Daughter Of Word Ruler

Daughter Of Word Ruler
merona


__ADS_3

"ehem kalian berdua tidak lapar" ucap an hoa


mereka pun berjalan memuju keruang makan dan duduk disebelah an hoa mereka pun makan bersama


selesai makan "dek nama mu siapa" ucap lu


"nama ku an hoa" ucap an hoa


"kamu tau siapa aku" ucap lu


"tau kamu adalah presiden ceo lu yang perusahannya terbesar dikota A, dan kamu adalah xin dokter jenis yang mempunyai rumah sakit terbesar dikota A, benarkan" ucap an hoa


mereka terkejut "nak Qi mu dan mata tajam mu itu sangat baik kamu bisa tau orang saat melihat kami pertama kali" ucap xin yang kagum dengan kejenus an hoa


"terima kasih sudah memuji kalian juga tampan" ucap an hoa yang membuat mereka berdua merona saat memdengar apa yang dibicarakan an hoa


"hahaha memang anak kecil tak bisa berbohong" ucap xin


"siapa bilang anak kecil tak bisa berbohong" ucap an hoa


yang membuat mereka berdua terdiam


"an hoa apa kamu pernah berbohong" ucap mereka berdua bersamaan


"iya aku pernah malah sering contohnya aku yang telah membunuh kakak sepupuku dan memyembunyikan penyakitku" ucap an hoa

__ADS_1


"apa kamu yang telah membunuh kakak sepupumu" ucap xin terkejut


"apa alasan kamu membunuhnya" ucap lu


"karena dia yang membuat aku sakit seperti sekarang" ucap an hoa tenang


"kenapa dia ingin memracuni mu" ucap xin yang langsung serius


"karena dia suka pada ku, enta kapan dia suka padaku tapi pada saat dia memgukapkanya aku langsung menolaknya" ucap an hoa tenang


"apa kakak sepupumu memgukap perasaan nya dan kamu memolak dia sebab itu dia ingin memracuni mu" ucap xin yang terkecut


"tepat" ucap an hoa tenang


"kenapa kamu tidak bilang kepada kerdua orang tua mu jika kamu terkenah racun" ucap lu


"betapa kasihannya anak ini ayahnya tak membukainya dan kakaknya sangat dingin dan ibunya pilih kasih😟" batin mereka berdua xin dan lu


"kamu mau ikut kaka keacara ulang tahun kakak" ucap lu


"baiklah" ucap an hoa


jam 60:00 malam


"an hoa apa kamu siap" ucap lu dan xin yang memginap vila lu

__ADS_1


mereka pun melihat kearah tangga berdua pun merona melihat an hoa rambutnya dikepang sedikit dikiri dan kanan dan memikatnya dan memakai gaun berwarna biru muda dan ada sedikit kristal 300 karat asli bisa dibilang gaun itu 1 meliar dan sepatunya sepatu berwarna biru dan ada putih nya warna bibirnya merah, walau pun dia seperti anak anak tapi dia sangat cantik seperti dia buka anak kecil


"apa sudah lihat lihatnya" ucap an hoa


"tidak kami tidak melihat mu kami melihat lampunya yang sangat cantik😳" ucap mereka berdua gugup


"owh sepertinya aku salah" ucap an hoa dingin


mereka pun keluar dari rumah an hoa melihat dua helikopter "an kamu ikut dengan ku" ucap mereka serentak


"xin sebaiknya kamu memyerah" ucap lu


"kamu saja aku tak akan memyerah" ucap xin


"*sepertinya mereka berdua akan berante*m" batin an hoa


"aku punya saran bagaiman kita bertiga iku helikopter bersama" ucap an hoa


"oke ikut helikopter aku" ucap mereka bersamaan


"lu sebaiknya ikut helikopter aku" ucap xin


"tidak ikut aku punya" ucap lu


"BERSIK" teriak an hoa

__ADS_1


"maaf kami salah" ucap mereka berdua memuduk kepala xin dan lu


bersambung...


__ADS_2