
" Apa kamu serius ingin memberikan padaku ? Kamu adalah tunangan Yan Hua kan? Kenapa malah baik pada ku... Tidak mungkin kan kalau... "
" Tidak usah berfikir terlalu jauh, anggap saja kalau ini sebagai konpensasi karena telah melihat tubuh telanjang mu terakhir kali... "
Bei Huan mengangguk dengan wajah memerah, dia terlihat malu dan bahagia saat ini. Malu karena Ye Xiu mengungkit hal itu dan bahagia karena kekuatan nya tidak lama akan naik tingkat.
Dia mengambil Yuan Ying rusak itu dan mulai memperbaiki nya dengan teknik milik nya. Ye Xiu menatap gadis cantik ini dengan mata tajam.
Mengingat kembali tubuh tanpa cela milik nya, membuat dia sedikit panas. Sekarang sudah berapa lama dia tidak melakukan itu? Dia merasa sudah mencapai batas menahan amukan di dalam tubuh nya.
" Hah lupakan saja, setelah keluar dari tempat ini aku akan mencoba nya dengan Yan Hua. Jika tidak bisa aku terpaksa kembali ke tujuh benua untuk sementara... "
Ye Xiu berbalik dan mengamati kerangka itu secara detail, seperti nya pemilik kerangka ini adalah seorang Kultivator Yuan Ying puncak yang akan melewati bencana ke tingkat Penggabungan.
Tapi tidak di sangka kalau akan di serang oleh seseorang saat dia lemah. Beberapa tulang rusuk yang patah memperlihatkan luka pedang yang di terima oleh Kultivator ini.
Setelah tidak melihat hal baik lagi, Ye Xiu menyerah seperti nya orang yang membunuh nya sudah mengambil cincin ruang milik nya.
Hanya menyisakan Yuan Ying yang telah rusak untuk berada di tubuh nya sampai berubah menjadi kerangka seperti ini.
Duar!
Ledakan keras terdengar di belakang Ye Xiu, berbalik dia melihat Bei Huan yang telah menembus. Tahap inti emas tengah, tinggi, puncak dan sampai berada di garis puncak inti emas dan awal Yuan Ying , baru berhenti.
Bei Huan membuka mata nya secara perlahan, dia terlihat sangat bahagia dengan terobosan nya kali ini. Dalam sekejap langsung menembus beberapa ranah kecil, jika dia tidak datang kali ini, pasti akan kecewa seumur hidup nya.
Dia menatap Ye Xiu dengan tatapan terima kasih, merasa tidak memiliki hal untuk membalas ini.
" Jika sudah selesai lebih baik kalau kita cepat pergi... Tidak akan lucu kalau semua hal baik di ambil oleh orang lain terlebih dahulu.. "
Bei Huan mengangguk seperti istri yang manut pada suami nya, terlihat kalau dia sangat patuh pada Ye Xiu.
Mereka kembali ke pemukaan, di sana sudah ada beberapa orang yang berkumpul di sekitar danau. Menatap bangkai binatang iblis itu dengan keterkejutan di hati mereka.
Saat Ye Xiu muncul mata semua orang beralih pada nya, mereka yang masuk ke sini menyadari siapa Ye Xiu. Tidak ada yang berani datang untuk merebut harta yang di temukan oleh nya.
__ADS_1
Ye Xiu meninggalkan orang orang ini, dia pergi bersama dengan Bei Huan di belakang nya.
" Kenapa mereka tidak mengejar kita ?"
" Bukan kah itu sudah jelas? Karena mereka pengecut yang membuat nya tidak berani mengambil tindakan pada ku... "
...
Ye Xiu dan Bei Huan terus menerus mengelilingi tempat ini, banyak harta surga dan bumi yang mereka dapatkan. Tidak kurang dari ratusan dari mereka. 2/3 dari harta itu masuk ke kantong Ye Xiu.
Dan sisa nya milik Bei Huan. Dia tidak memiliki keluhan karena nya, Bei Huan sadar akan posisi nya yang hanya menjadi pendamping Ye Xiu dalam perjalanan ini.
Dalam perjalanan kali ini dia tidak merasakan perasaan takut sama sekali, dari tadi terus berbicara dengan Ye Xiu sambil bercanda dari waktu ke waktu.
Mereka akhirnya tiba di ujung dari hutan, di sana ada sebuah portal hitam yang terlihat misterius.
" Aku rasa ini jalan menuju ke tempat reruntuhan kuno itu berada... "
" Kurasa memang begitu... "
Dengan ini dia dan Bai Huan masuk ke dalam portal hitam itu, saat kedua nya masuk.
...
Reruntuhan sekte kuno, Yan Hua saat ini terlihat malu dengan luka di beberapa bagian di tubuh nya. Ke empat wanita yang lain sudah tergeletak tidak berdaya di tanah.
" Ling Tian ! Dasar tidak tahu malu! Bisa bisa nya kamu menyerang kami dari belakang !!"
" Ha ha ha, kenapa aku harus malu ? Jika demi mendapatkan wanita cantik seperti mu aku akan melakukan semua nya!!"
" Kamu!! Ye Xiu pasti tidak akan membiarkan mu pergi !!"
" Yah seperti nya memang begitu, tapi bagaimana jika aku memakan mu di sini? Apa dia akan mengambil resiko untuk melawan sekte di belakang ku demi wanita yang pernah di rusak oleh orang lain?"
"...."
__ADS_1
Yan Hua diam, dia sangat putus asa saat ini. Ling Tian saja sudah memiliki ranah Yuan Ying yang jauh di atas nya, sekarang bersama dengan tiga lelaki tua di belakang nya, membuat nya tidak memiliki harapan.
Ling Tian menghilang di tempat nya, dan merobek pakaian yang di kenakan oleh Yan Hua. Dua buah kelinci putih itu hampir semua nya terekspos di mata Ling Tian.
Tapi Yan Hua menggunakan tangan nya untuk menutupi tubuh nya yang terbuka.
" He he... Lihat dirimu sekarang, mana sepuluh wanita cantik yang bermartabat itu? Bagiku kalian semua tidak berbeda dengan kelinci yang bisa aku santap kapan saja!!"
" Benarkah begitu?"
Sebuah suara indah membangunkan Ling Tian dari kegilaan nya... Di sana wanita secantik bulan yang mengenakan cadar datang dengan perlahan dari dalam hutan.
" Siapa kamu?"
Melihat wanita cantik yang tiba-tiba muncul itu, membuat Ling Tian sedikit waspada, untuk bisa lolos dari pengawasan orang orang di belakang nya, dia pasti bukan orang biasa.
" Aku bukan lah siapa siapa, hanya wanita lemah yang lewat sini saja.. "
Ling Tian menengok ke arah tiga tetua di belakang nya, setelah melihat mereka mengangguk, dia menghela nafas lega.
" Gadis cantik seperti mu berjalan jalan dengan santai di tempat berbahaya seperti ini, bagaimana jika kamu bergabung dengan ku, akan aku jamin keselamatan mu sampai keluar... "
" Heh... Ajakan mu terdengar sangat bagus, tapi maaf aku tidak bisa bersama dengan penjahat kelamin seperti mu... "
Berbeda dari nada nya yang manis, wanita itu mengatakan hal hal vulgar dengan biasa. Di dahi milik Ling Tian muncul tanda # dia menunjuk wanita bercadar itu.
" Kamu wanita ! Seenaknya saja berbicara !! Tetua, ambil dia untuk ku! Aku ingin dia berada di kemah ku malam ini!!"
Tiga tetua tingkat Penggabungan puncak langsung bergegas menangkap wanita itu, tapi tidak di sangka kalau mereka malah menembus tubuh wanita.
" Apa... "
" Kalian lebih lambat dari semut, bagaimana bisa mau menangkap ku?"
Wanita bercadar itu muncul di pohon tidak jauh, mengejek pada ke tiga tetua itu.
__ADS_1