
" Eh aku tidak tahu kalau tuan tanah kita sangat perkasa, kita lihat siapa nanti yang akan menyerah terlebih dahulu... "
Ling Yue dengan berani berdiri di atas Ye Xiu, gua madu yang sudah basah itu dengan sedikit usaha, dia memasukkan adik milik suami nya itu.
Shen Qingxue tidak mau kalah, dia mulai menggoda tubuh Ye Xiu menggunakan aset milik nya.
Ke empat orang itu silih berganti menikmati surga dunia. Tak sampai Ye Xiu membuat ke tiga wanita pingsan, mereka baru saja berhenti.
" Huh... " Ye Xiu menghembuskan udara kotor dia menatap ke tiga wanita yang tertidur pulas dengan sebuah senyuman.
Berkat kultivasi ganda dengan ke tiga wanita ini, membuat nya menembus tiga tingkat sekaligus membuat nya mencapai ranah tingkat 5 Yuan Ying.
Sebenernya energi yang di hasil kan dari kultivasi ganda ini jauh lebih besar dari kultivasi ganda yang lalu, tapi hanya menaikkan sedikit ranah.
Yuan Ying milik Ye Xiu di dalam dantian nya terlihat sudah tumbuh sedikit, armor yang menyelimuti nya bersinar dengan cahaya yang lebih cerah.
Perubahan nya sudah terlihat sangat kuat, tidak tahu dengan kekuatan nya yang sebenar nya.
" Dengan ini, aku rasa tidak akan lama untuk mencapai tingkat penggabungan ... Mungkin aku bisa lebih mudah untuk datang ke alam semesta pusat nanti nya... "
" Hem... " Wajah Ye Xiu perlahan berubah, dia merasa kalau tanda yang dia tinggalkan pada putri Alice perlahan mulai menghilang.
" Apa yang terjadi? " Dengan penasaran dia melihat menggunakan pikiran Ilahi nya. Saat memusatkan pikiran Ilahi itu, seluruh china langsung masuk ke dalam pandangan nya.
Putri Alice tampil di benak nya seperti sebuah film layar lebar. Dia tanpak di kelilingi oleh banyak orang yang memakai jubah hitam.
Tapi untung ada aura emas dari tanda yang di berikan Ye Xiu melindungi nya. Jika tidak ada mungkin putri Alice itu sudah di apa apain oleh orang orang itu.
Tidak membuang waktu, Ye Xiu mengenakan kembali baju nya dan meninggalkan sebuah surat untuk ke tiga wanita dengan makanan yang sangat bergizi untuk mengisi stamina.
....
__ADS_1
Tanah Suci, Sekte Iblis... Alice seorang putri dari negara yang besar saat ini terlihat sengsara berada di tengah orang orang berbaju serba hitam di depan nya.
" Tuan putri, kamu tidak akan membuat masalah lebih besar, aku hanya ingin kamu bekerja sama dengan kami untuk berurusan dengan Ye Xiu.
Jika kamu patuh, kamu akan kembali dengan selamat sampai negara mu... " Seorang pria paruh baya yang terlihat kuat maju dan membujuk.
Alice tahu kalau dia sekarang berada di salah satu sekte yang ada di negara Huaxia. Tidak di sangka kalau mereka akan berani membuat tindakan bahkan dengan putri seperti diri nya.
" Kalian bermimpi! Bahkan jika aku mati, aku tidak akan berkhianat pada Ye Xiu !!" Dengan suara tegas, Alice menjawab...
Mo Ang seperti nya tahu kalau apapun yang dia katakan tidak akan berhasil. Seringai kejam muncul di wajah nya.
" Heh.. Putri yang keras kepala, kamu tahu? Aku belum pernah mencicipi orang asing seperti mu, apalagi dengan darah bangsawan... Mungkin ini akan menjadi hari pertama ku... "
Melihat mata kejam dari Mo Ang, hati Alice bergetar. Dia tidak bisa membayangkan nasib apa yang akan menimpa nya beberapa saat lagi.
Saat ini dalam pikiran nya, muncul sosok pemuda... Pemuda ini tidak lain adalah Ye Xiu, entah mengapa kalau dia merasa hanya Ye Xiu yang dapat di andalkan untuk menyelamatkan nya saat ini.
' Akan bagus kalau aku sudah pernah bersama nya meski hanya satu kali... '
" Coba saja jika kamu berani menanggung akibat nya... "
" Heh... Baiklah kalau itu mau tuan putri ini... " Mo Ang maju kemudian menarik gaun milik Alice, membuat nya sobek dan memperlihatkan kulit seluruh salju yang terlihat menggoda.
" He he tubuh yang sangat bagus, aku bisa memainkan tubuh ini selama ratusan tahun... Buahaha... Tidak menyangka kalau aku kan seberuntung ini... "
Mo Ang tertawa bahagia, di sisi lain Alice seperti sudah kehilangan harapan. Kekuatan nya lumayan kuat, tapi di bandingkan dengan yang lebih tua seperti Mo Ang.
Dia tidak berbeda seperti semut di hadapan nya, jika ingin apapun tidak bisa dengan keputusan nya sendiri. Bahkan jika perihal kematian sekalipun.
Saat tangan Mo Ang akan menyentuh tubuh Alice, sebuah telapak tangan datang dan menghentikannya.
__ADS_1
" Bajingan siapa yang berani menghentikan orang tua ini dalam bersenang senang !?" Mo Ang berbalik dengan marah, tapi amarah itu hilang seketika dan di ganti dengan ketakutan yang kuat.
Ye Xiu tiba tepat waktu, jika terlambat sedikit saja tubuh suci Alice pasti akan di nodai oleh tangan bajingan ini.
" Heh... Patriak dari sekte Iblis, memang pantas dengan perilaku nya... " Senyuman dingin muncul di wajah Ye Xiu.
" Kamu, bagaimana bisa datang ke sini!? Ini adalah tempat rahasia sekte Iblis kamu tahu!?"
" Yah aku harus berterima kasih pada antek antek mu itu... Berkat bantuan mereka aku bisa dengan mudah tahu seluruh seluk beluk dari sekte Iblis mu...
Memudahkan ku untuk mengambil tindakan pada mu jika hal seperti ini terjadi... "
" Kamu!?"
Mo Ang terlihat marah, dia melihat ke arah orang orang yang tergeletak di tanah itu kemudian amarah nya menghilang.
Semua orang di sini berada di tingkat kental awal paling lemah, tidak di sangka Ye Xiu bisa berurusan dengan nya tanpa usaha yang berarti.
" Apa? Bukan kah tadi kamu bilang ingin berurusan dengan ku? Aku sudah berada di sini.. Ayo tunjukkan cara mu untuk berurusan dengan ku... "
Hati Mo Ang tenggelam, martabat nya yang bangga telah sepenuh nya di tenggelamkan oleh Ye Xiu.
Dengan marah aura dari tingkat awal legendaris menekan Ye Xiu dengan kekuatan maksimum.
Ye Xiu sama sekali tidak bergeming, hanya Alice yang berada di dekat nya terlihat goyah karena aura milik Mo Ang.
" Hanya tingkat legendaris, berani bertindak tidak sopan di hadapan ku? Mati kalau begitu... " Ye Xiu menggunakan Yang Qi milik nya untuk membuat telapak tangan emas.
Telapak tangan yang lebar nya seukuran manusia itu menerjang ke arah Mo Ang dengan momentum tidak terhentikan.
Merasakan perasaan kematian yang mendekat, Mo Ang dengan putus asa mulai menyerang telapak tangan emas itu dengan semua hal yang dia miliki.
__ADS_1
Tapi percuma, telapak tangan emas itu tidak goyah sedikit pun, meski di hadang dengan jurus seni bela diri yang kuat berkali kali...
Boom!!!