Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
episode 11


__ADS_3

an hoa yang benar ada tamu pun bergegas melihat siapa tamu itu


yang ternyata ayah ibu dan kakak an hoa


an wu yang melihat kedatangan an hoa "an hoa pulang iya nak ayah minta maaf sudah begitu kasar" ucap an wu


"iya nak kamu pulang iya sama kami" ucap an dai huijin


"iya adik kita akan perkumpul"ucap an zinba


"aku gak mau pulang" ucap an hoa dingin


"ayah minta maaf nak jika ayah kasar pada mu ayah tak akan memhalangi mu pergi dari rumah" ucap an wu


"benarkah" ucap an hoa


"iya nak ayah janji" ucap an wu


"baik lah aku akan ikut dengan kalian" ucap an hoa


an hoa pun melihat kearah lu "kakak terimakasih udah jag an hoa" ucap an hoa "iya sama sama jika kamu ada waktu kamu mau gak tinggal disini untuk beberapa hari" ucap lu


"baik aku akan berkunjung lain hari bye bye kakak" ucap an hoa


mereka pun kembali kerumah an


"nak kamu mau makan apa" ucap an dai huijin


"apa saja ma" ucap an hoa yang pertama kalinya


"baiklah" ucap an dai huijin bersemangat dan memuju kedapur

__ADS_1


beberapa jam kemudian


"nak saat nya makan" ucap an dai huijin


mereka pun duduk dimeja makan dan memakan apa yang dibuat an dai huijin


selesai makan "ayah kakak mama aku kekamar dulu" ucap an hoa


"iya" ucap mereka kompak


sesampai dikamar "ke'ai apa kamu bisa memdengar aku" ucap an hoa didalam pikiran


"iya an saya bisa memdengarkan suara mu" ucap ke'ai


"owh kalau begitu bagaimana keadaan mu disana" ucap an hoa


"saya baik baik saja" ucap ke'ai


"mana saya tau" ucap ke'ai acuk


"hah kenapa kamu sangat cuek dengan ku" ucap an hoa kesal


"bodoh amat" ucap ke'ai


"dasar tak tau diri lu lihat aja jika kamu keluar dari telur itu aku akan membuat kamu memderita" ucap an hoa


"kenapa kamu jadi sangat kasar, kamu tadi kan baik seperti anak pada umumnya" ucap ke'ai


"aku tu cuma pura pura, kenapa ada masalah" ucap an hoa


"kenapa aku merasa kamu seperti malekat dan iblis" ucap ke'ai

__ADS_1


"hahh lebih baik aku ketaman" ucap an hoa yang langsung keluar dari kamarnya


sesampai ditaman an hoa pun duduk dikorsih yang memang ada disitu


tiba tiba ada seseorang yang memdekatinya "halo lama tak bercumpa an hoa" ucap lelaki itu yang ternyata iti adalah gu feng yang pernah an hoa selamatkan pada saat polisi memgejarnya


"owh orang gila yang waktu itu😒" ucap an hoa acuk


"aku gak gila tau aku masih waras😠" ucap gu feng


"masa" ucap an hoa yang memgoda


"iya kamu mau bukti" ucap gu feng


"gak perlu aku gak bisa terlalu percaya pada orag gila sepertimu itu" ucap an hoa acuk


"hah kamu ini selalu membuat aku berdebat denganmu" ucap gu feng


"emang kamu merasa ya" ucap an hoa acuh


"iya kenapa, tunggu aku kesini bukan untuk melanjutkan perdebatan aku kesini ingin memgajak mu bergabung ke geng kelopak mawar hitam" ucap gu feng


"baiklah aku juga lagi bosan jadi aku akan ikut dengan mu" ucap an hoa


"aku akan memjelaskan apa itu geng kelopak mawar hitam kelompok itu bisa dibilang agen dan mafia karena kamu bisa masuk grup agen dan mafia dan kamu akan disuruh memilih apa kamu akan masuk ke anggota agen atau mafia" ucap gu feng


"oke aku akan masuk kegrup keduanya" ucap an hoa


"apa kamu yakin" ucap gu feng


"iya aku yakin" ucap an hoa

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2