Di Kejar Bos

Di Kejar Bos
Ivannie punya kekasih ?.


__ADS_3

Jika Hendry di pusing kan dengan pemikiran nya mengingat Ivannie dan keanehan yang di alami diri nya saat dengan Ivannie. Berbeda hal nya dengan Ivannie, Ivannie bahkan melupakan sepenuh nya keberadaan pria tampan tapi di anggap aneh oleh Ivannie, selain Ivannie tidak berpikir bahwa kejadian dengan Hendry adalah hal penting. Ivannie juga sangat di sibuk kan dengan banyak pekerjaan.


Bahkan Ivannie juga harus berlari an untuk bisa tiba tepat waktu di pekerjaan selanjut nya.


Ivannie pulang terlambat dari pekerjaan nya di mini market.


Beruntung Ivannie hanya terlambat lima menit saat tiba di restauran tempat nya bekerja.


Dari pihak Manajeman restoran pun termasuk tuan Ken tidak mempersalahkan atau memarahi Ivannie. Mereka memberikan kebijakan maksimal sepuluh menit.


Ivannie langsung bergegas dan segera mengganti pakaian biasa nya dengan seragam restauran itu.


Ivannie hanya mengganti dan merapihkan sekedar nya, Ivannie yang tidak bersolek seperti rekan - rekan nya yang lain, membuat Ivannie cepat keluar juga dari ruang ganti.


Berbeda dengan rekan - rekan wanita nya yang lain, mereka akan menghabiskan cukup banyak waktu di kamar ganti. Selain mengenakan baju seragam restauran mereka juga bersolek dengan tujuan bisa menarik perhatian salah satu bos yang datang ke restauran itu.


Tentunya dengan harapan bisa merubah nasib nya dengan bertemu pria kaya.


Ivannie yang tidak punya ketertarikan dalam hal seperti itu membuat nya selalu tampil apa ada nya. Ivannie hanya mempunyai pemikiran bisa mengumpulkan banyak uang untuk bisa melanjutkan sekolah nya di tahun depan.


Ivannie juga punya rencana jika diri nya sudah menamatkan kuliah nya, dia bisa bekerja di tempat yang lebih bagus dan mendapatkan bayaran yang bagus juga.


Ivannie melakukan hal itu bukan semata - mata menginginkan uang banyak bagi diri nya tapi Ivannie ingin bisa bertemu kembali dengan adik nya. Dan berharap bisa berkumpul dengan adik nya lagi suatu saat nanti. Tapi tentu saja bukan untuk membuat adik nya ikut hidup susah dengan nya. Itu yang membuat Ivannie terus berjuang tanpa lelah.


Tiba di meja kasir, Ivannie langsung di sambut senyuman oleh tuan Ken.


Tuan Ken seperti hal nya ibu Linda sang manager di mini market tempat Ivannie bekerja, tuan Ken pun menyukai Ivannie.


Menurut pandangan tuan Ken, Ivannie adalah pekerja yang paling tidak banyak mulut.


Selain Ivannie jujur, Ivannie juga selalu tersenyum ramah di depan para pelanggan restauran yang membayar.

__ADS_1


Di samping itu, uang di kasir tidak pernah mengalami selisih jika Ivannie yang menjaga nya. Ivannie di kenal sangat teliti dan hati - hati dalam menerima dan mengecek nota.


Tidak seperti rekan shift nya yang lain, sering sekali membuat kekacauan.


Jika tidak kurang uang di kasir karena salah memberi kembalian, maka akan terjadi keributan karena salah memberi nota pada pelanggan.


Ivannie selalu memperhatikan dengan cermat pelanggan dan nomor meja. Itu yang membuat nya sudah mengetahui jika ada pelanggan yang meminta nota tanpa menyebutkan nomor meja nya.


Ivannie juga selalu patuh jika di suruh membantu pekerjaan yang lain. Tanpa banyak mulut atau keluhan.


" Selamat sore tuan Ken. " sapa Ivannie dengan sikap cekatan mengambil alih pekerjaan nya.


" Ehhhh ia sore.


Ivannie ... ada yang ingin ku tanyakan.


Ngomong - ngomong ... apa kamu sudah punya kekasih ?. " tanya tuan Ken dengan serius.


Melihat Ivannie terlihat bingung dengan pertanyaan yang di berikan nya, tuan Ken segera melanjutkan perkataan nya :


" Tenang saja Ivannie, aku tidak ada maksud buruk, begini ... aku punya anak yang se umur an dengan mu. Kalau kamu belum punya kekasih, aku bermaksud mengenalkan kalian. Bukan memaksa kalian untuk berpacaran tapi jika kalian merasa saling cocok lanjutkan dan jika tidak cocok menjadi kekasih hanya menjadi teman pun bagus.


Sekalian bantu aku mengajari anak ku agar bisa rajin dan bertanggung jawab seperti mu. Katakan lah aku sedang mengkuatirkan tentang pergaulan anak ku. Aku kuatir dia mendapatkan teman yang tidak baik, dan merusak nya. " Ucap tuan Ken dengan wajah yang jelas terlihat cemas.


" Saya belum mempunyai kekasih. Tapi sampai saat ini saya belum berminat ke arah situ. Dan maaf saya juga bukan seorang guru yang bisa mengajarkan orang lain atau seorang teman yang bisa jadi contoh baik. " ucap Ivannie dengan rendah hati.


" Kami terlalu merendah. Aku sudah mengenal mu bukan satu atau dua hari. Dan aku tahu kamu anak yang baik, rajin juga tulus. " ucap tuan Ken pada Ivannie.


" Terima kasih tuan atas pujian nya, tuan Ken. Tapi saya tidak sebaik itu. Yang saya lakukan hanya karena tanggung jawab pekerjaan saja. Dan saya juga melakukan semua itu tidak tulus karena saya mengharapkan upah. " ucap Ivannie jujur.


" Ha ... ha ... ha ... kamu ... " tawa tuan Ken pun pecahan dengan ucapan yang tidak berlanjut tapi memberikan ibu jari nya pada Ivannie tanda bahwa tuan Ken menganggap Ivannie bagus.

__ADS_1


Tuan Ken lalu meninggalkan area kasir dan berkeliling untuk melakukan tugas nya.


Dan Ivannie pun bekerja seperti biasa.


Sekitar pukul tujuh malam, Ivannie menyambut rombongan tamu yang baru saja memasuki restauran tempat nya bekerja.


" Selamat malam tuan - tuan. " ucap Ivannie dengan senyum.


Ivannie sempat merasa terkejut saat melihat di antara para tamu itu ada pria aneh yang di temui nya tadi siang. Tapi Ivannie segera mengontrol diri nya dengan baik dan bersikap normal.


" Anda telah memesan meja tuan ?. " tanya Ivannie pada salah satu pria yang berada paling depan.


" Ia, saya sudah memesan ruangan VVIP No 1. " ucap pria tampan itu dengan senyum jelas berusaha menggoda Ivannie.


" Boleh saya tahu, atas nama siapa anda memesan nya tuan ?. " tanya Ivannie lagi dengan sopan.


" Hendry !!!. Karena dia yang meminta kami kembali makan di sini. Padahal masih banyak tempat lain nya. " jelas pria itu.


" Sebentar saya cek dulu tuan. " ucap Ivannie dengan memeriksa catatan nya.


Setelah di periksa dan cocok antara ruangan yang di pesan dengan nama pemesan nya, Ivannie pun segera kembali mengangkat kepalanya.


Dan memberi kode pada teman nya yang sudah bersiap untuk mengantar tamu ke meja atau ruangan yang telah di pesan oleh tamu.


" Terima kasih sudah menunggu tuan Hendry. Rekan saya akan mengantar anda semua ke ruangan VVIP yang telah anda pesan. " ucap Ivannie sopan.


" Nama ku bukan Hendry tapi Charles. " ucap pria itu pada Ivannie.


" Ooooh maaf kan saya tuan Charles. Saya kira anda yang bernama tuan Hendry. " ucap Ivannie.


" Yang bernama Hendry adalah bos kita semua dan yang paling tampan, itu dia. " ucap pria yang mengaku bernama Charles itu dengan dengan menunjuk pada seorang pria lain nya.

__ADS_1


__ADS_2