
Ke esokan hari nya, saat ini adalah waktu untuk Tian Xiu melawan Tu Kuan jenius dari Sekte Dao. Penonton terlihat jauh lebih antusias ke timbang hari - hari sebelum nya, meski masih ada empat orang yang bertahan, tapi semua orang itu adalah jenius yang pantas untuk di tonton.
Karena itu banyak sekali orang yang datang ke pertandingan hari ini, bahkan Ye Xiu juga melihat sosok peri ungu di kerumunan para tetua.
' Gadis ini... Semoga saja tidak akan mengenali ku dalam pertarungan nanti...'
Bahkan sebelum pertarungan di mulai, Ye Xiu sudah gelisah untuk hal sepele ini. Wanita seperti peri ungu memiliki insting yang sangat kuat! Jika tidak waspada, maka harus siap - siap hancur karena insting milik wanita seperti nya.
Ye Xiu sudah berdiri di atas arena sekitar waktu lima menit, dia menunggu Tu Kuan untuk datang.
" Apa dia tikan akan datang?"
Dengan wajah bingung, Ye Xiu berniat untuk pergi dan mencari tahu, tapi saat ini Tu Kuan sudah datang dengan wajah yang tidak sedap di pandang.
Dia melihat Ye Xiu dengan amarah yang tergambar di wajah nya....
" Eh.. Ada apa ini? Kenapa kamu sangat membenci ku?"
Dengan kebingungan yang muncul di pikiran nya, Ye Xiu bertanya, tapi bukan nya jelas malahan dia menjadi lebih bingung.
" Tanya pada diri mu sendiri!!"
Teknik Pedang Dao, Bintang Jatuh!!
Tu Kuan langsung menyerang Ye Xiu dengan teknik milik nya, seketika langit di atas arena langsung menjadi gelap dengan banyak cahaya bintang yang bersinar terang. Mta dingin Tu Kuan melihat pada mc kita, dia mengayunkan tangan nya dan bintang - bintang di langit berjatuhan ke arah Ye Xiu berada.
Slash! Slash! Slash!
Dengan pedang yang di lapisi oleh Yang Qi, Ye Xiu menahan semua bintang yang jatuh itu, dia menebas lebih dari ratusan bintang dalam waktu satu menit. Tidak membagikan kesempatan pada Ye Xiu, Tu Kuan membuat selusin bola api yang mirip dengan mata hari.
Slash!
Dia menebas pedang nya, dan selusin matahari itu melesat ke arah Ye Xiu berada. Melihat hal ini, Ye Xiu menutup mata, dia memfokuskan pikiran nya di pedang milik nya. Kemudian secara rahasia mengeluarkan aura tirani dari perubahan harimau putih, dan menyelimuti pedang nya dengan itu.
Slash!
Hanya dengan satu kali tebasan, semua matahari mini itu langsung di belah menjadi dua oleh Ye Xiu,
Duar! Duar! Duar!!
Ledakan terjadi setelah semua matahari kecil itu di belah oleh Ye Xiu, membuat area yang gelap terlihat sangat terang karena efek dari ledakan. Ye Xiu melakukan hal yang sama seperti sebelum nya.
__ADS_1
Dia membuat tebasan tanpa pandang bulu ke arah arena yang masih di penuhi dengan asap ledakan. Tu Kuan melihat rentatan tebasan itu dengan senyum mengejek yang tergambar di wajah nya, dia menghindari semua serangan itu seperti sedang bermain permainan anak - anak.
" Trik yang membosankan, terima ini!!"
Teknik Pengendalian Api! Naga Api Tirani!!
Pedang yang ada di tangan Tu Kuan berubah menjadi seekor naga api raksasa yang mengaum keras ke langit. Meski tertutup debu ledakan, tapi Ye Xiu bisa melihat bayangan naga api yang muncul.
Roar!!
Naga itu meraung kembali sebelum menyerang Ye Xiu dengan sangat kuat! Membuat yang terakhir sedikit sulit untuk menghindari serangan ini, kalian tahu? Kemana pun Ye Xiu pergi, naga api akan menyerbu Ye Xiu dengan brutal.
Dia berlarian di arena sebelum terbang untuk menghindari serangan naga api itu.
" Percuma saja! Meski kamu lari ke ujung dunia, naga api ku bisa menangkap mu!!"
Tu Kuan berteriak sambil terus mengendalikan naga api nya, Ye Xiu mendengar semua hal yang dia katakan, tapi sama sekali tidak ada kepanikan di wajah nya. Meski orang ini sudah setara dengan alam Void awal, tapi masih ada beberapa celah jika di bandingkan dengan Lei Di.
Ye Xiu tidak perlu sampai menggunakan perubahan binatang ilahi secara ekstrem, cukup dengan mengambil sedikit kekuatan binatang ihali dan...
Slash!!
" Ini bagaimana mungkin?! Naga ku, sudah di perkuat dengan jiwa naga sejati loh!!"
Tu Kuan berkata secara blak - blakan, dia bahkan mengatakan beberapa rahasia nya ke publik.
" Hanya jiwa naga, itu tidak akan terlihat kuat jika bertemu dengan binatang ilahi yang asli... "
" Apa...apa maksud mu ? "
" Rahasia... Kamu cari tahu saja sendiri..."
Ye Xiu mengulurkan tangan nya ke atas, di langit sebuah cetakan tangan harimau raksasa muncul. Cetakan tangan itu melesat ke arah Tu Kuan dengan momentum tidak tertandingi.
" Sialan! Bagaimana kamu bisa mengeluarkan teknik yang begitu kuat?! "
" Ini lebih dari yang kamu tahu... Selamat tinggal..."
Wosh!
Telapak tangan harimau itu melesat dengan cepat di tempat di mana Tu Kuan berada.
__ADS_1
Boom!!
Tu Kuan berteriak tidak terima sebelum di lahap habis oleh cetakan telapak tangan harimau Ye Xiu.
Ledakan yang terjadi membuat sebuah jurang yang sangat dalam di arena. Sosok Tu Kuan sudah tidak terlihat di arena ini, Ye Xiu hanya melirik dengan kehancuran yang terjadi.
Saat dia menganggap sudah selesai, perlahan awan gelap muncul di atas langit. Sebuah tekanan yang tidak asing menekan Ye Xiu dan orang - orang yang ada di sekitar arena.
Gluduk!!
Sambaran petir muncul di awan gelap, terlihat sangat mengancam dan mendominasi.
" Ini... Apa mungkin..."
Ye Xiu mengalihkan pandangan nya dari awan gelap di langit menuju ke jurang tanpa dasar yang dia buat, saat ini sosok berapi - api mulai keluar dari dalam jurang dengan momentum kacau.
Momentum ini, Ye Xiu tahu kalau orang ini serang menerobos ke ranah Void.
" Gua ha ha ha... Ini baru murid ku! Tidak sia - sia aku menjadikan nya murid sejati ku..."
Patriak dari Sekte Dao tertawa sombong kepada semua teman dari berbagai Sekte yang berada di sini. Meski semua orang merasa kesal, tapi mereka tetap memuji pada teman sombong nya itu.
" Saya ucapkan selamat kepada patriak Sekte Dao, murid anda tidak akan lama lagi akan menjadi kebanggaan benua ke delapan!"
" Selamat... Selamat... Selamat..."
" Ha ha, kalian semua bisa saja... Tapi aku berterima kasih pada kalian yang mau mengucapkan selamat pada ku... He he.. "
Dengan ekspresi yang sudah tidak tertolong, kesombongan patriak Sekte Dao di mata semua orang naik ke puncak.
Beberapa ada yang kesal sampai menghancurkan pegangan di kursi mereka.
" Ha ha ha... Ada apa? Apa kalian sedang tidak enak badan? "
Bukan nya marah patriak dari Sekte Dao malah menjadi lebih sombong, dia berkata dengan nada main - main para orang - orang yang kehilangan kendali akan kekuatan nya.
Boom!!
Di arena, petir hukuman surgawi pertama sudah datang dan meretas Tu Kuan dengan kekuatan yang besar. Tapi seperti yang di harapkan dari orang di daftar jenius, dia sudah memiliki pemahaman dasar mengenai hukuman surgawi ranah Void ini, dia bisa selamat setelah di retas puluhan kali oleh hukuman surga.
" Hem... Sebenernya ini adalah momen yang bagus untuk ku menyerang, tapi aku tidak akan melakukan nya... Menghabisi lawan yang tidak bisa melawan balik, aku akan kehilangan semangat..."
__ADS_1