Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
vila lu


__ADS_3

iya benar lelaki itu adalah lu yang punya perusahaan terbesar no 1


lelaki itu pun memlihat ada seorang anak kesakitan "anak ini kenapa, sepertinya dia kesakitan, tunggu


kenapa aku merasa ingin membantunya " batin lu


kelaki itu pun memgedong anak itu dan masuk kehelikopternya "kenapa hati ku sangat sakit melihat nya kesakitan, padahal aku baru bertemu dengannya " dalam batin lu yang sambil memgedong an hoa


lelaki itu pun memcium kening an hoa "cup"


lu pun memgambil hp nya yang ada dikantung celananya


"halo sekarang kamu kevila ku, aku beri kamu 10 memit" ucap lu diteleponnya


sesampai divila


"buka pintu"ucap lu secepatnya dua pelayan membuka pintu


"selamat datang tuan muda" ucap semua pelayan dan kepala pelayan


"minggir kalian dari situ" ucap lu kesal


mereka pun membuka jalan lu itu pun berjalan kelantai 2 dan memuju kekamarnya dan membaringkan an hoa


bebeapa menit kemudian


tiba tiba ada seorang lelaki tampan usianya 20 tahun rambutnya kuning, matanya berwarna biru, kelaki itu memakai jas putih panjang dan celananya berwarna hitam dia membawa tas gegam


"kamu sangat lama apa kamu tau dia sedang kesakitan" ucap lu kesal


"itu salah kamu, kamu kira aku manusia kilat yang kamu beri 10 menit langsung sampai😡" ucap lelaki itu kesal


"banyak omong😒, cepat periksa anak itu" ucap lu gak perduli


"oke oke" ucap lelaki itu memgalah

__ADS_1


beberapa jam kemudian


"kenapa anak ini terkenah racun dingin " batin lelaki itu


"xin bagaimana keadaan anak itu" ucap lu


"sepertinya dia kerkenah racun dingin, ehem mungkin dia terkenah racun dingin sejak umur satu tahun de" ucap xin


"apa!!! kenapa bisa😧" ucap lu terkejut


"entah lah mungkin ada seorang yang sangat iri pada kecantikan anak ini" ucap xin


"cie cie cie sejak kapan kamu khawatir dengan wanita dan kamu juga membaringkan anak ini dikasur mu, aku saja tak boleh memyentu kasurmu" ucap xin memgodo lu. xin langsung kaget memlihat wajah lu yang memerah


"a-apa kamu benaran suka kepada anak ini😨" ucap xin yang kaget "gak gak mungin kan masa lu yang terkenal dingin dan suka memjauhkan dirinya dari wanita, mungkin aku terlalu banyak berpikir😰" batin xin


"mungkin saja aku sudah suka pada anak Isi😊" ucap lu malu malu


"APA!!! k-kamu s-suka dengan anak ini😱, mungkin dia masih 5 tahun" ucap xin yang berjalan secepat angin memhembus dan memdekat pada lu dan memgecek kening lu apa kening lu panas tau tidak


"bak" (suara lu yang memumbuk kepalanya xin)


"ahh😵 sakit sekali lu k-kamu sangat jahat dengan teman masa kecilmu😭" ucap xin


"aku tidak sakit dan otak ku tidak mereng, aku memang suka pada anak ini" ucap lu


"iya iya aku salah" ucap xin yang memgelus gelus kepalanya


"berisik" teriak an hoa


"sepertinya dia sadar" ucap lu


an hoa pun membuka matanya "sepertinya mereka berdua yang memhelamatkan ku dan nereka membawaku kesini " batin an hoa yang melirik mereka berdua


"kakak terima kasih udah selamatkan ku" ucap an hoa

__ADS_1


"apa kenapa dia bilang begitu bukan seharusnya dia bilang aku dimana dan kalian siapa 😧" batin lu dan xin


"sama sama" ucap mereka bersama


an hoa pun berdiri dari tempat baringnya dan berjalan memuju luar vilanya lu


mereka berdua hanya bengong dan tidak tau jika an hoa itu bergi


"dimana anak itu" ucap xin


lu yang tadinya bengong pun tersadar mereka pun memuju luar memcari an hoa


"sepertinya ini pintu keluar" ucap an hoa


an hoa pun membuka pintu


.


.


.


hening


"sepertinya aku tak bisa pulang😕" ucap an hoa dan an hoa pun berbalik badannya dan masuk lagi kedalam vila itu "pelayan aku lapar buatkan aku makanan" ucap an hoa yang tak tau malu


xin dan lu yang melihat an hoa pun bingung "kenapa anak itu tidak memangis karena jauh dari rumahnya dan malah memyuruh pelayan memyiapkan makanannya" batin xin dan lu yang sangat sangat terkejut


beberapa menit kemudian


"ini makanannya nona muda kecil" ucap pelayan yang memberikan makanan dan pergi


"ehem kalian berdua tidak lapar" ucap an hoa


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2