
Pria itu membawa lari Aries, dia mengangkat bocah kecil itu seperti sedang mengangkat sebuah karung beras. Aries meronta dan menangis kencang karena ketakutan, sedangkan pria yang menculiknya tidak menggubris tangisan dari Aries. Dia memukuli kaki Aries yang menendang-nendang sambil mengancam anak kecil tersebut.
"Jika kau tidak diam, akan ku patahkan kakimu!"
Karena takut mendengar ancaman dari si penculik, Aries langsung terdiam. Dia tidak lagi meronta seperti tadi, dan laki-laki itu tersenyum puas karena berhasil membawa lari Aries tanpa kesulitan.
Ryuga dan Leo mengejar dari belakang, Elena ikut mengejar namun langkah kakinya yang pendek membuat wanita itu tertinggal jauh di belakang. Ryuga hampir menyusul si penculik, namun tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan si penculik yang langsung membuka pintu dan masuk ke dalam mobil.
Setelah pintu mobil tertutup, mobil itu kembali melaju dengan cepat, meninggalkam Ryuga dan Leo yang menatap mereka dari belakang.
"Cepat hubungi polisi!" perintah Ryuga kepada Leo. Sementara dirinya mencegat sebuah sepeda motor yang baru saja melintas. Laki-laki yang berada di atas sepeda motor lantas berhenti sambil memaki-maki Ryuga yang tiba-tiba melompat ke tengah jalan.
Ryuga tidak mempedulikan ocehan dari si pengemudi motor. Dia menarik turun tubuh pengemudi tersebut dan langsung naik ke atas motor untuk mengejar mobil hitam yang membawa Aries. "Leo, bereskan masalah di sini!" perintah Ryuga dengan suara meninggi sebelum melajukan sepeda motor yang baru saja dia rampok.
Ryuga mengejar mobil dengan kecepatan penuh, motornya meliuk ke kanan dan ke kiri, mencoba untuk menyalip mobil di depan yang menghalangi jalan. Kejar-kejaran di jalan raya tidak terelakkan, mobil hitam yang di kejar oleh Ryuga terus melaju menjauh, Ryuga juga masih mengejar meskipun jarak mereka semakin melebar.
Setelah tiba di sebuah jalanan sempit, kecepatan mobil mulai berkurang, jarak sepeda motor yang Ryuga kendarai semakin dekat dengan mobil hitam. Ryuga terus mengejar dan mempercepat laju kendaraan beroda dua tersebut hingga akhirnya Ryuga berhasil mengejar mobil hitam di depannya.
__ADS_1
Ryuga menyalip mobil penculik, dia memberhentikan sepeda motornya di depan mobil untuk menghalangi jalan meskipun dia sadar jika tindakannya bisa berbahaya bagi nyawanya. Ryuga tidak mempedulikan itu semua karena saat ini bagi Ryuga yang terpenting adalah menyelamatkan Aries dari tangan si penculik.
Karena sepeda motor Ryuga berhenti di depan, mau tidak mau si pengendara mobil terpaksa menginjak pedal rem secara mendadak. Begitu mobil berhenti, Ryuga segera berlari ke arah mobil, dia membuka pintu mobil yang ternyata lupa di kunci oleh si penyupir.
"Keluar kalian!" bentak Ryuga sambil menarik kerah baju penyupir tersebut yang ternyata adalah seorang wanita. Sementara Steven di belakang mobil sambil memeluk erat tubuh Aries yang sedang menangis ketakutan.
Ryuga menghempas tubuh wanita tersebut ke lantai beraspal, ia kemudian membuka pintu mobil belakang. Ryuga menarik keluar Steven yang masih menahan Aries dengan kasar. Aries semakin menangis, bocah itu berteriak histeris karena ketakutan dan juga kesakitan akibat cengkeraman dari Steven yang semakin kuat memegangnya.
Tanpa menunggu lama, Ryuga segera menarik tubuh Aries dari tangan Steven. Dia menendang tubuh laki-laki itu dengan sekuat tenaga hingga Steven tersungkur di atas aspal. Aries berhasil di selamatkan, tapi kemudian Steven mengeluarkan sebuah pisau berkarat yang dia sembunyikan di dalam mobil.
"Mati saja kalian berdua agar Elena lebih tersiksa!" ucap Steven dengan nada marah.
"Brukkk!"
Kepala Ryuga di hantam dengan sebuah batu oleh wanita yang menjadi rekan Steve. Ryuga langsung terjatuh dengan kepala yang mengeluarkan banyak darah. Aries berteriak histeris karena ketakutan melihat darah dari kepala Ryuga.
Semua warga mulai berkumpul menyaksikan adegan kekerasan yang terjadi di jalanan, sebagian dari mereka bahkan mengirimkan video kekerasan tersebut di sosial media.
__ADS_1
Suara mobil sirine polisi terdengar semakin mendekat, Steven dan rekannya berniat kabur namun di hentikan oleh seorang laki-laki yang baru saja turun dari mobil mewahnya.
Tiga orang pria berbaju hitam turun dari mobil yang berhenti di belakang mobil pria tersebut. Mereka menahan Steven dan wanita itu setelah merebut Aries dari tangan Steven.
"Aries!" teriak Elena yang baru saja tiba di lokasi bersama Leo. Elena berjalan cepat ke arah Aries lalu merebutnya dari tangan pria yang sedang menggendong bocah tersebut.
Sementara Leo berlari ke arah Ryuga, dia mengangkat Tuan Mudanya itu lalu memasukkan Ryuga ke dalam mobil. "Nona Elena, saya bawa Tuan ke rumah sakit terlebih dulu. Nona ikut?" tanya Leo dengan terburu-buru.
"Aku ikut!" sahut Elena yang baru saja melepaskan pelukannya dari Aries.
Elena menatap wajah pria yang menolong Aries, dia membelalakkan matanya begitu melihat penampilan berbeda dari laki-laki yang di kenalnya selama 4 tahun di negari bunga sakura. "Arka..." panggilnya dengan bibir yang sedikit bergetar.
"Hallo Elena, kita berjumpa lagi!" sapa Arka dengan senyuman yang terlihat ramah namun membuat Elena merinding.
Tamat Season 1
Halo teman-teman, saya menamatkan karya ini do season 1 karena pembaca di sini sepertinya sangat sepi. Saya akan melanjutkan karya ini kembali di season 2 apabila sudah banyak yang tertarik membaca karya ini. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya ๐๐๐
__ADS_1
Terima kasih sudah mendukung karya saya yang masih kacau dan amburadul iniโ๏ธโค
Salam sayang dari othor๐