
Petir ke dua puluh tujuh dan juga yang menjadi petir penutup mengumpat di langit, warna emas itu perlahan berubah warna menjadi semerah darah.
" Sudah berakhir sekuat apapun bocah itu, tetap tidak akan bisa bertahan dari petir ini... Sangat di sayangkan bakat yang begitu bagus harus mati seperti ini..."
Saat semua orang merasa kasihan dengan nasib yang di alami oleh Ye Xiu, sebuah ledakan yang tidak masuk akal langsung menghancurkan arena dan membuat lubang sedalam ratusan meter.
Sisa petir merah yang tidak terhitung jumlahnya, memperlihatkan kehancuran baru saja terjadi. Yan Hua dan Bei Huan putus asa saat aura suami mereka tidak bisa di deteksi lagi.
Mereka berniat untuk masuk ke arena dan mencari suami mereka tapi di hentikan oleh tetua dari sekte garis lurus.
" Jangan datang ke sana, sisa petir merah itu bisa membunuh kalian begitu terkena sedikit saja..."
" Tapi... Tapi..."
Yan Hua seakan ingin menangis, di sisi lain Bei Huan sudah berlinang dengan air mata sedih di wajah cantik nya. Dia menatap sosok Zeus yang masih bersembunyi menghindari kesengsaraan suami nya dengan mata merah.
" Ha ha ha ha bocah tidak sopan, kelihatan nya aku tidak perlu membuang kekuatan untuk membunuh mu... Bahkan surga sudah membunuh mu sendiri karena kesombongan mu!!"
Zeus berteriak seperti orang gila, dia menatap di mana lubang raksasa itu dengan wajah sombong tanpa ampun. Awan gelap di langit perlahan menghilang,
Mata peri ungu melihat ke tengah lubang raksasa dengan ragu, apa mungkin pikiran nya salah? Tidak, bagaimana mungkin orang sejenius Ye Xiu bisa mati semudah itu?
" Apa ini hanya batas yang kamu miliki? Tidak mungkin kan kalau anak di kandungan saudari ku harus lahir tanpa ayah?"
Pikir peri ungu sambil melihat kembali ke tempat ledakan, saat ini seluruh istana bergetar pelan. Gempa kecil membuat beberapa bangunan runtuh dan juga pelayan biasa di istana kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
" Ada apa ini? Gempa bumi? "
Beebraap tetua garis lurus bertanya-tanya dengan apa yang sedang terjadi, saat ini mata putus asa Yan Hua dan Bei Huan bersinar dengan cahaya harapan.
Dengan jantung berdebar-debar, ke dua wanita menatap ke satu tempat dengan harapan yang besar di mata mereka.
" Jangan - jangan..."
Zeus yang berada di tempat nya melihat ke bawah lubang raksasa itu dengan tubuh gemetar, dia perasaan buruk naik di hati nya dengan cepat.
__ADS_1
Buka!!
Zeus melihat di kedalaman kegelapan sebuah mata buas dan besar terbuka, mata itu seperti sosok maha kuasa yang paling kuat dan buas di seluruh alam.
Getaran terjadi lebih keras, dengan suara auman yang mengguncang kekosongan, Naga Azure dengan panjang ratusan meter terbang di mata kagum semua orang.
Kekuatan tekanan yang tidak masuk akal di keluarkan oleh Naga itu, selain para tetua garis lurus dan orang - orang yang setera. Mereka di buat berlutut dengan kemunculan Naga Azure itu.
" Mustahil... Apa kamu Ye Xiu?"
Zeus bertanya dengan nada gemetar, Ye Xiu tidak membalas pertanyaan pak tua ini. Setelah menembus ke ranah void dia bisa melakukan perubahan seluruh nya menjadi naga sejati.
Meski kekuatan nya masih berada jauh jiak di bandingkan dengan naga sesungguhnya, tapi dengan kekuatan yang dia punya saat ini tidak masalah untuk membantai belasan Zeus dengan mudah.
" Bangsat! Jangan acuhkan aku!!"
Zeus yang tidak di anggap menjadi marah, dia menggunakan semua petir milik nya untuk membuat bola petir besar. Tanpa ragu dia menembakkan bola petir itu ke arah Ye Xiu.
Yang terakhir tidak ambil pusing dengan serangan kecil itu, Ye Xiu membuka mulut besar nya itu dan langsung menelan serangan itu tanpa sisa.
Dug!
Xiu!!
Booom!!
Bola itu di tembakan oleh Ye Xiu dan mengenai tubuh zeus, membuat dia terlempar jauh keluar dari ibukota pusat. Kemudian meledak di langit yang jauh dari ibu kota...
"...."
Semua orang tidak bisa bereaksi, dan zeus sudah mati di antar ke jalan oleh naga di depan mereka. Dengan penuh rasa tidak percaya banyak tatapan ketakutan yang mengarah ke naga di atas istana itu.
Hanya Yan Hua dan Bei Huan yang sangat bahagia saat ini, dengan air mata berlainan mereka berdua terbang dan mendekat ke arah suami nya.
Ye Xiu kembali ke bentuk manusia nya, dia memeluk tubuh dua gadis itu dan berbisik di telinga mareka.
__ADS_1
" Jangan khawatir, aku tidak mati...."
" Meski kamu bilang begitu, tapi saat aura suami menghilang... Aku dan saudari Bei sangat khawatir, tolong jangan buat hal seperti ini lain kali..."
Yan Hua mengencangkan pelukan nya pada tubuh suami nya, yang terakhir balas mengangguk dengan patuh. Dia menatap gadis Bei yang tidak bicara dengan rasa bersalah.
Di Kuo terbang mendekat pada Ye Xiu, dia menatap anak muda yang memeluk dua gadis cantik itu sambil menghela nafas. Merasa kalau dia sudah tua, sampai tidak bisa melihat bagaimana kekuatan seorang jenius seperti ini.
" Tetua Di, apa kamu mau membawa ku untuk di adili?"
" Bagaimana mungkin, barusan adalah pertarungan dendam antara kalian berdua. Bahkan jika salah satu nya mati, tidak akan ada cara untuk menghukum pembunuh nya..."
" Begitu? Lalu ada urusan apa tetua Di bersama dengan ku? "
" Yah itu sedikit hal yang ingin aku tanyakan... Tapi tidak enak di bicarakan di sini, bisakah kamu menemui ku kalau ada waktu? "
" Tentu saja dengan hati saya akan melakukan nya... "
Pesta bintang setelah itu di gelar dengan suasana yang sedikit sepi jika di bandingkan dengan pesta bintang sebelum nya. Semua orang yang hadir dari tadi terus membawa topik soal Ye Xiu yang bisa berubah menjadi naga dan membunuh patriak sekte petir dengan mudah.
Hal ini membuat Ye Xiu sedikit tidak nyaman dan berniat untuk menenangkan diri. Setelah pamit dengan Yan Hua dan Bei Huan, dia mencari tempat yang lumayan sunyi untuk menyendiri.
Soal pikiran untuk mencari aliansi, dia kesampingkan yang jelas dia sangat tidak suka dengan suasana pesta bintang saat ini.
" Pesta sudah di mulai dari tadi, tapi yang mulia kaisar belum kelihatan mau keluar, apa dia sedang ada dalam masalah?"
Ye Xiu berfikir sambil berjalan tanpa tentu arah di istana yang besar ini, setelah lebih dari lima belas menit terus berjalan, dia akhirnya tiba di sebuah taman yang indah.
Taman itu di buat dengan hati - hati, jujur Ye Xiu bahkan di buat terpesona oleh taman ini. Saat dia terus berjalan tanpa arah, dia melihat sosok leli dengan rambut ungu yang sedang bermain dengan beberapa kupu-kupu.
Mendengar tawa loli cilik itu, hati Ye Xiu meleleh. Dia berjalan mendekat ke arah gadis itu dengan sebuah senyuman.
" Gadis kecil, apa yang kamu lakukan sendirian di tempat ini?"
!!
__ADS_1
Gadis kecil itu kaget sebentar sebelum menatap Ye Xiu dengan sedikit takut-takut.
" Siapa paman ini? Kenapa bisa sampai di taman pribadi kaisar?!"