Demon Lord Reborn

Demon Lord Reborn
Chapter 33: Judas vs Neutron III


__ADS_3

“Omong kosong, ya? Katakanlah sekali lagi, nanti. Aku ingin melihat, apakah kau masih bisa mengucapkan kalimat yang sama sehabis ini, akan kulakukan...” ucap Judas sambil beranjak bangun dengan keadaan segar lalu berbalik badan ke belakang, meski sedikit kesulitan ketika memaksakan dirinya untuk bangkit.


“Jika kau berharap dipuji, setidaknya ubahlah perkataanmu dari "akan kulakukan" menjadi "kulakukan". Kurangilah omong kosong tak berdasarmu, dan buktikanlah, Judas!” balas Neutron sambil melayangkan tinju berlapis Aura dalam kurun waktu 0,5 mikrodetik dari jarak 2 meter menuju wajah Judas.


Namun tak disangka, Judas mampu bereaksi dan menghindarinya, walau tinju itu melesat dengan sangat cepat. Kemudian, Judas melancarkan serangan balik dengan menciptakan yang berupa api terkutuk dengan roh jahat di sisinya dalam kurun waktu 0,4 mikrodetik dari jarak yang sama menuju perut Neutron.


Dikarenakan kecepatan dari telah melampaui cepatnya Neutron secara penuh, maka ia takkan sanggup untuk melebihi kecepatan itu dan membutuhkan lebih banyak waktu yang cukup, sehingga Neutron terpaksa untuk harus menerima yang nampak begitu mengerikan.


Ketika mendarat pada perut Neutron, pukulan itu terhenti seketika, seakan terhalang oleh sesuatu yang tak kasat mata.


“B-bagaimana bisa? Sialan, trik menjengkelkan apalagi yang ia gunakan?” heran Judas sambil mulai menarik kembali pukulannya dari sesuatu tak kasat mata tersebut.


[Jiwa miliknyalah yang melindungi ia dari , atau biasa disebut Aura. Pada dasarnya, Aura adalah wujud dari jiwa pemiliknya, maka perasaan dan emosi pemiliklah yang menentukan seberapa kuat Aura. Itulah alasan mengapa petarung lain, Siyah Peace dapat mengalahkan Hel, walau sejak awal Hel telah menguasai pertarungan.]


“Oh, begitu, ya... Aku pernah mendengarnya dimasa lalu, membuatku teringat akan sosok itu...” Judas pun merasa dirinya kembali ke masa lalu, masa di mana ia bertemu sosok yang membuatnya tetap hidup hingga sekarang.


“E-e... Bos! Itukah engkau?!” ucap Judas sambil menghampiri sosok yang disebutnya bos itu.

__ADS_1


Namun tiba-tiba, sosok itu menghilang ketika terkena sentuhan fisik oleh Judas, pada akhirnya Judas pun menyadari bahwa ia bukan berada di dunia nyata, tetapi di dunia imajinasi.


“Selamat datang di Imaginary World.” ujar Neutron entah dari mana, tetapi suaranya terdengar hingga sepenjuru Imaginary World.


“Lalu, bagaimana caraku untuk keluar dari dunia ini? Apakah aku harus memakai cara kasar untuknya? Sepertinya iya, tidak ada cara lain yang memadai...” ketika Judas ingin mengeluarkan jurus untuk keluar dari Imaginary World, tiba-tiba tanah melayang dan terbang mengarahnya, seakan-akan dunia ini dikendalikan oleh Neutron.


“Ini pasti ulahmu, ya... Neutron bodoh itu... Kau kira dengan menciptakan jebakan untuk mengalihkanku bisa membatalkan jurus Antitesis?” ucap Judas sambil tertawa tipis.


Bongkahan tanah itu pun sampai sedekat 2 centimeter dari kepala Judas, tapi tiba-tiba sebuah bongkahan tanah yang cukup besar muncul dari ruang sesempit itu sepanjang 2 meter dan memiliki lebar yang sama dengan panjangnya.


“Aku tahu kau tengah mengawasiku entah dari mana, yang pasti kau memiliki kendali penuh atas Imaginary World-mu ini. Namun sayangnya, wujud Antitesis-ku ini memiliki kemampuan yang akan aktif jika terdapat objek yang berada 2 centimeter di sekitarku.” Judas mulai memperlihatkan perubahan kepada wujudnya, dengan kemunculan sepasang sayap dipunggungnya.


“Kemampuan ini berasal dari Skill dengan nama yang sama, Antitesis. Kemampuannya dapat menciptakan objek yang sama seperti objek yang menyerang dan juga mampu menghasilkan objek yang berlawanan atau bertentangan dari objek penyerang.” jelas Judas diikuti oleh perubahan ke seluruh tubuhnya yang tertutup oleh warna hitam dengan kedua matanya yang menyala dan memancarkan sinar berwarna ungu.


“Skill yang luar biasa, rasanya cocok untuk kudapatkan. Ha ha ha ha ha ha ha!” ucap Neutron dengan nada bercanda.


“Kalau begitu, masuklah ke dunia ini dan jangan menjadi pengecut, Neutron! Lawanlah aku secara langsung, kalau kau memang menginginkan Skill ini.” balas Judas sambil menunjukkan gestur tangan menantang.

__ADS_1


Tiba-tiba, angin berhembus kencang menerpa wajah Judas hingga penglihatannya kabur, dan di hadapannya muncul Neutron dengan baju zirah dan mahkota emas dikepalanya.


“Kau nampak berbeda, ya... Rasanya sulit mempercayai bahwa itu memang tubuh aslimu. Jika kau memang ragu dan tidak percaya diri untuk mengalahkanku, kurasa tidak masalah untuk menciptakan tubuh lain yang kau kendalikan dari jauh.” ucap Judas sambil tertawa tipis.


“Luar biasa, sesuai dengan harapanku, kau memang bukan sosok biasa, bahkan hanya dengan melihat wujudku saja, kau bisa menyadari bahwa itu bukan diriku yang sebenarnya.” balas Neutron sambil menjulurkan tangan kanannya ke depan, lalu mengeluarkan laser berkecepatan cahaya menuju dahi Judas.


Namun tiba-tiba, setelah laser cahaya itu berada 2 centimeter di hadapan dahi Judas, laser yang terbentuk dari kegelapan muncul dengan bentuk sama mengarah ke sebaliknya, yakni ke arah dahi Neutron. Membuat kedua laser itu saling menabrak hingga laser kegelapan melahap laser cahaya dan lenyap.


“Luar biasa, di dunia ini kau bisa secara bebas melakukan apa pun, ya... Tidak dibatasi oleh segala sesuatu selama masih berada pada jangkauan.” Judas cukup terpukau dengan kemampuan hebat Neutron.


“Begitu juga dengan Antitesis, Skill yang sangat sulit untuk di hadapi, dan aku yakin Skill-mu ini telah Awakening setidaknya lebih dari 2 kali.” balas Neutron dengan pujian.


“Lebih dari 2 kali, ya? Sebenarnya, Antitesis-ku telah melakukan kebangkitan sebanyak-banyaknya, alias tak terbatas.” jawab Judas sambil tersenyum tipis.


“Berhenti membual, dasar bodoh! Mana mungkin bisa suatu Skill melakukan kebangkitan sebanyak tak terbatas?! Jika kita memakai logika, tidak seharusnya kondisi tak terbatas bisa diraih oleh Player biasa seperti kita. Jika "a" adalah kita dan "b" adalah tak terbatas, maka jika dijumlahkan tetap menghasilkan nilai tak terbatas, itu berarti "a" atau kita tidak memiliki arti dalam penjumlahan tersebut dan bahkan tidak bisa merubah nilai dari tak terbatas, lalu bagaimana untuk kita meraihnya? Jika menambah atau mengurang nilai tak terbatas saja mustahil dilakukan. Untuk meraih kondisi tak terbatas, setidaknya terdapat suatu kemampuan yang bisa mengulang-ulang Awakening sampai tak terhingga. Namun kembali lagi pada pernyataanku sebelumnya, mustahil untuk menambah atau mengurangi nilai tak terbatas. Lalu pertanyaannya, seberapa kuat kemampuan mengulang-ulang itu hingga sanggup menambah nilai tak terbatas sampai benar-benar tak terbatas? Wajar jika kau tidak paham akan penjelasanku, karna pada dasarnya kau hanya bisa berbohong. Ha ha ha ha ha ha!” ucap Neutron sambil tertawa.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2