
"tak apa kita akan memcari ibu asuh untuk adik kalian" ucap kaisar
5 tahun kemudian
dikediaman phoenix "kakak kenapa si aku pakai cadar" ucap seorang anak wanita matanya merah cerah rambutnya hitam
"kakak tak mau orang orang melihat wajah imut adik kakak" ucap seorang peria yang usianya 10 tahun yang ternyata itu pangeran mahkota sia liang dan sedangkan pangeran kedua sia xihuan usianya 7 tahun
"iya iya kakak ku yang tampan😒" ucap sia an xifang
"emang kamu baru sadar jika kakak mu tampan😄" ucap pangeran mahkota sia liang
"kakak sebenarnya kakak kedua yang paling tampan hehe😜" ucap sia an xifang memgeluarkan lidahnya
"owh adik jagi sangat sombong karena baru pertama kali keluar dari kediaman ayah" ucap pangeran mahkota sia liang
"iya dong kakak😀" ucap sia an xifang
"adik bagaimana kamu bisa memrayu ayah" ucap pangeran kedua sia xihuan
"itu gampang" ucap sia an xifang
sia an xifang pun memceritakannya dikediaman phoenix malam kemaren
"ayah apa boleh sia an keluar dari kediaman ini" ucap sia an xifang
"tidak boleh kamu masih kecil kamu gak boleh keluar sebelum kamu berusia 12 tahun" ucap kaisar sia wangzi
"what!!!😨 apa ayah kedua gw gila gapain dia kurung anaknya sampai dewasa, kaye burung aja gw " batin sia an xifang
__ADS_1
"hhahaa ayah pasti bercanda😅" ucap sia an xifang
"tidak ayah tak pernah bercanda" ucap kaisar sia wangzi serius
"ayah betapa kerasnya dirimu sampai sampai anak mu ini dikurung dikamar ayahnya, ayah mungkin tak pernah sayang pada anak mu ini apa mungkin sia an nakal, atau tidak sepadan dengan kakak pertama dan kakak kedua sampai sampai ayah memgurungku dan tak memperbolehkan orang melihat ku😢" ucap sia an xifang sedih
"sayang ayah, ayah tak pernah bilang ayah tak sayang pada sia an ayah cuma takut orang jahati sia an kesayangan ayah" ucap kaisar sia wangzi menjelaskan
"ayah tenang tak akan ada orang berani dengan jahati sia an karena ada ayah disini" ucap sia an xifang tersenyum
"iya nak ayah akan selalu bersama mu" ucap sia an xifang
"jadi ayah apa boleh aku keluar dari kamar ini" ucap sia an xifang manja
"iya sayang kamu boleh keluar" ucap kaisar
"ayah yang terbaik" ucap sia an xifang langsung memeluk kaisar
"ayah sia an gantuk sia an mau tidur jadi sia an tidur dulu" ucap sia an xifang
"cup😙" sia an xifang langsung memcium pipi kaisar "selamat malam ayah sayang" ucap sia an xifang tersenyum
"iya nak selamat malam" ucap kaisar yang membalas senyuman dari sia an xifang
"begitu seritanya" ucap sia an xifang
"owh gitu, jadi adik kita sangat pintar" ucap pangeran kedua sia xihuan
"iya dong😎" ucap sia an xifang sombong
"kakak ayo kita bergi keistana" ucap sia an xifang
__ADS_1
mereka pun memuju keaula istana, sesampai diistana kaisar
mereka langsung hormat "ayah apa boleh sia an pergi pasar" ucap san an xifang yang berjalan kesingsana
semua yang diaula terkejut "anak siapa tu beraninya dia naik kejingsana raja" ucap jendral
"gak tau cepat lain ambil anak itu dan minta maaf kepada raja" ucap kasir
sia an xifang pun sampai disingsana "ayah apa boleh" ucap sia an xifang manja
"iya iya sayang kamu boleh pergi" ucap kaisar tersenyum
"apa!!!!! kaisar tak marah, bukannya rumor bilang raja dan para pangeran tak suka dekat wanita " batin semua orang diaula
sia an xifang memcium pipi kaisar "cup"
kaisar pun terkejut😳 "ayah kenapa wajah ayah memerah" ucap sia an xifang polos
"nak jangan memcium ayah didepan umum😳" ucap kaisar
"kenapa apa ayah memang tak suka pada sia an" ucap sia an xifang sedih
"bukan bukan begitu ayah cuma" ucap kaisar dihentikan oleh pangeran "sia an ayo kita pergi pasar kasihan tu ayah" ucap pangeran pertama
"baiklah ayah semangat😆" ucap sia an xifang tersenyum
mereka pun pergi dari aula istana
"siapa tu anak, kenapa dia pakai cadar iya" bisik jendral
"iya benar siapa tu anak kenapa dia memakai cadar apa jangan jangan wajahnya tak cantik" bisik kasir
__ADS_1
"iya benar, karena wajahnya jelek jadi dia dikurun oleh kaisar" ucap jendral
bersambung...