
Tong Ya tidak bereaksi beberapa waktu setelah mendengar penjelasan dari Ye Xiu. Bukan karena tidak dengar tapi dia merasa kalau omongan Ye Xiu sangat mengejutkan.
Apa itu kanker ? Itu adalah penyakit yang belum ada obat yang pasti. Obat yang beredar di luar sekarang hanya memiliki kemampuan untuk menekan nya.
Tidak bisa menyembuhkan nya, ini membuktikan bagaimana susah nya untuk membuat obat untuk kanker.
Tapi di hadapan menantu nya, penyakit kanker dianggap sangat biasa ? Bagaimana dia tidak terkejut...
" Ye Xiu apa yang kamu katakan tidak bohong kan?"
Ye Xiu mengangguk, dia seperti nya lupa kalau ibu mertua nya belum sepenuh nya memahami keterampilan medis nya. Membuat nya agak ragu saat mendengar kata-kata Ye Xiu.
" Ibu tenang saja apa yang aku katakan aku bisa jamin bukan bohongan... Ibu bisa meminta peneliti dari perusahaan untuk mencoba meneliti pil ini... "
Tong Ya mengangguk, setelah itu dia pergi dengan kertas yang di berikan oleh Ye Xiu. Memegang nya dengan senyum bahagia di wajah nya.
Meski Tong Ya sudah cukup berumur, tapi kecantikan nya masih belum pudar sampai saat ini. Ye Xiu tahu kalau dia sering memakan pil kecantikan, dia tidak khawatir karena pil itu tidak memiliki efek negatif apapun pada tubuh manusia.
Saat ingin pergi dari perusahaan grup Ling, Ye Xiu tidak sengaja melihat sorang kenalan... Siapa lagi kalau bukan si cantik Hua Tingting.
Saat ini dia terlihat sedang kerepotan mengurus lelaki muda yang berusaha mendekati nya.
Melihat hal ini Ye Xiu merasa tidak senang di hati nya, Hua Tingting merupakan wanita masa depan nya.
Sebagai lelaki sejati bagaimana dia bisa sanggup melihat wanita nya di goda lelaki lain...
Dengan penuh kepercayaan diri, Ye Xiu datang ke belakang Hua Tingting, memeluk pinggang ramping nya dengan lembut.
Tubuh Hua Tingting kaku sesaat, dia ingin melepaskan diri tapi melihat tangan milik siapa itu, dia menghentikan nya.
" Ternyata bos besar kita telah kembali, apa tidak masalah datang ke sini dan menemui ku?"
Tanya Hua Tingting dengan suara renyah, Ye Xiu bisa merasakan kalau di balik suara ini ada sebuah kemarahan yang besar.
" Kamu bercanda, bagaimana mungkin itu menjadi masalah... Bahkan jika aku bersamamu sepanjang waktu tidak akan ada masalah... "
" Apa benar? Saudari Ling Yue tidak akan marah jika kamu melakukan hal itu?"
__ADS_1
"... "
Ye Xiu terdiam, melihat hal ini Hua Tingting tersenyum sedikit.
" Kalian ? Apa kalian berdua saling kenal?"
Tanya pemuda generasi kedua itu dengan alis terangkat, terlihat kalau dia tidak senang melihat wanita incaran nya mesra dengan pemuda lain.
" Yah tentu saja saling kenal, lagian dia adalah bos sekaligus pacar ku... " Hua Tingting memeluk tangan Ye Xiu, memasukkan nya ke dalam belaian kelinci putih milik nya.
" Kamu!?" Pemuda itu seperti ingin meledak, tapi kemudian dia menenangkan diri dan pergi setelah mendengus.
" Siapa dia?" Tanya Ye Xiu, memang dengan penampilan Hua Tingting akan ada banyak lelaki yang mengincar nya, pemuda tadi juga termasuk.
" Yah hanya bajingan generasi kedua dengan kekayaan satu miliar... Dia sudah mengganggu ku selama ini, untung bos besar kita datang... Jadi bisa dengan mudah menyingkirkan nya kali ini... "
Ye Xiu mengangguk, sambil memasukkan gambar pemuda yang mengejar Hua tingting ke dalam pikiran nya.
Jika dia bertemu di masa depan pasti akan diberi pelajaran oleh nya.
" Oh ya Tingting, aku mempunyai hadiah untuk mu... Buka tangan mu... " Ye Xiu mengeluarkan sebuah botol porselen di dalam botol itu ada pil yang terlihat sangat cantik.
Hua Ting Ting mengambil botol porselen itu kedalam pelukan nya, memperlakukan nya seperti bayi.
Melihat wajah bahagia dari Hua Ting Ting, Ye Xiu sangat senang. Pil kecantikan ini telah di gunakan dengan semesti nya.
Kring!! Kring!!
Momen yang bagus itu di ganggu oleh dering handphone milik Ye Xiu, dia melihat ke telepon yang di berikan oleh Feng Lao terakhir kali dengan heran.
Handphone ini akan di gunakan khusus untuk urusan organisasi naga. Dan Feng Lao menjamin kalau tidak akan menggunakan nya sampai organisasi naga tidak bisa melakukan apa pun...
Menghadapi kemungkinan hal buruk yang terjadi, Ye Xiu melambai pada Hua Tingting. Pergi mencari tempat untuk berbicara.
( Yah halo, Feng lao ada apa sampai memanggil ku?)
( Ye Xiu, bisakah kamu datang ke perbatasan Myanmar? Di sana tengah terjadi konflik yang lumayan besar, aku takut jika diteruskan perang bisa terjadi... Dan itu akan membuka kesempatan untuk Amerika menyerang kita... )
__ADS_1
( Feng Lao, kamu tenang dulu... Yakin lah aku akan menyelesaikan konflik itu dengan damai.. )
Mendengar rentetan kalimat dari Feng Lao membuat Ye Xiu sedikit sakit kepala. Dia dengan tenang memberi tahu Feng Lao untuk tidak khawatir...
Setelah mematikan telepon itu, hanya selang satu detik telepon itu berbunyi lagi. Melihat orang yang memanggil kali ini adalah mertua oh tidak maksud nya orang nomor satu negara...
( Paman Zhou... Ada apa?)
( Aku ingin kamu datang ke perbatasan myanmar untuk mengurus beberapa masalah... Apa kamu bisa?)
( Apa ini soal perang yang mungkin terjadi ?)
( Bagaimana kamu tahu?)
( Feng Lao memberitahu sebelum nya... )
( Ah... Kalau begitu tolong... Maaf mengganggu mu... )
Ye Xiu mematikan telepon itu, tidak ingin mendapat kabar lain soal perang myanmar ini.. Dia bertemu dengan Hua tingting dan pamit pergi.
Hua Tingting sepertinya tidak mau pisah, tapi setelah mendengarkan penjelasan Ye Xiu dia hanya bisa melepaskan nya.
Lupakan Ye Xiu merupakan pahlawan, bagaimana bisa dia menyeret nya ke bawah... Dia bukan wanita beban, yah setidak nya di dunia modern ini.
Dimana uang yang merupakan simbol kekuatan...
Di bawah tatapan Hua Tingting, Ye Xiu menyelimuti tubuh nya dengan Yang Qi. Kemudian melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke perbatasan.
Sesampai nya di sana, karena merasa lelah, Ye Xiu memutuskan untuk mencari hotel dan beristirahat sebentar.
Hotel terbaik di tempat ini berharga ratusan ribu permalam. Menggunakan kartu atm hitam yang di berikan Tong Ya, dia membayar nya tanpa berkedip.
" Pelanggan terhormat, ruangan anda berada di lantai paling atas... Pegawai kami akan datang mengantar mu, silahkan di tunggu sebentar.. "
Mata resepsionis meja itu berbinar saat menggesek kartu milik Ye Xiu. Dia melihat rentetan angka yang sangat banyak dengan penuh kerakusan.
Ye Xiu tidak tahu berapa uang yang ada di dalam kartu ini, yang jelas itu tidak kurang dari dua puluh miliar Yuan yang sangat menakutkan.
__ADS_1
Uang ini adalah uang yang di dapatkan dengan menjual pil kecantikan di dalam negeri. Karena untuk keluar negeri masih dalam tahap promosi, hasil nya masih lebih rendah dari penjualan lokal.
Tapi tidak apa, sebentar lagi saat Alice mengiklankan produk nya, itu pasti akan meledak.