Di Kejar Bos

Di Kejar Bos
Makan malam.


__ADS_3

Ayu melihat isi dompet Hendry membuat mata nya semakin terbelalak lebar.


" Wahhh ... gila isi dompet nya bahkan tidak ada uang pecahan kecil. Hanya uang ratusan ribu saja dan beberapa kartu. " benak Ayu.


Ivannie menerima kartu dari Hendry dan melanjutkan pekerjaan nya dengan menggesek kartu tersebut dan meminta Hendry menandatangani struk tagihan nya.


" Mohon tanda tangan nya tuan. " ucap Ivannie dengan memberikan sebuah pena.


Hendry menandatangani nya secara langsung tanpa memeriksa kembali nominal angka yang di struk nya benar atau tidak nya.


Tatapan Hendry lebih tertuju pada Ivannie.


Ke empat kawan Hendry saling menatap, dan bertanya dalam tatapan :


" Seorang Hendry asal tandatangan dan tidak mengecek ulang ?."


Setelah Ivannie mengecek dan benar semua, Ivannie pun berkata :


" Terima kasih tuan, kami tunggu kedatangan anda dan kawan - kawan anda selanjut nya.


Dan tuan, maaf bisa saya meminta waktu anda satu menit untuk mendengarkan penjelasan saya ?. "


" Satu menit ?. " tanya Hendry dengan mengkerutkan dahi nya.


" Tidak sampai satu menit tuan, saya bisa mempercepat nya. " ucap Ivannie karena berpikir pria tampan di hadapan nya itu keberatan dengan waktu satu menit yang akan di sita nya.


" Jangan hanya satu menit ... maksud ku, kamu bisa menjelaskan nya dengan lebih terperinci. Aku tidak suka hal yang tidak jelas. Bagaimana jika satu sampai dua jam ?. " ucap Hendry.


" Saya akan menjelaskan secara terperinci tapi tidak sampai begitu lama, tuan. " ucap Ivannie lagi.


" Kenapa ?. " tanya Hendry lagi.

__ADS_1


" Karena akan ada tamu lain nya yang mengantri untuk membayar dan terlebih kami juga tidak ingin menyusahkan anda dengan banyak membuang waktu anda yang berharga, tuan. Baiklah saya akan mulai menjelaskan. " ucap Ivannie tanpa berlama lagi dia segera bertindak.


Sebenar nya Ivannie lebih senang dia tidak menjelaskan apapun dan segera menyudahi nya tapi ini tentang tanggung jawab pekerjaan nya. Mau dan tidak dia harus menjelaskan dan berlama - lama lagi dengan pria aneh ini.


Ivannie lalu memberikan pada Hendry sebuah tablet ( ponsel ukuran 10" ) pada Hendry.


" Di tablet ini ada kolom yang membutuhkan isi dari anda. Ada tiga hal yang akan di pertanyakan dan anda cukup memberi bintang pada setiap pertanyaan nya. Bintang satu arti nya buruk sekali dan bintang lima arti nya baik sekali.


Anda bisa memberi bintang sesuai dengan yang anda inginkan, tentu nya sesuai dengan kepuasan yang anda dapatkan.


Pertama mengenai pelayanan meja yang arti nya nilai untuk pelayan meja kami, yang sekarang berarti anda memberi nilai untuk rekan Ayu.


Kedua mengenai makanan yang arti nya anda memberi nilai untuk para koki kami.


Ketiga mengenai pelayanan sambutan dan ucapan terima kasih yang berarti nilai untuk saya yang saat ini bertugas di bagian kasir. "


" Apa pengaruh nya bintang itu untuk mu ?. " tanya Hendry lagi.


" Jika anda memberi bintang satu, saya mendapatkan peringatan / teguran tertulis. Dan jika anda memberi saya bintang lima, saya mendapatkan nilai plus. " jelas Ivannie pasrah.


Sementara Ayu senyum - senyum karena dengan percaya diri dan keyakinan nya bahwa tamu VVIP ini akan memberi nya bintang lima dan membuat dia mendapatkan bonus ganda.


Dari penjelasan Ivannie, Hendry mengerti bahwa penilaian dari tamu restauran cukup menentukan nasib pegawai restauran di sana.


Dengan senyum licik Hendry berkata lagi pada Ivannie :


" Baiklah, aku ingin mengajukan pertanyaan pada mu. Berapa bintang yang kamu harapkan dari ku ?. "


" Tentu saja bintang lima tuan. Tapi semua terserah anda tuan. Tamu memiliki hak penuh untuk memberikan kami nilai. Hanya saja ketika anda memberikan bintang satu, anda akan di minta memberikan penjelasan singkat alasan kenapa si pegawai mendapatkan bintang satu. " ucap Ivannie tenang.


" Tapi ... seperti nya kamu tidak terlihat mengharapkan aku memberikan bintang lima tuh. Setidaknya nya bukan kah kamu harus menunjukan bahwa penilaian dari tamu restauran ini cukup penting. " ucap Hendry lagi.

__ADS_1


" Bagaimana cara kami untuk memperlihatkan bahwa penilaian anda penting bagi restauran kami sehingga kami bisa terus memperbaiki diri. Tapi jika tuan tidak punya waktu, sistem kami akan melewatkan nya nomor meja anda. Jadi pilihan ada di anda, tuan. " jelas Ivannie sopan.


" Heiii bisa kah berikan tagihan kami lebih dahulu ?. " ucap seseorang dari belakang Hendry.


Ivannie dan Hendry pun bersamaan melihat ke arah sumber suara. Mereka melihat ada antrian orang yang menunggu diskusi mereka.


" Maaf tuan ... " ucap Ivannie mengharapkan pengertian Hendry.


Hendry lalu bergeser ke samping dan memberikan jalan pada tamu restauran lain nya yang hendak melakukan pembayaran.


" Heiii Hendry, kenapa kamu harus menyingkir ?. Ayo cepat selesaikan pembayaran nya dan kita bisa pergi dari sini. " ucap Mark polos.


" Heiii Mark sejak kapan kamu menjadi bodoh ?. Seperti nya teman kita sedang jatuh cinta. Dia sengaja mencari kesempatan untuk bisa menghabiskan waktu bersama gadis itu. " ucap Charles.


" Charles !!! Apa mungkin seorang Hendry mudah jatuh cinta di tambah jatuh cinta pada gadis kecil ?. " ucap Daniel dengan maksud menyindir Hendry.


" Tutup mulut kalian semua jika ingin sampai rumah kalian dengan aman. " ucap Hendry serius yang di balas dengan candaan dari teman - teman nya.


Ivannie meminta maaf pada tamu itu dan melayani mereka dengan baik satu per satu sampai semua antri an tamu pun tertangani dengan baik.


Tuan Ken sebenarnya melihat hal itu dari dalam kantor nya tapi melihat tamu yang di hadapi Ivannie adalah tamu restauran VVIP no 01 membuat tuan Ken merasa segan untuk keluar dari ruangan nya. Selain itu tuan Ken juga yakin kalau Ivannie akan bisa menangani dengan baik.


Tuan Ken yang memperhatikan semua nya dari dalam kantor nya pun lega saat melihat Ivannie bisa menyelesaikan tugas nya dengan baik.


Tapi tuan Ken juga merasa iba pada Ivannie saat melihat Ivannie harus berhadapan lagi dengan tamu yang jelas menjengkelkan.


Ivannie pun merasa lega saat melihat tidak lagi ada antrian di depan meja nya. Tapi rasa lega nya kembali hilang saat melihat pria aneh itu lagi yang berada di depan nya.


" Bagaimana tuan ?. Ada hal lain nya yang bisa saya bantu ?. " ucap Ivannie langsung.


" Aku akan memberikan bintang lima untuk mu dan sebagai ganti nya, besok malam temani aku makan malam. " ucap Hendry dengan rasa percaya diri.

__ADS_1


" Maaf tuan tapi besok malam saya harus bekerja. " Tolak Ivannie dengan halus.


" Aku akan mengganti 10 kali lipat upah mu. Berapa pun upah yang kamu dapatkan dalam sebulan di sini, aku akan mengganti nya 10 kali lipat. Cukup dengan kamu menemani ku makan malam, tidak lebih. Hanya makan malam. " Ucap Hendry berusaha menjelaskan agar Ivannie tidak berpikir buruk lain nya.


__ADS_2