
3 hari sudah aku dirawat di rumah sakit, dokter hari ini memperbolehkan pulang sebab aku dan bayiku sehat. selama aku di rumah sakit ibu mertua menjenguk saat melahirkan saja, setelah itu ngga pernah datang lagi sampai aku pulang.
"mas seneng deh hari ini pulang, sudah bosan dirumah sakit"
"ya Mar aku juga capek nunggu kamu sendirian ngga ada yang gantian"
siang hari kami sudah sampai dirumah,ibu sudah beres-beres rumah yang lama tidak ditempati. tetangga banyak yang datang untuk menjenguk, sore hari baru bisa istirahat.
pagi hari aku sudah mulai mengerjakan pekerjaan rumah,masak ayam kecap, sayur bening dan kangkung. ibu datang setelah semua pekerjaan selesai.
"mar kamu masak apa"
"masak ini aja bu"
"eh kamu kan habis melahirkan ngga boleh makan ya enak-enak, orang melahirkan makan cuma sama tempe dan sayur bening saja biar anakmu ngga muntah-muntah terus" kata ibu tapi aku ngga percaya sebab dokter bilang ngga ada pantangan dan makan makanan yang bergizi.
"tapi kata dokter ngga ada pantangan makanan bu" sanggahku
"kamu kalo dibilangin orang tua itu harus manut, ibu tuh udah pernah melahirkan sampai 2 kali"
mas Ardi datang dari arah kamar
"ada apa ini pagi-pagi udah ribut aja sih"
__ADS_1
"ini loh istrimu dibilangin orang tua ngeyel banget"
"mang ada apa sih bu" tanya Ardi ke ibunya
"itu si marni orang habis melahirkan ngga boleh makan ayam biar bayinya ngga muntah-muntah, tapi ngeyel katanya sama dokter ngga ada pantangan"
"kan mang kemaren dokter bilang begitu bu" bela mas Ardi
"dokter itu tau apa sih di, ibu loh sudah punya 2 anak sehat-sehat semua ngga dengerin omongan dokter" ibu masih kekeh
"sudah lah bu Ardi ngga tau" mas Ardi masuk ke kamar lagi
"dah Mar kamu manut saja sama ibu ,itu kamu makan kangkung sama sayur bening saja ayamnya ibu bawa pulang"
"ya ini tak sisain 1 buat Ardi, kamu pake itu aja " ibu berlalu pergi sambil membawa ayam kecap yang baru matang
"astaghfirullah" ucapku sambil mengelus dada
Setiap hari ibu datang melihat apa yang aku masak, kalo ada ayam atau ikan selalu dibawa pulang dengan alasan aku ngga boleh makan yang enak. kasihan bayinya nanti muntah karena bau amis.
mas Ardi selalu diam kalo ibu datang ngomel-ngomel, aku yang ngga boleh ini ngga boleh itu. ngga boleh makan ini makan itu, gimana aku cepat sehat wong makanan yang bergizi selalu dibawa sama ibu.
sudah 3 bulan umur bayiku, dan sudah diberi nama ananda firdania dipanggil Nanda. pipi nanda sudah mulai berisi, jadi setiap ada yang melihat akan gemas.
__ADS_1
saat aku di swalayan membeli susu untuk Nanda, tak sengaja menabrak seseorang.
"maaf mba ngga sengaja" ucapku
"ya ngga papa, ini dini kan yang sahabatnya Ratna"
"ya betul maaf mang mba kenal saya ya? " tanyaku penasaran
"ya kenal lah aku eva din, yang dulu bareng pas SMA"
aku belum percaya yang didepan ku adalah eva, sebab sekarang lebih dewasa dan cantik beda dengan dulu.
"kamu beneran eva, kok sekarang beda banget sih"
"ya bener lah aku eva, beda gimana sih din" pancing eva
"ya beda tambah dewasa dan cantik sekarang mang kamu kerja dimana"
"aku kerja di perusahaan deket sini lah, kamu kerja atau sudah nikah din"
"va mending kita nyari tempat buat ngobrol yuk" ajakku
akhirnya setelah belanja aku dan eva mampir ke warung, untuk sekedar ngobrol dan melepas masa kangen.
__ADS_1