
Pernyataan perasaan Ye Xiu tertanam di benak Wenwen, wajah nya terlihat sangat malu sekarang. Dia bingung, di sisi lain dia merasa kalau tidak bisa berbagi lelaki dengan wanita lain.
Tapi jujur perasaan nya pada Ye Xiu benar ada nya, dia adalah lelaki pertama yang membuat nya merasa nyaman saat berada di dekat nya.
Perilaku Ye Xiu juga termasuk kategori yang bagus bagi nya, mungkin ini adalah takdir tuhan untuk mereka dapat bertemu?
" Ye Xiu, bisakah kamu memberiku waktu untuk berfikir ? Akan aku jawab setelah menemukan jawaban nya... "
" Baiklah, kalau begitu kenapa kita tidak jalan jalan saja, lagian bosan jika harus menunggu di hotel ini sampai besok pagi... "
Wenwen mengangguk, dia tampak telah lupa kalau tunangan nya akan datang ke tempat ini. Dia pergi untuk mengganti baju militer dengan pakaian biasa milik nya.
" Sangat Cantik... "
Melihat perubahan dari seragam ke baju bebas membuat mata Ye Xiu terpaku. Kecantikan yang bisa menyihir semua lelaki di dunia muncul di hadapan nya...
Tidak hanya Ye Xiu tapi beberapa pasangan muda di jalan, lelaki nya pada curi pandang pada Wenwen. Membuat pasangan mereka marah dan mengambil secuil daging dari pinggang nya.
Yah tidak semua seperti itu, ada om om yang nakal di seret telinga nya menjauh dari kerumunan. Ye Xiu tidak peduli dengan orang-orang itu, di bawah ratapan para jomblo di sana dia menggandeng Wenwen pergi.
" Hu... Hati ku sakit ! Padahal aku baru saja menemukan dewi ku, tapi malah langsung tersakiti... "
" Sial!! Dasar pemenang kehidupan! Aku harap kamu jatuh ke lobang!!" Salah satu jomblo yang patah hati, mengutuk.
Tidak di sangka dia berjalan tidak melihat ke arah depan malah menyamping melihat kepergian Wenwen.. Dengan bunyi kecebur lelaki yang mengutuk itu jatuh ke dalam selokan yang sedang di perbaiki.
Di kejauhan mata Zhou Tian menatap kemesraan Ye Xiu dan putri nya dengan sentuhan rumit.
' Anak ini, membuat masalah padaku terus menerus... Lupakan saja lah, jika pasangan nya adalah dewa Perang serahusnya bisa mengurus orang-orang dari tanah suci itu... '
Tersenyum tidak berdaya, sesungguhnya Zhou Tian sama sekali tidak marah. Malahan dia bahagia kalau putri nya bisa mendapatkan lelaki yang di cintai, tanpa pemaksaan yang tidak jelas.
Mungkin di masa depan akan ada orang yang membuat masalah dengan nya, tapi dia akan mencoba yang terbaik untuk menangani nya... Ini demi kehidupan bahagia putri satu satu nya.
__ADS_1
Zhou Tian pergi di bawah pengawalan ketat dari anggota naga. Meninggalkan hotel untuk kembali ke kantor pemerintahan.
...
...
...
Beberapa menit kemudian, seorang pria muda dengan pedang di punggung nya datang ke hotel. Dengan pakaian kuno dan juga pedang, dia terlihat sangat mencolok.
Orang mengira kalau pemuda ini sedang melakukan cosplay, akan tetapi mereka salah. Saat ada orang yang ingin meminta foto, lelaki itu seperti menembus badan milik nya.
Kemudian orang yang ingin mengambil foto itu pingsan tanpa di ketahui hidup dan mati nya. Resepsionis yang ketakutan memanggil, keamanan hotel. Tapi mereka dengan mudah di buat tersungkur oleh pemuda ini.
" Jangan gegabah! Atau aku akan memanggil polisi!!"
" Kubilang nona, kamu salah paham. Aku di sini mencari tunangan ku... "Kata pemuda itu lembut, tapi resepsionis yang telah ketakutan tidak mendengar nya sama sekali.
Pemuda mengeluarkan aura membunuh nya, membuat resepsionis itu tidak bisa bergerak.
Resepsionis menggelengkan kepala nya dengan ketakutan, saat ini seorang pria paruh baya mendatangi pemuda ini. Pria paruh baya ini tidak lain adalah Lin Qing, ayah dari Lin Qiang yang di bunuh oleh Ye Xiu.
" Permisi tuan muda ini, apa ini tunangan mu?" Lin Qing mengeluarkan ponsel milik nya, di sana ada foto Zhou Wenwen yang bergandengan tangan dengan Ye Xiu.
Wajah pemuda itu tenggelam ke dasar, aura tingkat kental awal keluar tanpa kendali. Membuat kaca hotel kelas atas itu langsung pecah menjadi ribuan bagian.
" Siapa anak ini? Berani nya mengambil tangan dengan tunangan ku... " Kata nya sangat dingin hingga membuat seluruh hotel merasa kalau suhu nya menjadi minus puluhan derajat.
" Nama anak ini Ye Xiu, aku bisa membantu mu menemukan nya, lagian aku juga punya masalah yang harus di selesaikan dengan nya.... " Meski ketakutan, Lin Qing menggunakan kekuatan nya untuk berkata.
Wajah pemuda itu menjadi sedikit lebih baik, dia duduk di kursi terdekat di ikuti oleh Lin Qing di belakang nya.
...
__ADS_1
...
...
Wenwen tidak tahu kalau orang yang di khawatirkan oleh nya telah datang, bahkan jika tahu dia juga tidak akan menemui nya.
Dia Dan Ye Xiu pergi menikmati keindahan ibu kota bersama, seperti yang biasanya di lakukan oleh pasangan mereka belanja, pergi ke game center dan juga menikmati makan bersama.
" Hah sudah lama aku tidak merasakan kebahagiaan ini... Mungkin sejak terakhir kali ibu membawa ku?" Wenwen tampak nostalgia dengan perasaan bebas ini.
" Kalau kamu mau, di masa depan tinggal panggil aku saja... Aku akan datang menemani mu... " Mendengar perkataan Ye Xiu, Wenwen mengangguk mengerti, bersama Ye Xiu sepanjang hari membuat dia lebih mudah membuat keputusan.
Suasana saat ini mulai sedikit ambigu, Ye Xiu dengan berani membawa nya kepelukan nya. Yang terakhir tidak menolak, malahan dia menikmati kehangatan di dada Ye Xiu.
Perlahan Wenwen tidak tahu malah sudah tertidur, di pelukan nya Ye Xiu yang tidak ingin mengganggu nya hanya bisa menggunakan bahu nya sebagai bersandar.
Dia membuat penghalang untuk menghalau angin malam yang dingin menerpa nya. Dengan ini tidak sampai tengah malam, Wenwen baru bangun. Dia melihat kalau telah tidur di pelukan Ye Xiu begitu lama.
Perasaan malu dan bersalah menghantui nya...
" Maaf aku tidak menyangka akan tertidur, apa kamu ada pegal karena nya?"
Ye Xiu menggelengkan kepala nya, bagi dia hanya sedikit pegal pegal akan langsung hilang begitu dia menyalurkan Yang Qi milik nya.
" Karena kamu sudah bangun, kenapa tidak melakukan hal yang baik... " Kata Ye Xiu dengan senyum misterius...
Wajah Wenwen tiba-tiba memerah, dia membayangkan hal yang absurd di pikiran nya. Dengan wajah malu malu, ia menatap Ye Xiu dari waktu ke waktu...
" Aku.... Aku rasa kita berkembang terlalu cepat, lagian aku belum menetapkan hubungan kita... Bagaimana kalau kita pulang ke hotel saja... "
Ye Xiu tersenyum, dia mengambil tangan Wenwen dan perlahan mulai melayang di udara. Wenwen yang kehilangan keseimbangan jatuh menuju Ye Xiu, untung yang terakhir menangkap nya.
Merasakan bahwa diri nya melayang, Wenwen memiliki perasaan aneh. Saat tiba di ketinggian, dia menjadi sedikit takut. Meski dia seorang bawaan kuat, tapi jika dia jatuh dari ketinggian ini pasti setidak nya akan lumpuh.
__ADS_1
( Bro jangan lupa untuk tambah ke favorite, like, terus vote dan yang paling penting rate!!jika rate mencapai 50 bakal Update satu bab tambahan, favorite mencapai 1000 ada crazy Up !!! Dan vote 50 dalam satu minggu, akan ada tambahan bab... )