucap laki laki paruh baya yang ternyata ayahnya lu yang bernama lu su


"apa kakak sudah punya kekasih" ucap mereka serentak


"benar tapi dia masih" ucap lu hoa yang dihentikan karena lu dan hoa turun dan memuju keruang makan


"lu siapa anak itu" ucap mereka berdua bingung


"owh dia adalah an hao" ucap lu tampah dosa sekali pun


"apa, kamu ingin menikahkan anak kecil😱" ucap mereka serentak


"iya memang dia" ucap lu shui tenang


"mama sudah tau ini😰" ucap lu mi


"iya emang kenapa😕" ucap lu shui


"gak apa apa si" ucap lu mi

__ADS_1


mereka pun duduk sembangku "an hoa kamu makan roti apa" ucap lu tersenyum😊


"apa!! kakak tak pernah tersenyum pada adiknya, ayah dan ibu kakak selalu dingin" ucap lu mi yang sangat iri pada an hoa


"aku mau makan roti coklat" ucap an hoa dingin


"mama lihat masa kakak ipar cuek dengan ku😩" ucap lu mi


"...." lu shui


"ayah" ucap lu mi yang memberi membuat isyarat (ayah ku mohon)"


"....." lu su


"😠" wajah lu mi


selesai serapan


"an hoa kamu mau ikut kekantor bersama ku" ucap lu


"boleh" ucap an hoa


mereka pun langsung berangkat kekantor sesampai dikantor


banyak kariyawan yang bingung "siapa tu yang digendong ceo lu" ucap mereka dari perempuan sampai kelaki laki karena mereka tau jika ceo lu itu tak pernah bersentuhan dengan wanita


"sepertinya mereka bingung karena kakak memgendong ku" bisik an hoa ditelinga lu


tiba tiba lu berhenti "waduh anak ini pandai memgoda seseorang " batin lu


sesampai di ruang kantor lu "an hoa kamu tunggu disini jangan kemana" ucap lu yang memletakkan an hoa disofa


"kakak mau kemana" ucap an hao


"kakak mau pergi rapat" ucap lu


"😒 baiklah" ucap an hoa


lu pun pergi dari ruang itu

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2