Dewa Sejati ( TRUE GOD)

Dewa Sejati ( TRUE GOD)
Panggilan Feng Xue


__ADS_3

Ye Xiu membuka mata nya melihat ke jam menunjukkan jam sembilan dia bangkit dan berjalan ke ruang makan. Melihat beberapa hidangan yang masih hangat dia memakan nya dia tidak ada acara hari ini, jadi rencana nya seharian tidur.


Pertarungan dengan Ling Yue membuat nya sedikit merasa lelah, gadis yang menggoda itu. Ye Xiu tidak mengira kalau kemampuan gadis itu akan menjadi sehebat ini hanya dalam beberapa kali praktik.


Bukan berarti tidak senang, hanya saja dia merasa tidak mampu jika semua wanita nya memiliki kemampuan yang sama. Telepon berdering, Ye Xiu malihat ternyata Shen Qingxue yang menghubungi nya.


( Apa suami kita sudah bangun ?)


Mendengar suara nakal dari Shen Qingxue, Ye Xiu tahu kalau gadis ini sedang bercanda dengan nya...


( Jelas sudah dong, meskipun kemampuan Ling Yue telah membaik tapi masih jauh untuk membuat ku tidur di kamar seharian... )


( Heh, seperti nya suami kita sangat bahagia berada di tempat saudari Ling. Apa tempat ku sangat tidak nyaman, sampai membuat mu lebih memilih grup Ling sebagai sarana utama mu dalam merancang bisnis ?)


Melihat arah pembicaraan nya yang semakin mengarah ke arah tertentu, Ye Xiu mengeluarkan keringat dingin. Gadis ini seperti nya sedang cemburu, pikiran nya berfikir dengan cepat, mencoba mencari alasan yang pas untuk ini.


( Bagaimana bisa tidak nyaman berada di samping mu... Hanya saja aku bertemu dengan orang tua Ling Yue terlebih dahulu... Dan juga aku sudah membuat janji dengan mereka... Jadi apa boleh buat... )


( Huh! Aku akan melepaskan mu kali ini... Tapi suami, apa kamu memiliki hal lain yang bisa grup Shen jual untuk mu? Memang grup Shen dulu hanya fokus pada perhiasan, tapi kami sudah mulai merambah ke ranah lain...


Kosmetik misal nya dan juga minuman serta makanan ringan... Jika ada produk dalam benak suami, bisa berikan pada ku... Supaya kerajaan bisnis suami juga maju di Zhengzhou ini... )


Ye Xiu berfikir sebentar, merasa kalau ini adalah ide yang bagus...


' Kosmetik sudah pasti tidak bisa di ajukan, lagian dengan pil kecantikan pil kosmetik sebaik apapun akan kalah di banding dengan nya... Eh tunggu....'


( Istri, apa tidak apa kalau produk yang aku kirimkan memiliki sasaran umum? Maksudnya semua kalangan bisa membeli nya?)


( Apa itu produk biasa? Jika ya lupakan saja... ) Dari jawaban ini Ye Xiu merasa kalau Shen Qingxue sedikit kecewa, dengan cepat dia menyangkal...


( Meski tidak sekuat pil kecantikan dan pil kanker, tapi kosmetik itu jika di pakai secara terus menerus akan bisa mempermuda usia kulit. Dengan harga yang murah yang bahkan kalangan pekerja pabrik bisa membeli nya... Aku yakin itu akan cukup meledak... )

__ADS_1


( Benarkah? Kalau begitu tolong perjelas... )


.....


Ye Xiu menjelaskan secara terperinci dari kosmetik peri dan minuman roh nya. Di sisi lain Shen Qingxue terdengar sangat antusias, setelah setuju, Ye Xiu langsung menyerahkan resep dan cara pembuatan nya.


Shen Qingxue diam untuk beberapa saat, sebelum akhirnya mengangguk dengan penuh senyum.


( Terima kasih suami sayang kamu... Kamu ingin meminta hadiah apa sebagai balasan... )


( Tentu saja yang seperti ini... )


Shen Qingxue membuka gambar yang di kirim Ye Xiu, wajah cantik nya menjadi merah seperti apel matang. Gambar itu tidak lain adalah Ling Yue yang mengenakan pakaian perawat dan berpose sangat seksi dengan beberapa cairan putih misterius...


( Baiklah akan aku berikan hadiah yang tidak kalah di banding milik saudari Ling Yue... Suami, kamu nantikan saja nanti... Sampai jumpa... )


( Aku menantikan nya, persiapkan baik baik hadiah nya... )


( Yo... Apa bintang kita sedang gabut sampai bisa membuat panggilan telepon?)


( Benci, Ye Xiu kamu megolok ku lagi!)


( Ha ha... Feng Xue ada apa kamu memanggil ku, apa kamu kangen dengan ku?)


Entah kenapa saat ini keberanian Ye Xiu sudah menggebu gebu, bahkan dengan idola nya dia tidak merasa di bawah nya sama sekalian. Yah ini mungkin karena orang orang yang di temui nya beberapa waktu ini juga bukan orang biasa.


Jadi menghadapi keberadaan seperti bintang ini tidak lagi menjadi halangan bagi nya.


( Kamu terlalu percaya diri, aku hanya ingin mengundang mu ke tempat aku syuting film. )


( Syuting Film? Dimana itu akan akan segera datang... )

__ADS_1


Jawab Ye Xiu dengan bersemangat, dia tidak sabar melihat idola nya memainkan peran.


( Saat ini aku dan kru sedang berada di desa dekat perbatasan ... Kamu bisa datang sekarang, supaya sampai di tempat ini nanti malam... )


( Tidak sampai nanti malam, aku akan tiba dalam beberapa menit... ) Ye Xiu menutup telepon, dia keluar dari mansion keluarga Ling, mencari tempat yang sepi dan kemudian berubah mencari cahaya yang meluncur dengan cepat menuju ke arah barat.


Di sisi lain Feng Xue menatap panggilan yang telah berakhir di depan nya dengan wajah bingung. Apa maksud dari perkataan Ye Xiu, bukankah mustahil untuk bisa langsung datang ke tempat terpencil ini?


Dia menyingkirkan pikiran nya, tidak percaya apa yang di katakan oleh Ye Xiu.


" Feng Xue, waktu nya kamu ambil adegan sekarang... Apa kamu sudah siap?" peringkat salah satu staf produksi.


" Yah sebentar lagi, hanya lima menit... "


....


" Direktur! Apa maksud dari naskah ini!?!" Feng Xue menepuk naskah di atas meja dengan keras terlihat kalau dia merasa tidak puas karena isi dalam naskah.


" Bintang Feng, kamu harus tahu kalau film zaman sekarang adegan semacam ini sangat di perlukan... Ini demi ranting film dan juga menarik lebih banyak penonton untuk datang menonton film ini... "


Direktur film itu menjelaskan tanpa daya, adegan ciuman memang hal yang paling di hindari oleh Feng Xue. Tapi masalah nya banyak sekali fans yang menginginkan adegan ciuman dari bintang favorit mereka ini.


Direktur yang mendapat desakan dari para investor dia hanya bisa menipu bintang yang berada di bawah asuhan nya ini. Melihat wajah tanpa daya dari direktur, amarah milik Feng Xue sedikit mereda.


" Direktur, kenapa kamu menipu ku... Bukan kah aku pernah mengatakan pada mu kalau aku tidak akan mengikuti film yang ada adegan ciuman seperti ini? "


" Maaf Feng Xue, aku juga terpaksa... Karena orang itu yang memaksa ku... Jadi aku hanya bisa menuruti nya... "


Meski sangat marah, tapi Feng Xue tahu kalau ini bukan sepenuhnya salah direktur. Ini adalah salah orang itu, yang baru saja di sebut oleh nya... Feng Xue tahu siapa itu, dia marah karena nya, wajah cantik itu muncul tanda pagar di dahi nya.


" Kalau begitu direktur, aku akan berhenti saja syuting film ini... Lebih baik direktur cari bintang lain saja yang mau bermain... " Feng Xue berniat untuk meninggalkan ruangan, tapi hanya beberapa langkah, sebuah suara menghentikan nya...

__ADS_1


" Xue Xue, itu tidak baik melanggar kontrak... Kamu tahu? Harus bayar berapa sebagai kompensasi ? Itu seratus miliar... "


__ADS_2