Dewa Sejati ( TRUE GOD)

Dewa Sejati ( TRUE GOD)
Pergi Ke Ibukota


__ADS_3

Ye Xiu berbincang dengan ayah mertua nya untuk beberapa saat, kemudian dia menikmati hari bersama dengan para wanita. Beberapa hari berlalu dalam sekejap, besok adalah waktu di mana pesta bintang akan di adakan. Ye Xiu berniat untuk pergi bersama dengan Yan Hua, seperti yang di harapkan sebagai salah satu dari 10 kecantikan, dia juga mendapatkan undangan.


Yan Fei dan ke tiga wanita dari sekte Vulcan tidak bisa ikut, hanya Bei Huan yang memiliki kualifikasi untuk menghadiri pesta bintang. Ye Xiu membuka mata dan menatap empat tubuh telanjang dengan mata berbinar, dia menyingkir kan tangan Yan Fei, Yan Liao, Yan Huo Dan Yan Jie yang melekat di tubuh nya.


Karena dia akan pergi ke empat wanita itu memberikan servis pada nya dengan penuh semangat, yang membuat Ye Xiu merasakan surga untuk satu malam. Sangat di sayangkan kalau Yan Hua dan Bei Huan menolak untuk bergabung.


Lupakan, lebih baik coba saja bujuk mereka berdua untuk bersama di masa depan. Memakai pakaian nya kembali, Ye Xiu keluar dari kamar, orang yang pertama dia lihat adalah Yan Hua yang menatap nya dengan tidak puas, terlihat kalau dia sedikit cemburu.


" Aku kira kamu tidak akan bangun...."


" Bagaimana bisa? Meski mereka sangat baik melayaniku tadi malam, tapi sekarang aku memiliki hal yang lebih penting..."


Yan Hua dan Bei Huan menatap Ye Xiu dengan mata besar milik mereka, dengan serentak mereka berdua mengalihkan pandangan nya pada saat yang sama dengan wajah yang sedikit cemberut.


" Baiklah lebih baik kita pergi sekarang saja takut jika ada apa apa di jalan kita bisa saja terlambat nanti nya..."


Yan Hua dan Bei Huan mengangguk, mereka kemudian bersiap pergi, setelah berpamitan dengan Yan Tian dan tetua sekte Vulcan yang lain, ke tiga nya berubah menjadi cahaya dan terbang menuju ke arah ibukota pusat.


Dengan kecepatan mereka bertiga, tidak sampai lima jam untuk tiba... Hanya saja untuk terbang selama itu Yan Hua merasa tidak bisa menahan konsumsi aura milik nya. Beda dengan Bei Huan yang sudah mencapai ranah Golden Core puncak, dia masih bisa terbang dengan pedang milik nya sendiri.


Apa daya, Ye Xiu mengambil Yan Hua ke dalam pedang terbang milik nya, di bawah tatapan cemburu dari Bei Huan mereka melesat ke arah ibu kota. Setelah beberapa jam mengudara, Ye Xiu dan yang lain sudah melihat bentuk kota ibu kota pusat.


Hanya saja saat ini ada beberapa orang dengan pedang terbang yang menghadang mereka untuk maju.


" Berhenti kalian!! Jika ingin pergi ke ibu kota harus bayar pajak jalan pada kami..."


" Siapa kalian?"

__ADS_1


Ye Xiu yang di berhentikan secara sepihak sedikit marah karena nya, dia menatap orang orang itu dengan mata tidak puas.


" Ha ha ha... Kamu nanya?"


" #!!! "


Di dahi Ye Xiu langsung muncul tanda pagar, dengan lambaian tangan milik nya orang orang itu di tekan oleh cetakan tangan raksasa yang muncul di kehampaan. Menjatuhkan mereka semua yang menghalangi jalan langsung terkubur di tanah.


"... "


Ke dua wanita melihat ini tanpa bisa berkata kata, tampak sedikit terkejut dengan Ye Xiu yang main hantam saja.


" Jangan lihat aku seperti itu, tapi saat dia jawab kamu nanya,kamu nanya... Itu membuat ku sangat kesal!!"


Jawab Ye Xiu dengan suara penuh amarah, memang nada dari orang yang menghentikan ke tiga nya tadi terdengar main main, yang sangat menggoda orang untuk menggampar wajah nya dengan balok kayu.


" Apa ibu kita pusat memang sebegitu ketat nya?"


" Aku rasa tidak suami, tapi saat pesta bintang akan di lakukan, memang penjagaan di perketat... Mungkin untuk menghindari hal yang tidak perlu saat acara sedang berlangsung.."


Jawab Yan Hua setelah berfikir sebentar, ke tiga nya kemudian pergi mencari tampat untuk menginap, karena kamar yang sudah penuh, hanya menyisakan satu kamar. Dengan hal ini Ye Xiu dan Ke dua wanita memutuskan untuk tidur bersama.


Meski Bei Huan dan Yan Hua sangat malu, tapi mereka tidak bisa berbuat apa apa tentang hal ini, oleh karena itu meski tidak mau mereka tetap dengan patuh masuk ke kamar sewaan itu.


Ye Xiu menatap ke arah luar dengan penuh waspada, saat dia masuk ke penginapan sebenarnya dia sudah merasakan kalau ada mata yang mengawasi nya. Meski kemudian langsung menghilang saat dia mencoba menyelidiki nya.


" Ye Xiu kamu tidur di lantai, jangan pernah bermimpi untuk datang ke kasur!! Ini milik kami berdua..."

__ADS_1


" Heh.. Kenapa begitu, bukan kah kasur ini masih sisa banyak, aku yakin meski kita bertiga saling bertarung di atas nya masih muat..."


" Bertarung?"


Saat Bei Huan bingung, Ye Xiu langsung nyosor mengambil mulut nya, mata Bei Huan melebar dia mencoba untuk melepaskan pelukan Ye Xiu dengan sekuat tenaga. Tapi semua percuma, Ye Xiu mencongkel pertahanan gigi milik Bei Huan dengan mudah, gadis yang melawan di awal itu mengendurkan perlawanan nya.


Mulai menikmati kenikmatan dari dua lidah yang saling bertemu itu dengan mata berair...


" Kalian berdua, sangat berani... Kalau begitu aku akan pergi keluar terlebih dahulu..."


Yan Hua berniat untuk pergi, tapi tangan nya di tahan oleh Ye Xiu. Meski masih mencium Bei Huan tangan nya langsung melesat dan memasuki ke pakaian kuno Yan Hua. Dengan mudah menikmati buah surga milik nya membuat yang terakhir mendesah dengan penuh kenikmatan.


Tidak puas dengan silat lidah dan remasan buah surga itu, Ye Xiu mulai melepas ke dua pakaian milik ke dua wanita. Saat tubuh telanjang milik mereka terbuka di depan mata, Ye Xiu hampir mimisan karena nya.


" Kalian kelinci gemuk kecil, biarkan serigala lapar ini memakan kalian berdua sekaligus!!"


Mata Yan Hua berair, dengan sedikit malu dia datang dan melepaskan pakaian milik Ye Xiu, saat adik milik suami nya terlihat mata nya kabur melihat benda besar itu. Bei Huan di sisi lain mengendur sedikit adik Ye Xiu, setelah merasakan bau yang membuat nya nostalgia, dia membuka mulut kecil nya dan memasukkan adik Ye Xiu ke dalam mulut nya.


!!


Sensasi panas dari mulut Bei Huan membuat Ye Xiu merasakan kenikmatan, tidak berhenti di situ, Yan Hua yang melihat Bei Huan mengambil start dan menikmati adik suami nya, datang ke bawah dan mulai menjilati batang tubuh adik suami nya itu.


Mendapatkan dua layanan mulut sekaligus, membuat Ye Xiu tidak bisa bertahan lama. Hanya dalam waktu lima menit, dia menekan kepala Bei Huan mengeluarkan semua cairan Yang Qi milik nya.


Mulut Bei Huan tampak membengkak, dia kemudian menelan cairan Yang Qi Ye Xiu dengan sedikit perjuangan. Yan Hua datang dan mulai melayani kepala adik Ye Xiu dengan mulut nya, tidak selang lama, Ye Xiu mengeluarkan kembali cairan Yang milik nya.


Dua wanita itu sekarang lambung nya di penuhi dengan Yang Qi milik Ye Xiu, Gua madu milik ke dua wanita telah lama mengeluarkan cairan pelumas milik mereka, adik Ye Xiu juga tegang kembali karena nya.

__ADS_1


__ADS_2