Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
episode 30


__ADS_3

"iya kami siap" ucap mereka bersamaan


'tok. .tok...' (suara pintu) "dek kami masuk" ucap pangeran mahkota sia liang


"kalian sembunyi dulu jangan sampai ketahuan memgerti" ucap sia an xifang dingin


mereka pun memhilang secepat angin memhembus


"masuklah kakak"ucap sia an xifang berpura pura memberikan hanfu dari debuh


"dek kami masuk" ucap pangeran kedua sia xihuan "iya iya masuklah" ucap sia an xifang


mereka pun masuk dan terkejut "dek dimana cadar kamu" ucap mereka berdua kompak


"ah itu semuanya kotor jadi aku hari ini gak pakai cadar😃" ucap sia an xifang


"ahhh kakak kalian berdua tidak apa" ucap sia an xifang


"kami baik baik saja" ucap mereka berdua kompak


"tapi kalian berdua mimisan" ucap sia an xifang terbata bata


"apa!!!😱" ucap mereka binggung


mereka pun memgosok hidung mereka dan benar mereka mimisan


"dek cepat cari cadar" ucap pangeran mahkota sia liang ketakutan


"apa wajah gw jelek sampai sampai kakak gak suka lihat wajah gw " batin sia an xifang "apa sia an jelek sampai kakak gak mau lihat wajah sia an😭" ucap sia an xifang yang memahan tagisannya


"adik jangan memangis keimutan mu hampir keluar semua😰 " batin mereka berdua yang tak sangup memahan diri untuk memcubit sia an xifang


tak berpikir panjang pangeran kedua sia xihuan berlari, beberapa menit kemudian pangeran kedua sia xihuan kembali membawa cadar


"adik kedua aku kira kamu akan meminggalkan ku sendiri disini dan ternyata kamu kembali untuk memyelamatkan ku dengan cara membawa cadar😶" batin pangeran mahkota sia liang terharuh


"dek ini pakai ini" ucap pangeran kedua sia xihuan memberikan cadar putih

__ADS_1


sia an xifang pun memakai cadar putih itu "kakak aku berhasil" ucap pangeran kedua sia xihuan bahagia


"iya dek kedua kamu sudah memyelamatkan ku dari ancaman" ucap pangeran mahkota sia liang bahagia


sia an xifang yang melihat momen itu tak akan terlupakan "sepertinya kakakku suka pada sesama jenis😨" ucap sia an xifang


"kalian lanjut aja sia an gak akan memganggu kalian" ucap sia an xifang


sia an xifang pun berjalan meniggalkan mereka berdua


"dek itu gak seperti yang kamu kira😱" ucap mereka berdua


sesampai kekereta "ayah aku ikut ayah saja iya" ucap dia an xifang


"boleh" ucap kaisar sia wangzi


"tidak kaisar aku yang harus ikut dengan mu" ucap permaisuri yu xiang


"kamu bisa ikut kereta yang lain😒" ucap kaisar sia wangzi cuek


"dasar anak j*l*g lihat aja aku akan mempermalukan mu " batin permaisuri yu xiang senyum sinis


mereka pun berjalan memikuti hutan kabut "kenapa tidak ada sirit beast yang serang kami, tidak seperti biasanya " batin kaisar sia wangzi


"ayah kenapa" ucap sia an xifang yang membuat kaisar sia wangzi terkejut


" ah tidak tidak ada apa apa" ucap kaisar sia wangzi gagap karena terkejut tadi


'an kami sudah membunuh sirit deast yang ingin memganggu perjalan an' ucap shen didalam otak sia an xifang


'owh begitu, berapa banyak kalian bunuh' ucap sia an xifang


'10' ucap shen


'7' ucap hong


'10' ucap kimo

__ADS_1


'5' ucap moyu


'12' ucap ke'ai


'berati kalian semua membunuh sirit deast berjumlah 44' ucap sia an xifang


'iya benar' ucap mereka


'terus awasi kami jangan sampai ada yang memdekat, jika ada yang memdekat jata makanan kalian bulanan aku buang dan kalian gak akan makan sampai 1 bulan' ucap sia an xifang


'baik' ucap mereka kompak


'wah aku salah pilih orang kenapa juga aku tadi pagi mau berkontrak sama an iblis kecil ' batin mereka semua kecuali ke'ai


"kalian tenang saja an gak akan bikin kalian lapar walaupun satu hari saja😉" ucap ke'ai


"ke'ai kamu sangat memgenal an iya" ucap mereka kompak


"iya aku tau dari mana dia berasal, yang pasti dia bukan dari dunia ini" ucap ke'ai


"apa maksud mu" ucap kimo


"gak kalian jangan tau dulu, belum tepat untuk memjawabnya" ucap ke'ai


tempat lain kereta kaisar sia wangzi "ayah sia an gantuk" ucap sia an xifang


"ho-am" (guap)


kaisar sia wangzi pun membuat sia an xifang berbaring dipahanya


"nah tidur sudah" ucap kaisar sia wangzi bersuara lembut


tak berapa lama sia an xifang tertidur kaisar yang melihat sia an xifang yang tertidur dipangkuan nya itu juga merasa memgatuk


"sebaiknya aku tidur sembentar " batin kaisar


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2