
**Aku**.. adalah wanita dengan perawakan yang lumayan ideal. Aku memiliki mata coklat yang apabila terkena sinar mentari menjadi merah kuning keemasan. Mata yang jarang di temui di Indonesia.
Aku terlahir di keluarga yang sederhana, bahkan tergolong keluarga yang kekurangan. Aku masuk ke pondok pesantren Al-Kausar tak lain untuk mengangkat derajat keluarga. Dan merubah arus keluarga ku.
Kehidupanku pun baik-baik saja di pondok selama 6 bulan ini. Di pondok aku ikut ndalem.. (Ngapdi ngurus rumah kiyai) ya... agar tak perlu banyak biaya yang keluar..
Aku sekolah di jenjang SMK sekolah yang ku tempuh itu milik pesantren tentunya. Dengan lokasi di dalam pesantren pula lebih tepatnya di dekat perbatasan antara blok putra dan blok putri.
Kiyai pondok Al-kausar pun masih sang mandiri yaitu Kiyai Haji Miftah Habibur Rohman Al-Marjan. Beliau memiliki satu orang putri yang ku kenal dan ning kecil itu begitu akrab dengan ku. Zayinatun Nidya namanya.
__ADS_1
Aku tinggal di asrama Maratus solehah tsani atau gedung asrama Maratus solehah di lantai ke dua. Letak asrama ku di kamar no 27. Aku sekamar dengan ke dua temanku Anis dan Lail tentunya.
Sebenarnya satu kamar biasanya di huni 5 santri tapi kamu terbagi hanya 3 orang jadi lumayan akak luas. Dengan satu santri dengan ranjangnya masing-masing.
Teman-temanku pun sangat baik mereka berdua keturunan papan atas. Kaya dan mapan itu orang tua mereka take seperti aku. Kadang rasa minder nggak visa di pungkiri.
Di hari jengukan mereka di kirim berbagai perlengkapan bahkan nasi dengan lauk yang nikmat, Sedang aku hanya di kirim sambal dan berapa rupiyah saja. Tapi tatap bersyukur.
Hari-hari ku lewati dangan senyuman. Teman-temanku selalu menyemangatiku walau kadang aku geram dengan sikap mereka. Si Anis yang hobi makan dan Si Lail yang hobi baca novel sedang aku yang hobi belajar.
__ADS_1
Namun tak dapat di pungkiri ketika kami bergabung hobi kami adalah Ngempros (ngobrol maksudnya) mulai dari laki-laki, ngomongin pelajaran, dan lain-lain nggak genah pokoknya.
Di ndalem aku nggak sendiri tentunya. Aku bersama dengan atasanku yang kebanyakan udah ngapdi (Sudah taman sekolah dan ngajinya) jadi tinggal nunggu jodoh, hihihi...
Satu yang sangat akrab dengan ku mbak Lifaah namanya. Dia pengurus cabang 2 di pondok kami. Orangnya penyabar dan berwibawa tentunya.
Makin hari di pesantren Makin banyak teman ku. Karma nggak mungkin satu bulan bisa ngenalin semuanya. Satu tingkat gedung asrama aja bisa sampai 200 santri apa lagi satu blok putri. Jangankan santri pengurus pun punya asrama sendiri asrama Uswatun Hasanah namanya. Terletak di dekat aula makan yang berada di dekat asrama ku.
Di tampat ku mengaji Alhamdulilah aku jadi santri andalan guru begitu juga di sekolah. Aku harap ini menjadi Jalan menuju perubahan arus keluarga ku. Ibuku sang motifator handal buat ku, jadi rasa semangat nggak pernah oudar dari hidupku.
__ADS_1
Teman-temanku tempat terbaikku buat curhat, dan tentunya guru-guru ku yang tak pernah lelah memberikan ku ilmu.
...****************...