Dewa Sejati ( TRUE GOD)

Dewa Sejati ( TRUE GOD)
Identitas Terungkap, Perubahan Sikap


__ADS_3

Ke tiga orang masuk ke dalam rumah di bawah tatapan penasaran dari pelayan di sana. Mereka menatap Ye Xiu yang bergandengan tangan dengan nona muda keluarga mereka. Ekspresi tidak percaya muncul di wajah mereka.


Sambil berfikir bukan kah kalau nona muda sudah bertunangan dengan tuan muda keluarga Jiang? Bagaimana bisa berperilaku intim dengan pria asing. Dan juga kakek nya seperti tidak masalah dengan hal ini.


" Ayah kamu sudah kembali... " Saat ini seorang pria dan wanita paruh baya datang menyambut. Wajah Mengyan menjadi tidak enak di pandang saat ini.


" Yah aku kembali, cepat sambut penyelamat hidup ku ini... " Meng Lao menunjuk ke arah Ye Xiu. Kedua orang itu bingung, tapi kemudian menuruti apa kata ayah nya.


" Terima kasih adik ini karena telah menyelamatkan ayah saya, jika ada hal yang ingin di minta bisa di katakan. Aku akan berusaha untuk mendapatkan nya... " Meng Kui seperti mengatakan hal ini dengan tulus.


Tapi di balik wajah nya, Ye Xiu bisa menebak kalau dia sedang di remehkan.


" Paman bisa saja, sudah sepatutnya aku membantu kakek masa depan saya... " Jawab Ye Xiu, mata Meng Kui menyipit, baru sadar kalau anak ini ternyata menggandeng tangan putri nya.


" Adik ini bercanda, Meng Yan sudah memiliki calon suami, bagaimana bisa itu menjadi diri mu?"


" Yah kenapa tidak bisa? Aku dan Mengyan saling mencintai, hanya dengan itu aku yakin kita dapat bersama... " Ye Xiu mengatakan hal ini sambil menarik Meng Yan ke dalam pelukan nya.


Membuat yang terakhir terlihat malu malu, tidak berani melihat ke luar. Di dahi Meng Kui muncul tanda pagar yang sangat jelas. Urat darah nya juga terlihat sangat mencolok saat ini.


" Kamu bocah nakal, berani nya menaruh tangan para putri ku... Cepat lepaskan dia... Dan tinggalkan dia, maka satu miliar akan menjadi milik mu... "


Meski sudah berada di batas, Meng Kui mencoba untuk mengendalikan amarah nya, lagian ayah juga berada di sini. Dia tidak berani bertindak yang berlebihan karena bayangan menakutkan dari Meng Lao masih tertanam jauh di dalam pikiran nya.


Dia mengulurkan sebuah cek dan menulis satu miliar tidak kurang dan lebih, kemudian berniat memberikan ke Ye Xiu dengan tangan nya sendiri.

__ADS_1


Melihat selembar kertas yang berharga satu miliar di hadapan nya, Ye Xiu tidak bergeming. Dia melepaskan Meng Yan yang berada di pelukan nya dan kemudian menatap ke wajah Meng Kui dalam dalam.


" Paman, meski aku bukan lah seorang bijak... Tapi aku masih tahu cara memperlakukan wanita dengan benar, dia bukan lah barang dagangan... Jadi maaf aku tidak bisa menerima permintaan mu... "


Kata kata ini membuat Meng Yan terlihat sedikit berair di mata nya, tapi di sisi lain, Meng Kui meledak dengan amarah. Tidak peduli dengan ayah nya yang berada di depan nya, dia mulai berkata kasar.


" Pergi dari putri ku, jika tidak kamu tidak akan mampu menanggung akibat karena telah mengusik pertunangan antara keluarga Jiang dan keluarga Meng!!!"


" Kamu salah paman, jangan kan mengusik pertunangan antara ke dua keluarga, bahkan jika mengusik urusan negara ini dan negara lawan aku bisa mengatasi nya dengan satu jari... "


" Sombong !!! Kamu anak miskin yang tidak tahu ketinggian langit... Patuh saja jika kamu tidak ingin mati... "


Meng Lao belum berbicara, dia seperti ingin negetes bagaimana Ye Xiu akan menyelesaikan masalah dengan putra nya. Tidak menyangka kalau dia akan sangat arogan, entah dia memiliki kemampuan asli atau hanya menggertak...


" Benarkah? Bahkan jika aku menggunakan ini?"


Tanpa basa basi Ye Xiu mengeluarkan token hitam dari dalam cincin ruang nya, token itu tidak lain adalah token dewa Perang. Meng kui melihat Giok hitam itu sekali pandang.


" Apa kamu bermain dengan ku? Hanya dengan Giok kecil ini kamu kira akan memiliki kekuatan untuk berdiri di antara dua negara? Jangan kan di sana, bahkan jika antara keluarlah Meng dan Jiang tidak akan bisa menggerakkan jari... "


Ye Xiu sedikit terkejut, ternyata Meng Kui tidak mengetahui identitas dari token ini. Dia mengalihkan pandangan nya ke arah Meng lao, yang terakhir juga terlihat bingung.


" Ayah aku dengar Mengyan sudah kembali, kalau begitu ayo kita pergi ke keluarga Jiang untuk menghadiri pesta ulang tahun patriak Jiang. " Saat ini seorang pemuda berseragam militer datang.


Dia terlihat mirip seperti Meng Kui hanya saja tampak lebih gagah dari yang terakhir. Mungkin kerena dia berada di militer sehingga membuat nya rajin berlatih?

__ADS_1


Orang ini juga merupakan seniman bela diri tingkat bawaan awal. Tidak di sangka kalau keluarga Meng memiliki seorang seniman bela diri muda yang jenius.


Selain Zhou Wenwen, ini adalah pertama kali dia melihat seorang seniman bela diri muda yang berbakat. Saat Meng Ying datang, dia melihat ke arah kerumunan keluarga dengan aneh.


Saat melihat Ye Xiu, dia berhenti sebentar merasa kalau wajah ini tidak asing bagi nya. Setalah beberapa saat berfikir, dia akhirnya ingat kalau orang ini adalah Ye Xiu, sang dewa Perang negara saat ini.


" Telah bertemu dengan Dewa Perang.... "


Sama dengan anggota naga lain, Meng Ying langsung menunduk dan memanggil Ye Xiu dengan hormat. Di bawah tatapan tidak percaya dari orang Meng Yan dan orang tua nya.


" Ying Er, kenapa kamu berlutut pada orang miskin seperti ini?! " Meng Kui bertanya dengan tidak percaya...


" Ayah lebih baik ayah diam ! Jika dewa Perang marah, maka keluarga Meng kita akan berubah menjadi debu dalam semalam... "


Meng Kui tidak tahu arti dewa Perang, lain kata dengan Meng Lao. Dia seperti mengingat sesuatu, tubuh nya tidak bisa menahan gemetar. Dia menatap Ye Xiu dengan tidak percaya.


Selain keterampilan medis nya itu, ternyata dia juga memiliki status dewa Perang. Sekarang beban karena telah mengkhianati pertunangan dengan keluarga Jiang telah hilang sepenuhnya.


Hanya karena identitas dewa Perang yang sangat tinggi di negara ini, bahkan di negara lain akan memperlakukan dewa Perang sama seperti raja mereka.


" Telah bertemu dengan dewa Perang... " sama seperti Meng Ying, Meng lao juga bermaksud untuk menghormati, tapi di hentikan oleh Ye Xiu dengan kedua tangan nya.


Yang benar saja, dia adalah kakek masa depan nya, jadi tidak bisa mempermalukan nya meski pun sedikit. Meng Yan dan Meng Kui melihat perubahan sikap dari ke dua anggota keluarga nya ini dengan heran.


Kedua nya tampak seperti bayi polos yang baru lahir dan melihat keberagamaan di dunia... Sangat bingung...

__ADS_1


__ADS_2