
semenjak kemarin malam mas Ardi mengetahui aku hamil, aku tidak boleh kerja di pabrik lagi.
pagi hari setelah mas Ardi selesai sarapan mengingatkan aku untuk membuat surat pengunduran diri.
"Mar nanti jangan lupa buat surat pengunduran diri, kamu ngga usah kerja lagi cukup mas saja. kamu lagi hamil jadi ngga boleh capek, itu kata doker kan? "
"ya mas nanti aku buat, aku kerja hari ini saja ya mas"
"ya sudah ngga papa, mulai besok kan kamu sudah dirumah terus"
sesampainya di pabrik aku menuju keruangan mandor dan menyampaikan pengundian diri.
Tok tok tok
aku mengetuk pintu ruangan pak jadi
"masuk" jawab pak jadi
"selamat pagi pak maaf saya mengganggu sebentar"
"ya ada yang bisa saya bantu din"
"maaf Pak langsung saja, saya mau mengundurkan diri pak sama suami saya ngga boleh kerja sebab saya sedang hamil"
"oh gitu ya ngga papa, dan selamat semoga ibu dan bayi sehat sampai lahiran ya"
"nanti tak buatkan suratnya, hari ini kamu masih kerja kan din" sambung pak jadi
__ADS_1
"ya pak hari ini hari terakhir saya kerja di pabrik"
"ya sudah kamu bisa kembali ke tempat kamu din, nanti kalo mau pulang keruangan saya dulu"
"baik Pak Terima kasih, saya kerja dulu pak permisi"
Aku balik menuju ruangan kerjaku bersama teman-teman, disana sudah ada Ratna. dengan menatap bingung sebab aku baru keluar dari ruangan mandor
"din kamu kenapa dari ruangan pak mandor, apa ada kesalahan"
"ngga na aku cuma mau mengundurkan diri saja"
"loh kenapa emangnya din sampai mengundurkan diri segala,apa kamu buat kesalahan"
"ngga din aku sedang hamil, dan mas Ardi tidak memperbolehkan aku bekerja"
"apa din aku ngga salah dengar kan, ka kamu hami. beneran din kamu ngga lagi ngeprank kan"
"alhamdulillah sahabat ku sebentar lagi jadi emak"
"emak-emak kayak jaman kuna hahahaha"
"sudah sebaiknya kita kerja, nanti istirahat bisa disambung lagi."
akhirnya kami kerja kembali, pekerjaan yang menumpuk membuat aku malas.
jam istirahat aku tidak ke kantin, sebab rasanya malas makan. kalo habis makan perut rasanya kaya diobok-obok.
__ADS_1
"kamu ngga ke kantin din" tanya Ratna
"ngga lah na, aku malas makan kalo habis makan perut rasanya ngga enak banget"
"ya tapi kan perut tetap harus diisi, kasihan anakmu ngga dikasih makan" seloroh Ratna
" tapi aku malas na, disana juga bau manti malah aku muntah-muntah disana malu-maluin lah"
"ya udah lah kamu mau makan apa nanti tak bawakan saja"
"aku ngga makan lah pengin minum jus jeruk saja ya"
"ya sudah manti tak belikan jus jeruk"
aku menunggu Ratna membelikan jus jeruk, sambil menunggu aku membaca novel. Aku memang suka membaca novel dari dulu.
"nih non pesenan nya, es jeruk spesial sama tak belikan salad kali aja kamu bisa makan ini"
"makasih sahabat ku tercintah kamu baik banget sih, kau jadi makin sayang deh sama kamu Mmuuuaaach"
"hiii jijay deh emang aku jeruk makan jeruk apa, aku masih normal kali ya"
"hahahaha becanda lah gitu aja sewot, eh tapi tadi aku ngga lihat kamu datang loh. kok tiba-tiba sudah disini aja sih"
"ya gimana kamu lihat aku, lah wong kamunya lagi serius baca novel"
"oh ya maaf ya sayang akoh"
__ADS_1
"wes lah ni dimakan dulu keburu masuk nanti"
aku mencoba makan salad, dan alhamdulillah perut aku baik-baik saja.satu persatu karyawan mulai memasuki ruangan, sebab jam istirahat hampir berakhir. semua karyawan sudah mengerjakan pekerjaan yang menjadi tanggung Jawab mereka.bel tanda jam pulang kerja berbunyi, sebelum aku pulang tak lupa masuk keruangan pak hadi untuk berpamitan.