Di Kejar Bos

Di Kejar Bos
Senyuman manis.


__ADS_3

" Ada yang bisa saya bantu, tuan ?. " tanya Ayu.


Hendry melihat perbedaan pertanyaan yang di ucapkan oleh pelayan seksi di depan nya itu.


Saat Ivannie yang bertanya " ada yang bisa saya bantu, tuan ? " Hendry melihat ada nya sikap ramah dan ketulusan.


Tapi saat pelayan yang di ketahui nya bernama Ayu mengajukan pertanyaan yang sama, membuat perut Hendry yang awalnya baik-baik saja menjadi terasa mual.


Sikap Ayu jelas bukan sikap ramah dan penuh ketulusan dalam melayani pelanggan, Hendry lebih melihat Ayu saat ini sedang menjual diri nya. Karena jelas terlihat Ayu sedang merayu nya.


" Apa menu andalan di sini ?. Sebutkan dan jelaskan secara lengkap !. " perintah Hendry tanpa menatap Ayu berlama - lama karena membuat nya merasa mual.


Ayu pun menjelaskan dengan rinci menu andalan restoran mereka.


Ayu berharap pria tampan itu menatap nya, tapi Hendry sama sekali tidak menatap nya.


Tatapan Hendry tertuju pada ponsel nya.


Pria tampan itu terlihat Asik bermain dengan ponsel nya.


Bahkan Ayu merasa Hendry tidak mendengarkan penjelasan nya.


Ayu merasa kesal tapi mencoba bersabar. Dia tidak ingin kehilangan peluang emas nya.


Setelah menjelaskan tentang makanan andalan restoran mereka, Hendry juga menyuruh Ayu menjelaskan tentang minuman andalan restauran mereka.


Sementara di tempat kasir Ivannie masih merasa cemas, karena belum ada pesanan yang masuk dari ruangan VVIP No 01 itu.


Ivannie bahkan menyempatkan diri bertanya pada tuan Ken saat tuan Ken tiba di meja kasir.


" Tuan Ken, apa semua baik-baik saja ?. Maksud saya, sampai sekarang dari ruangan VVIP No 01 belum masuk orderan sama sekali. Dan Ayu sudah berada di sana sekitar setengah jam. Apa Ayu baik - baik saja ?. Karena seperti nya tamu yang berada di sana agak aneh. " tanya Ivannie dengan hati - hati pada tuan Ken.

__ADS_1


Karena salah satu peraturan di restoran mereka, adalah di larang menjelekan tamu restauran !.


" Aku tidak mengkuatirkan Ayu menjadi mainan mereka. Kerena itu yang Ayu harapkan. Aku lebih kuatir, Ayu membuat masalah. Walaupun bos di dalam sana terlihat aneh tapi dari yang aku tahu mereka bukan tipe pria yang suka bersikap kurang ajar. Mereka orang - orang terhormat. Walaupun ada yang tidak ku mengerti, kenapa pria itu terlihat terobsesi pada mu. Tapi percaya lah pada ku karena mereka bukan tamu baru di tempat kita. Mereka sudah lama berlangganan dengan kita. Bahkan dulu kakek dari pria itu sering makan di sini. Cuma dari yang aku dengar, kesehatan beliau mulai kurang bagus. Jadi semua makanan nya di atur dan di masak secara khusus. " Jelas tuan Ken pada Ivannie.


Setelah Ayu menjelaskan semua nya, dari makanan dan minuman andalan restauran tersebut.


Ayu lalu bertanya :


" Jadi ... tuan apa anda sudah menentukan ingin memesan apa ?. "


" Charles ... kamu tanya dia mau pesan apa !. "


Tunjuk Hendry pada Charles dengan tanpa menatap Ayu.


Jelas terlihat pria tampan yang di depan nya tidak tertarik pada nya.


" Apa ?!. Baik lah tuan. " ucap Ayu, lalu Ayu pun berjalan menjauh dari Hendry menuju pria yang di sebut nya Charles.


Charles dan yang lain nya, mengetahui bahwa Hendry ingin menjadikan Ayu mainan.


Mereka pun secara kompak, membuat Ayu berputar ke sana ke mari bergantian.


Charles memesan minuman terlebih dahulu, lalu Charles menyuruh Ayu ke Daniel.


" Aku perlu melihat menu makanan nya terlebih dahulu. Kamu ke Daniel terlebih dahulu. " ucap Charles dengan menunjuk Daniel.


Seharus nya lebih mudah bagi Ayu jika pemesan berikut nya adalah Mark karena Mark duduk persis di sebelah Daniel.


Tapi Ayu tidak bisa memilih siapa tamu yang harus memesan terlebih dahulu.


Jadi Ayu tidak punya pilihan selain berjalan ke arah Daniel yang di tunjuk oleh pria yang dia tahu bernama Charles.

__ADS_1


Dan bukan berhenti di situ saja, tapi secara kompak ke lima pria tampan itu membuat nya berputar - putar.


Hendry dan ke empat teman nya, berhasil membuat Ayu kelelahan karena berputar - putar dan bolak - balik hanya untuk menanyakan dan mencatat pesanan.


Sementara Ivannie melihat orderan dari ruangan VVIP No 01 mulai masuk merasa lega tanpa mengetahui apa yang terjadi pada Ayu.


Walaupun awal nya Ivannie sempat mengkuatirkan Ayu, tapi melihat ketenangan dari ruangan VVIP No 01 itu membuat Ivannie tidak ber pikir lebih jauh lagi.


Ivannie pun kembali di sibukan dengan aktivitas nya. Dan melupakan kejadian yang hampir saja membuat nya kehilangan pekerjaan nya itu.


Karena di saat itu kebetulan restauran juga sedang ramai, membuat Ivannie sangat sibuk sampai Ivannie tidak menyadari ada sepasang mata yang memperhatikan nya.


Hendry sengaja balak - balik ke toilet walaupun tidak ada kepentingan ke toilet. Di dalam ruangan VVIP itu sudah tersedia tempat cuci tangan khusus juga toilet khusus.


Hendry sengaja menggunakan toilet di luar hanya untuk melihat Ivannie.


Walaupun Ivannie tidak melihat ke arah nya juga tidak menyadari keberadaan nya, Hendry tetap merasa senang karena bisa melihat gadis kecil yang lincah itu.


Tapi Hendry juga menyadari ada perasaan kesal saat melihat Ivannie tersenyum pada tamu apalagi tamu pria. Baik saat Ivannie menyambut mereka yang baru tiba juga saat mengucapkan terima kasih pada tamu yang hendak keluar. Juga saat Ivannie mengucapkan terima kasih pada tamu yang telah membayar.


Walaupun jelas sekali senyum Ivannie untuk para tamu itu hanya senyum ketulusan biasa tidak seperti hal nya pelayan yang bernama Ayu yang tersenyum dengan centil nya untuk menggoda pria.


Tapi di mata Hendry senyum Ivannie dengan kedua lesung pipi nya itu terlihat sangat cantik dan menarik.


Dan jelas itu bukan hanya Hendry yang berpikir seperti itu. Karena yang melihat Ivannie tersenyum pasti akan melihat Ivannie lebih dari lima detik, itu berarti mereka sangat menikmati senyuman manis di wajah Ivannie.


Bahkan ada yang dengan sengaja menatap Ivannie terus tanpa melihat ke depan sehingga pria itu menabrak pintu restauran.


Hendry di tengah kegalauan nya melihat Ivannie yang tersenyum ramah pada semua tamu, Ivannie justru di sibukan dengan pekerjaan nya.


Selain tersenyum untuk menyambut mereka yang datang, Ivannie juga tersenyum untuk berterima kasih pada mereka yang telah menikmati pelayanan restauran tempat nya bekerja, Ivannie juga memastikan semua tamu mendapatkan pelayanan yang baik dari para pelayan meja.

__ADS_1


Ivannie ikut menjaga agar tamu yang datang bisa secepat nya mendapatkan pelayanan, juga pesanan mereka bisa tiba secepat nya dan tidak tertahan lama.


__ADS_2