Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
episode 18


__ADS_3

"dasar lu drama" batin sia an xifang


"ayah kita harus bagaimana" ucap pangeran mahkota sia liang kepanikkan


"tenang nak ayah akan membuat putri sia an xifang terdiam" ucap kaisar percaya diri


"bagaimana😧" ucap mereka berdua penasaran


"kita harus......memanggil lin" ucap kaisar


"apa!!! siapa tu lagi lin" ucap mereka kompak


"owh dia ibu asuh putri sia an xifang" ucap kaisar


"ayah jangan berikan ibu asuh kepada adik jika adik dekat dengan lin itu pasti adik tak akan dekat dengan kita😠" ucap pangeran mahkota sia liang tak memerimah kenyatan yang pahit


"kakak sejak kapan kakak dekat dengan perempuan ayah juga ikut ikutkan😑" ucap pangeran kedua sia xihuan


"kaye gak kamu juga😒" ucap mereka kompak yang melirik pangeran kedua sia xihuan


"iya iya sejak kapan kita dekat dengan adik, dia kan perempuan😕?" ucap pangeran kedua sia xihuan


"iya juga si aneh iya padahal kan kita gak terlalu suka dekat seorang wanita" ucap pangeran mahkota sia liang


"ayah juga merasa jika terlalu dekat dengan wanita" ucap kaisar sia wangzi

__ADS_1


"apa ini akan baik baik saja" ucap pangeran mahkota sia liang


"kakak mungkin Tuhan memgirim adik untuk kita supaya kita dekat dengan wanita" ucap pangeran kedua sia xihuan


"benar juga iya" ucap pangeran mahkota sia liang


"kenapa pada curhat gw masih kesakitan ni dan lu pada malah curhat yang gak jelas, hah!!! mending gw tidur😒" ucap sia an xifang


mereka bertiga pun melihat sia an xifang tertidur


"wahhh adik sangat imut dia seperti aku" ucap pangeran kedua sia xihuan


"dasar mimpi adik mirip aku" ucap pangeran mahkota sia liang tak mau kalah


"ayah dia adalah adik saya yang pasti dia mirip sayalah" ucap pangeran mahkota sia liang sombong


"hahaha ayah dan kakak tidak sama mirip dengan adik yang benar adik mirip saya😏" ucap pangeran kedua sia xihuan tak mau kalah


"gak gak itu gak bisa adik mirip ayahnya" ucap kaisar sia wangzi tak mau memerimah kenyatan


"ayah ayah kan udah usia 20 tahun gapain juga berdebat dengan anak anak nya mending ayah keluar cari perkerjaan yang baik ayah lalukan yang ayah suka dan jangan ganggu perdebatan antara anak anak" ucap pangeran mahkota sia liang


"owh anak ayah mulai memgajar ayahnya sendiri" ucap kaisar tersenyum


"ayah benar kata kakak ayah jangan lupa umur ayah umur" ucap pangeran kedua sia xihuan memgoda kaisar

__ADS_1


"iya iya ayah kalah dan kalian menang" ucap kaisar tersenyum


"haha memang" ucap mereka kompak


"jaga adik kalian dulu ayah pergi kepertemuan dengan perdana mentri kiri" ucap kaisar yang meminggalkan mereka dikamar phoenix


"kakak aku lapar ayo kita memcari makanan" ucap pangeran kedua sia xihuan


"gak mau kamu aja aku ingin memjaga adik" ucap pangeran mahkota sia liang


"ayolah kakak adik kan masih tidur jadi kita pergi sembentar iya iya" ucap pangeran kedua sia xihuan bermohon


"baik baik kita pergi memcari makan" ucap pangeran mahkota sia liang memgalah


mereka pun keluar dari kediaman phoenix


tiba tiba ada seorang wanita masuk kedalam kediaman phoenix yang ternyata itu lin


lin pun memdekat kearah ranjang bayi "sepertinya ratu baru dikerajaan bintang, bulan, matahari sudah lahir aku akan memberikan semua tahtaku kepada anak ini pada saat dia berusia 16 tahun dia akan memguasai kerajaan itu semoga ramalan itu benar" ucap lin yang memberikan kekuatannya dan memyegel kekuatan yang diberikan suapaya orang orang jahat tak bisa memcuri kekuatan yang lin berikan pada sia an xifang


"sia an xifang aku percayai kekuatan ku pada istana ku pada mu kamu harus memjaga nya dan kamu harus mempersatukan semua dunia aku yakin kamu pasti bisa" ucap lin yang tersenyum tiba tiba tubuh lin perlahan memhilang


"siapa itu kenapa gw jadi sedih kenapa gw begini sebenarnya apa yang terjadi" batin sia an xifang yang tak bisa membuka matanya


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2