Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
episode 19


__ADS_3

"siapa itu kenapa gw jadi sedih kenapa gw begini sebenarnya apa yang terjadi" batin sia an xifang yang tak bisa membuka matanya


beberapa jam kemudian dikediaman phoenix "kakak kenapa kakak gak makan dengan ku tadi makanannya sangat enak" ucap pangeran kedua sia xihuan


"aku kan udah bilang kamu aja yang pergi tapi kamu malah membawaku" ucap pangeran mahkota sia liang males


"hahaha maaf kakak" ucap pangeran kedua sia xihuan


mereka pun memuju keranjang bayi "kakak adik kenapa" ucap pangeran kedua sia xihuan panik


"sepertinya adik mimpi buruk" ucap pangeran mahkota sia liang serius


"sepertinya mimpi adik sangat buruk, apa yang akan kita lalukan😫" pangeran kedua sia xihuan ikut ikut sedih


"kita harus membangunkan adik" ucap pangeran mahkota sia liang


"tapi kakak adik akan marah pada kita" ucap pangeran kedua sia xihuan


"tak ada pilihan lain" ucap pangeran mahkota sia liang


"semangat kakak😤" ucap pangeran kedua sia xihuan mundur kebelakang

__ADS_1


"gak kamu saja membangunkan adik kakak gak mau😖" ucap pangeran mahkota sia liang ketakutan


"kakak, kakakkan tertua jadi yang berhak membangunkan adik adalah kakak😌" ucap pangeran kedua sia xihuan yang membersilakan pangeran mahkota sia liang untuk membangunkan sia an xifang


"kakak semangat adikmu ini selalu dibelakang😄" ucap pangeran kedua sia xihuan yang meyemagati pangeran mahkota sia liang


"dimana mana adik selalu meyemangati kakak nya didepan bukan dibelakang😑 " batin pangeran mahkota sia liang


"pelan pelan jangan sampai adik marah pelan pelan😶" ucap pangeran mahkota sia liang memgakat tangan nya dan memgoyang tubuh adiknya itu


"siapa ni lagi kenapa dia memgoyang goyang tubuh ku ini " batin sia an xifang yang perlahan membuka mata


"kakak kamu berhasil😃" ucap pangeran kedua sia xihuan berlari memeluk kakaknya itu


"kenapa mereka berdua peluk pelukkan kaye kakaknya baru selesai perang dan adiknya memunggu kakaknya pulang dengan selamat😑" batin sia an xifang


mereka pun melepaskan pelukan mereka "adik berterimakasihlah pada kakak mu ini dia sudah membangunkan mu dengan pelan pelan supaya kami tak kena marah😄" ucap pangeran kedua sia xihuan bahagia


"owh jadi ni pangeran yang banguni gw😕" batin sia an xifang


"kruk....kruk..."(suara perut)

__ADS_1


"kakak apa kakak lapar" ucap pangeran kedua sia xihuan polos


"gak lah, mungkin adik lapar" ucap pangeran mahkota sia liang yang memjelaskan


"owh adik lapar😮, apa!!! adik lapar gawat ni gimana ni adik lapar kita harus gimana kakak kita harus perpikir pikir😖" ucap pangeran kedua sia xihuan yang tadinya tenang dan memjadi panik


"Tuhan apa dosa ku memgapa engkau memberikan adik bodoh😭" ucap pangeran mahkota sia liang bersuara kecil


"kakak apa yang kamu bilang tadi aku gak dengar" ucap pangeran kedua sia xihuan


"gak gak ada adik kakak cuma berfikir kalau kamar ayah ni sangat kotor hahaha😅" ucap pangeran mahkota sia liang berbohong


pangeran kedua sia xihuan pun melihat sekeliling "tapi kamar ayah sangat bersih sampai lantai lantainya kok kakak bilang kediaman ayah kotor iya, apa kakak punya penyakit serius" ucap pangeran kedua sia xihuan suara kecil + panik


"tabib cepat panggil tabib" teriak pangeran kedua sia xihuan panik


"adik siapa siapa yang sakit" ucap pangeran mahkota sia liang


"kakak tenang aku sudah tau kakak akan sembuh kakak tenang saja, dan maaf kakak adik mu ini sangat polos sampai sampai adikmu ini tak tau tentang keadaan kakaknya, mulai sekarang aku berjanji tak akan polos lagi😖" ucap pangeran kedua sia xihuan


"😑" "adik kedua kenapa ni apa jangan jangan dia ada penyakit langkah😕" batin pangeran mahkota sia liang

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2