
Buka...
Tu Kuan membuka mata nya perlahan, tatapan nya sangat berbeda dengan sebelum nya. Dia melirik ke tempat Ye Xiu berada, dan sebuah tekanan yang kuat keluar dari tubuh nya dan menekan Ye Xiu di tempat.
" Trik kecil..."
Ye Xiu berkata ringan dia menggerakkan tubuh nya yang sedikit kaku itu dengan mudah. Mengabaikan semua tekanan yang di berikan oleh Tu Kuan.
" Jadi begitu, pantas kamu bisa menang melawan Lei Di... Kekuatan tubuh yang tidak masuk akal itu, aku takut bahkan tuan ku tidak bisa menggores nya banyak..."
" Kamu jangan terlalu memuji ku, aku jadi malu... Karena kamu sudah bisa berbicara panjang lebar, pasti kamu sudah biasakan untuk bertarung lagi? "
" Tentu saja... Jangan mati ya... "
Klik!
Dengan sebuah hentikan jari, ratusan bola api raksasa muncul di atas langit. Sama dengan sebelum nya, kegelapan datang menyelimuti arena tidak seluruh Sekte dao dengan cepat.
Ratusan matahari mini melesat ke tempat di mana Ye Xiu berada.
Yang terakhir membuat sebuah segel dengan tangan nya dan ribuan serangan laser Yang Qi menerjang ke hampir semua matahari mini itu.
Boom!! Boom! Boom!
Ledakan terjadi saat laser Yang Qi itu menembus matahari mini, membuat arena menjadi pesta ledakan yang sangat meriah.
" Peri ungu, apa kamu tertarik dengan anak ini?"
Di tempat peri ungu, seorang tetua dari garis lurus datang bertanya. Wajah tua nya tersenyum mesum sambil mencuri pandang di tubuh seksi peri ungu.
" Bukan urusan kamu untuk bertanya... Dan juga, jaga mata mu kalau tidak meski kamu adakah patriak dari Sekte besar, aku akan membunuh mu..."
Peri ungu itu terlihat sangat kesal, tanpa peduli dengan latar belakang orang yang berbicara dengan nya, dia berkata dengan nada yang sangat dingin.
Setelah menakuti orang tua mesum itu, tatapan peri ungu kembali ke arena. Dia melihat Tian Xiu yang tidak asing di pikiran nya dengan bingung.
' Aura milik anak ini.. Seperti nya aku pernah melihat nya di suatu tempat, tapi di mana? Tidak mungkin aku akan melupakan pemuda jenius seperti nya...'
Dengan penuh keraguan di benak nya, Peri ungu bermaksud untuk mengamati lebih lagi sebelum membuat membuat kesimpulan di sini.
Duar!!
Ledakan yang sangat keras membangunkan Peri ungu dari pikiran nya, dia melihat situasi di arena sudah sangat panas. Tian Xiu dan Tu Kuan berubah menjadi cahaya merah berapi - api dan juga kuning emas yang sangat mencolok mata.
Saat ke dua cahaya itu bertabrakan, ruang di sekitar terjadi nya pertukaran pukulan langsung berubah menjadi jaring laba - laba.
" Kekuatan yang tidak masuk akal..."
Itu adalah kesan yang di miliki oleh Peri ungu untuk Tian Xiu.
__ADS_1
Boom!!
Sosok Ye Xiu di hempaskan sangat jauh oleh pukulan yang di layangan oleh Tu Kuan. Dia baru berhenti setelah menghancurkan penghalang dan melayang - layang di langit selama beberapa menit.
" Sialan!! Itu sakit tahu!!"
Ye Xiu kembali dengan sangat cepat, dia langsung muncul di depan Tu Kuan dan menyerang dengan sekuat tenaga.
Duar!!
Pedang Ye Xiu di tahan oleh penghalang yang terbuat dari Qi api milik Tu Kuan.
Retak...
Boom!
Penghalang itu hancur setelah tidak kuat untuk menahan serangan yang di lakukan oleh Ye Xiu. Tebasan pedang yang di lapisi oleh Qi itu melaju tanpa terhentikan mengarah ke leher Tu Kuan.
" Masih terlalu lambat!"
Dink!!
Kali ini Tu Kuan membuat pedang dari Qi api milik nya, pedang milik Ye Xiu di hempaskan balik oleh kekuatan yang keluar dari pedang nya.
Slash! Slash! Slash!
Tu Kuan membuat belasan tebasan, setiap tebasan langsung melelehkan ruang di sekitar nya.
Ye Xiu kesulitan untuk menahan tebasan yang di lakukan oleh Tu Kuan, wajah nya terlihat sedikit tidak nyaman dengan beberapa luka yang muncul akibat tebasan Tu Kuan.
" Tidak ada cara lain..."
Menghadapi serangan tidak kenal ampun itu,Ye Xiu tidak punya pilihan lain selain menggunakan teknik perubahan milik nya.
Teknik perubahan binatang ilahi... Perubahan Phoenix!
Setelah di bergumam pelan, kekuatan api yang tidak masuk akal keluar tanpa batas dari tubuh Ye Xiu. Kekuatan api itu begitu indah namun tirani, bahkan membuat pedang api yang di buat oleh Tu Kuan mulai padam dengan cepat.
" Kenapa ini? Apa apiku takut dengan api milik nya? Tidak mungkin?!"
Tidak terima dengan apa yang terjadi, Tu Kuan mengeluarkan seratus kekuatan api milik nya, ruang dalam jarak sepuluh meter langsung mulai meleleh.
" Jangan pikir bisa menang main api dengan ku!! "
Roar!!
Naga api muncul kembali, ukuran naga api itu jauh lebih besar dan juga lebih tirani dari sebelum nya. Setiap gerakan naga api itu, langsung menghancurkan apapun yang ada di dekat nya.
Bahkan ruang itu pun seperti kertas yang bisa robek kapan saja oleh kekuatan yang di tunjukkan oleh naga api itu.
__ADS_1
" Kata - kata itu... Aku kembalikan semua nya pada mu..."
Kiek!!
Tangan Ye Xiu terukur ke langit, di kekosongan mulai terbantu seekor burung raksasa yang terbuat dari api.
Burung itu muncul dengan indah, kemudian menatap sombong pada naga api di depan nya. Terlihat kalau burung Phoenix ini sangat meremehkan naga api.
" Api phoenix? Bagaimana mungkin?! Kenapa kamu bisa memiliki api phoenix?!"
" Itu rahasia negara... Sekarang kamu bisa merasakan kekuatan sebenarnya dari api yang di juluki sebagai kaisar nya semua api ini..."
Kiek!!!
Burung phoenix berteriak lagi, kemudian dia bergegas ke arah naga api dengan sangat cepat.
Roar!!
Naga api tidak mau kalah, dia mengeluarkan semua yang di punya untuk melawan phoenix api...
Meski sudah begitu sangat di sayangkan, naga adalah makhluk yang sangat kuat! Dan itu sudah di akui di seluruh tempat di dunia Kultivator.
Hanya saja jika naga mencoba melawan binatang setingkat diri nya dengan kemampuan unggulan yang di miliki lawan, meski itu leluhur naga sekalipun yang datang, tidak akan merubah hasil nya.
Boom!!
Naga api itu langsung hancur di bawah serangan phoenix api, Ye Xiu mengendalikan phoenix api untuk menyerang Tu Kuan.
Kiek!!
Saat satu meter dari Tu Kuan, phoenix itu berhenti,
" Tu Kuan... Apa ada hal yang mau kamu ucapkan?"
" Aku... (Gigit bibir) aku menyerah..."
Tu Kuan yang sudah terpojok langsung mengakui kalau dia kalah. Ye Xiu tersenyum melihat hal ini, dan menjawab.
" Kalau begitu bagus lah... Aku baru saja kehilangan kesabaran dan bermaksud untuk membunuh mu jika kamu tidak menyerah... "
Candaan Ye Xiu membuat Tu Kuan hampir kencing di celana. Untung dia bisa menahan nya, kalau tidak dia pasti akan sangat malu karena nya.
Th Kuan pergi dari arena, saat dia berdiri di samping Ye Xiu, dia berhenti sebentar dan berbisik pelan.
" Berhati - hati lah... Seperti nya master ku mencoba untuk berbuat sesuatu hal yang buruk dengan mu..."
" Tidak usah khawatir, aku bisa menangani semua yang dia lakukan..."
Ye Xiu tidak menaruh omongan yang di lontarkan oleh Tu Kuan sebagai peringatan. Dia merasa sudah siap untuk segala tantangan yang akan di hadapi saat melawan patriak dari Sekte Dao.
__ADS_1
Ditambah, Ye Xiu merasa tidak jauh lagi dengan terobosan ke ranah selanjut nya.