Dewa Sejati ( TRUE GOD)

Dewa Sejati ( TRUE GOD)
Jayabaya VS Peri Pembunuh!


__ADS_3

Sementara Ye Xiu menikmati layanan dari pelayan hantu nya, di tujuh benua tepat nya di perbatasan antara negara Australia dan Nusantara, terjadi pertarungan yang dahsyat!


Awal nya pertempuran ini bisa di cegah, tapi setelah kemunculan pihak yang tidak di ketahui yang membantu Australia, perang menjadi tidak bisa di hindarkan.


Sudah beberapa hari sejak perang terjadi, Jaya baya sebagai perwakilan pemuda dari negara nusantara maju dengan gagah berani memukul mundur banyak pasukan negara Australia.


Niat nya hari ini dia mau menuntaskan semua pasukan dari pihak musuh itu, tapi sayang nya sesosok yang asing membuat dia harus melakukan tugas nya lebih keras.


" Dari pihak mana kamu? Kenapa kamu membantu negara ini untuk melawan kami?"


Jayabaya yang terbang di atas laut bertanya dengan nada yang dalam pada peri pembunuh yang ada di hadapan nya.


" Ha ha aku tidak memiliki tujuan khusus, hanya saja aku terlalu gabut jadi memutuskan untuk ikut campur masalah ini... "


" Begitu kah? Kalau begitu jangan menyesal dengan keputusan yang kamu buat itu!!"


Boom!!


Kekuatan yang tidak masuk akal keluar dari tubuh Jayabaya, dari ranah yang berada di tingkat Yuan Ying terus naik sampai ke tahap tengah dari ranah penggabungan.


Peri pembunuh itu juga tidak mau kalah, dia mengeluarkan aura milik nya sampai batas yang dia bisa.


Dua tekanan yang tidak masuk akal bertabrakan dengan keras di atas laut, membuat ombak yang cukup besar melesat ke sisi lin dari dua orang ini.


Tidak hanya itu, bahkan orang - orang dari ke dua negara juga mengalami kesulitan untuk bertahan. Mereka banyak yang memilih menjaga jarak dari ke dua orang ini.


Boom!!


Sosok seorang pendeta raksasa muncul di belakang Jayabaya, pendeta raksasa itu memukul ke arah di mana peri pembunuh itu berada.


Yang terakhir tidak kabur menghadapi serangan ini, dengan senyum yang mengejek, peri pembunuh membuat sebuah segel yang aneh dengan tangan nya.


Laut di bawah mulai bergejolak dengan keras, sebelum membentuk sebuah paus biru raksasa yang menerjang ke arah pukulan pendeta itu.


Duar!!


Saat ke dua serangan berbenturan, sebuah ledakan yang besar terjadi. Ledakan itu langsung menelan Jayabaya dan peri pembunuh ke dalam ledakan.


Duar! Boom!! Duar!!!


Dari dalam ledakan yang belum menghilang terdengar kembali ledakan yang sangat keras sampai bisa membuat telinga yang mendengar nya sakit.


Sosok Jayabaya dan Peri Pembunuh berubah menjadi kliatan yang melesat ke langit, kedua orang itu saling baku hantam sangat keras di udara..


Membuat banyak sekali retakan ruang karena dahsyat nya pertukaran pukulan yang terjadi.

__ADS_1


Ajian Telapak Dewa Iblis!


Jayabaya berhenti di udara dan membuat sebuah segel lagi, dua buah cetakan tangan raksasa yang sangat besar muncul di langit.


Dua cetakan tangan itu bergegas ke arah peri pembunuh berada,dengan momentum yang tidak terhentikan, ke dua cetakan tangan itu menghantam peri pembunuh.


Booom!!


Yang terakhir di pukul sampai jatuh ke dasar laut di bawah nya, membuat sebuah ledakan yang sangat keras hingga membuat ombak tsunami yang besar menuju ke daratan.


Jayabaya tidak khawatir dengan ombak tsunami ini, dia percaya dengan teman - teman yang ada di pesisir pantai tidak akan membiarkan tsunami kecil ini menghancurkan negara nya.


" Ada apa? Apa hanya ini kekuatan yang kamu miliki?... Guah!"


Sebelum Jayabaya selesai dengan perkataan nya, dia melihat sosok peri pembunuh yang melesat dengan sangat cepat sudah berada di samping nya.


Booom!!


Kali ini giliran Jayabaya yang di terbangkan puluhan kilo meter di udara. Dia belum berhenti sebelum mendapatkan kembali kendali atas tubuh nya.


Memegang tempat di mana dia di pukul, wajah Jayabaya terlihat terdistorsi. Rasa sakit yang menusuk itu sangat tidak terbayangkan!


Guah!


Dengan kecepatan yang tidak masuk akal, peri itu muncul lagi di depan Jayabaya. Berbeda dari sebelum nya, Jayabaya bisa menghindari serangan pukulan mematikan yang di lakukan oleh peri itu.


Boom!


Udara yang meledak dari pukulan itu, mampu menghancurkan ruang di langit, membuat banyak sekali retakan jaring laba - laba yang tercipta.


Jayabaya mengambil tangan peri itu sebelum yang terakhir menarik kembali, dia menahan dengan ke dua tangan dan klak!


Dengan siku nya yang sudah di perkuat oleh Qi sejati, Jayabaya mematahkan tangan peri itu.


Arggh!!


Peri itu menjerit dan menarik lagi lengan nya yang sudah tidak bisa tegak itu. Dia membuat jarak antara diri nya dan Jayabaya.


" Kita impas... Kalau begitu ayo lanjutkan lagi!!"


Wosh!


Kali ini giliran Jayabaya yang menyerang tanpa ampun, dia menghilang dan muncul kembali di samping peri pembunuh itu.


Yang terakhir menahan rasa sakit dan mencoba untuk kebur, aksi kejar - kejaran terjadi kembali. Peri pembunuh itu terus bergerak tidak karuan sampai mengelilingi bumi nusantara, kemudian balik lagi di atas langit negara Australia.

__ADS_1


Sampai dia di beri serangan Qi murni oleh Jayabaya di atas laut sebelum nya, yang membuat dia terjatuh ke dalam perairan.


" Cukup dengan pelarian ini, jangan bilang kalau pihak yang tadi nya sombong ini akan menjadi pengecut setelah kalah sedikit... Sangat mengecewakan!"


" Sialan, dasar manusia rendahan!!!"


Peri Pembunuh itu berteriak kesal, tubuh nya yang terluka langsung pulih kembali dengan kecepatan yang terlihat oleh mata telanjang.


Tubuh kecil itu perlahan mulai berubah menjadi air dan bergabung dengan laut di bawah nya.


Buka!


Sepasang mata terbuka dari perairan laut yang luas itu, air itu membentuk sesosok wajah raksasa yang tersenyum seram.


" Gua ha ha ha ha... Mati... Mati kamu manusia rendahan!!"


Wajah raksasa itu tertawa gila, sosok makhluk humanoid raksasa perlahan terbentuk di atas permukaan air.


Roar!!


Dengan tinggi yang hampir menyamai dengan tinggi gunung everest, sosok Jayabaya terlihat seperti tengu jika di bandingkan dengan nya.


" Heh... Apa kamu pikir mengubah ukuran bisa mengalahkan ku? Sebalik nya bos, dengan wujud milik mu itu, aku sangat mudah untuk mengalahkan mu..."


Roar!


Boom!


Makhluk humanoid itu meraung keras, dia memberi pukulan yang keras ke arah Jayabaya berada. Kecepatan yang di miliki oleh peri itu sudah menghilang, dengan kecepatan pukulan yang di lontarkan oleh makhluk ini, bahkan seorang inti emas bisa menghindari nya dengan mudah.


Jayabaya terbang lebih tinggi hingga seukuran dengan wajah makhluk humanoid raksasa itu, dengan senyuman dingin. Dia membuat banyak sekali segel dengan tangan nya.


Tak terhitung lingkaran sihir mulai terbentuk di sekitar nya, dan itu terus meluas sampai menyelimuti tubuh raksasa humanoid ini.


Lingkaran sihir itu menahan tubuh humanoid raksasa itu supaya tidak bisa pergi. Dengan Jayabaya sebagai titik kunci, sebuah penghalang raksasa terbentuk di lautan.


Banyak sorot mata dari dua negara yang melihat hal spektakuler itu dengan takjub. Orang - orang yang melihat kejadian ini, baru sadar betapa kecil nya mereka jika di bandingkan dengan orang - orang kuat itu.


Jika orang - orang kuat itu mau, mereka bisa membunuh nya hanya dengan menggerakkan jari telunjuk!


" Matilah..."


Teknik penghakiman api surgawi, gejolak api surga!!


Dari banyak lingkaran sihir itu keluar api yang membara, dalam sekejap daerah yang sangat luas itu di kelilingi oleh api yang sangat panas ini.

__ADS_1


__ADS_2