Dewa Sejati ( TRUE GOD)

Dewa Sejati ( TRUE GOD)
Pedang Giok Air


__ADS_3

Ye Xiu melihat pedang berkarat dengan penuh rasa penasaran, pasal nya dia merasakan kalau pedang berkarat itu bukan lah pedang biasa.


Meski telah tertutupi oleh debu dan karat yang banyak, dia masih dapat merasakan ke anehan pedang ini.


" Permisi, bagiamana kakek mau menjual pedang ini?"


Pertanyaan Ye Xiu membangunkan kakek itu dari rasa kantuk nya dia melihat anak muda di depan nya dari atas kebawah terkejut dengan perasaan melihat jurang yang dalam saat mencoba menyelidiki nya.


Melihat gadis di samping nya, mata kakek itu mengembun hanya dalam satu tatapan dia merasakan tekanan yang besar karena nya.


" Pedang ini adalah pedang dari zaman kuno, harga nya lima puluh PeiYuan Dan. "


" PeiYuan Dan? Apa itu?"


Melihat kebingungan Ye Xiu, Zhou Wenwen datang menyela.


" Itu adalah pil yang menjadi mata uang bagi seorang seniman bela diri. Jika di dunia fana satu PeiYuan Dan setara dengan seratus ribu Yuan china. Jadi lima puluh PeiYuan Dan sama dengan lima juta Yuan... "


" Oh jadi begitu, tapi aku tidak memiliki PeiYuan Dan dalam dompet ku, bagaimana kalau aku beli dengan uang saja... "


Kakek tua itu menghela nafas, kemudian melihat Ye Xiu dengan tatapan ragu.


" Kamu pemuda, pasti pertama kali datang ke acara seperti ini... Jual beli di tempat ini hanya bisa menggunakan PeiYuan Dan, jika kamu melanggar nya kamu tidak bisa datang ke acara ini di masa depan. "


" Aturan apa itu? Bukan kah malah merepotkan orang umum ? Siapa yang membuat nya!?"


Dengan sedikit kesal Ye Xiu mengeluh, kakek tua itu mengangkat bahu menyatakan kalau dia tidak tahu siapa yang membuat aturan ini.


Yang jelas dia terlihat tidak akan melanggar nya.


" Wenwen apa kamu punya PeiYuan Dan? Jika ada aku bisa pinjam dari mu dulu... "


Sebagai mantan seniman bela diri Zhou Wenwen seharusnya masih memiliki beberapa, tapi tidak di sangka kalau dia malah menggelengkan kepala nya.


" PeiYuan Dan sangat langka, karena permintaan pasar yang terlalu besar membuat nya menjadi barang yang sangat langka. Bahkan jika kamu memang memiliki uang, belum tentu bisa membeli nya... "


"..... "

__ADS_1


Ye Xiu terlihat kesusahan karena ini, kakek itu melihat nya.


" Anak muda jika kamu benar-benar ingin membeli pedang berkarat ini, kamu bisa barter dengan sesuatu yang setara... "


Mata Ye Xiu berbinar, dia memikirkan sebentar dan mengeluarkan sebuah buah kuning kecil dari kantung nya. Kakek itu terlihat terkejut saat melihat buah kecil itu.


" Anak muda !? Dari mana kamu mendapatkan hal ini!?"


" Kakek tidak perlu tahu, yang jelas apa belimbing kuning ini bisa di tukar dengan pedang berkarat itu... "


Kakek tua itu mengangguk dengan penuh semangat, dia menyerahkan pedang tanpa melihat kembali pada nya. Kemudian mengambil belimbing kuning dan menaruh nya ke sebuah botol yang terbuat dari Giok.


" Bagus lah, karena sudah selesai transaksi nya aku pergi dulu... Sampai jumpa anak muda... "


Kakek tua itu mengemas barang bawaan dan pergi dengan terburu buru. Dia terlihat takut kalau Ye Xiu akan menarik kembali apa apa yang telah di berikan.


" Ye Xiu bukan kah kamu rugi dalam transaksi ini? Jika buah itu di jual setidak nya akan menghasilkan seribu PeiYuan Dan, kamu malah hanya menukar barang yang berharga lima puluh?"


Zhou Wenwen bingung dengan jalur pikiran Ye Xiu, seharusnya otak suami nya itu tidak sedang konslet kan sampai tidak bisa menilai barang.


" He he... Wenwen apa menurut mu pedang ini hanya pedang biasa? "


" Kata ku jika pedang ini adalah harta tidak ternilai apa kamu percaya?"


Ye Xiu menatap ke Zhou Wenwen dengan penuh senyum, melihat kalau dia meragukan apa yang di katakan oleh nya.


Ye Xiu mengalirkan Yang Qi masuk ke dalam pedang. Karat yang mengelilingi pedang perlahan terkelupas, sebuah wujud asli dari pedang itu terlihat di tengah tengah keramaian pertemuan ini.


Pedang Berwarna Putih transparan yang terlihat seperti terbuat dari kaca muncul di hadapan Ye Xiu dan Wenwen.


Wenwen menatap pedang itu dengan tatapan terkejut, dia merasa meski pedang ini terlihat seperti kaca tapi kekuatan nya bisa menghancurkan baja paling kuat sekalipun.


" Kamu coba tetesan darah pada pedang ini... "


Mengikuti arahan Ye Xiu, Zhou Wenwen membuat sedikit luka di ibu jari nya. Darah menetes masuk meresap ke dalam pedang.


Hal ajaib terjadi, pedang itu memancarkan cahaya yang sangat terang sampai menarik perhatian dari seniman bela diri yang lalu lalang.

__ADS_1


" Sialan!? Siapa yang mendapatkan harta tidak ternilai!?"


" Lihat satu pasangan itu seperti nya mendapatkan sebuah artefak dewa!!"


Seniman bela diri yang penasaran mengelilingi Ye Xiu dan Zhou Wenwen. Mereka menatap pedang yang bersinar dengan cahaya itu dengan kerakusan di wajah nya.


Melihat ini Ye Xiu kerasa tidak senang, dia melirik orang orang ini. Semua seniman bela diri yang memiliki niat jahat mengurungkan niat nya saat itu juga.


Tatapan Ye Xiu membuat mereka sekilas melihat kematian. Sudah jelas kalau pemuda ini bukan lah pemuda biasa.


Setelah itu seniman bela diri yang serakah pergi satu persatu. Hanya meninggalkan seniman bela diri yang jujur ingin melihat artefak saat ini.


Saat cahaya perlahan mulai menghilang, mata Zhou Wenwen terkuat sangat bersemangat. Tadi selain mendapatkan pengetahuan soal pedang Giok Air ini, dia juga mendapatkan teknik pedang yang sangat kuat.


Zhou Wenwen menatap pedang di tangan nya dengan tidak percaya.


" Bagaimana perasaanmu ?"


" Aku merasa sangat baik, pedang ini merupakan harta yang sebenernya... "


" Apa kataku... "


Zhou Wenwen terlihat malu, dia mendekat ke arah Ye Xiu dan mencium pipi yang terakhir.


" Mata suami ku sangat jeli, aku sangat bahagia karena nya... Ini adalah sedikit hadiah untuk mu... "


Menyentuh pipi yang masih hangat karena di cium, Ye Xiu menatap Zhou Wenwen dengan buruk.


" Hal ini terlalu kecil untuk bayaran karena artefak itu... Aku ingin sesuatu yang lebih... "


Mata Ye Xiu menatap tubuh Zhou Wenwen dengan rakus, bagaimana bisa Zhou Wenwen tidak tahu apa yang di maksud Ye Xiu.


Meski sangat malu, tapi dia mencoba menatap Ye Xiu dengan ketegaran di mata nya.


" Tidak perlu khawatir, cepat atau lambat aku akan menjadi milik mu... Hanya menunggu waktu yang pas saja untuk melakukan nya... "


Ye Xiu senang mendengar hal ini, dia dan Zhou Wenwen kemudian pergi dari kerumunan. Menurut pandangan Ye Xiu di sini masih ada beberapa harta yang bagus lagi.

__ADS_1


Mencoba keberuntungan apa bisa mendapatkan nya dengan harga yang murah. Tak sampai malam tiba, Ye Xiu dan Zhou Wenwen berkeliaran di area pertemuan ini.


Malam pun tiba, ini adalah saat nya pelalangan utama yang akan di adakan. Ye Xiu tentu saja tidak akan melewatkan nya.


__ADS_2