
sore hari setelah maghrib mas Ardi pergi ke rumah ibunya untuk mengabarkan kalau dirinya diterima kerja di kantor.
"dek mas mau kerumah ibu dulu ya kamu ngga usah ikut, kasihan Nanda nanti kedinginan kalau diajak"
"ya mas marni dirumah saja sama Nanda, nanti mas pulang jam berapa"
"ya ngga tau nanti, pintunya dikunci aja dek mas bawa kunci cadangan ini" jawab mas Ardi
"ya udah mas berangkat dulu ya dek assalamu'alaikum" sambungnya
"ya mas waalaikumsalam" jawabku
selepas mas Ardi pergi aku menguncj pintu, takut nanti ada orang masuk ngga tau.
pov Ardi.
__ADS_1
aku Ardi sejak dulu aku kerja sebagai kuli bangunan, memang ijazah lumayan tinggi lah. aku menempuh pendidikan sampai sarjana, cuma berhubung tidak ada yang memasukkan aku kerja dikantor akhirnya aku bekerja sebagai kuli bangunan. dulu aku sudah melamar di berbagai daerah tapi tidak ada yang menerima ku.mungkin sekarang rezeki anak lewat teman marni aku bisa bekerja di perusahaan.
Sore hari setelah aku bekerja marni menyiapkan semua segala kebutuhan ku, tidak tanpa terkecuali. alhamdulillah marni orangnya ngga neko-neko, juga menerima apa adanya.
"mas tadi waktu marni belanja ketemu eva temen sekolah, katanya di kantor di lagi ada lowongan mungkin saja mas bisa mencoba kali saja rezeki" ucap marni
"memang dibagian apa lowongan nya" tanyaku sebab aku ngga mau kerja dibagian office boy masa dari kuli bangunan ke office boy ya sama saja ngga ada kemajuannya
"lupa tadi dibagian apa cuma bukan dibagian office boy kok mas" jawab marni
"oh ya besok mas menyerahkan lamaran, kali aja rezeki jadi tidak kerja di bangunan lagi" jawabku aku berharapnsemoga saja lowongan itu di bagian yang tinggi
"aamiin ya mas" jawab marni
aku mencoba membayangkan seandainya aku bekerja di kantor, pasti tidak kepanasan sebab ada AC. Pakaian ku juga tetap bersih, rapi tidak seperti sekarang kerja sebagai kuli bangunan debu ada di mana-mana capek banget belum gajih cuma pas untuk kebutuhan. untung saja marni pintar untuk mengelola nya, walaupun aku kasih pas tetep menerima nya. sebab aku juga memenuhi kebutuhan ibu dan adikku semata wayang.
__ADS_1
pagi hari aku sudah rapi untuk memasukkan lamaran kerja di perusahaan tempat eva teman marni. dengan semangat aku bangun pagi untuk mempersiapkan berkasnya.
setelah semua siap aku langsung berangkat sebelum jalan ramai dan padat.
aku berangkat menggunakan motor yang biasa aku gunakan untuk bekerja ke proyek. itupun juga motor marni, sebab motorku sudah aku berikan ke rita untuk pulang pergi ke sekolah nya agar tidak jalan kaki. kasihan sekolah nya cukup jauh kalau jalan kaki dan kalau naik angkutan menunggunya lama. kalaupun ada juga sempit berdesakan dengan pelajar lainnya.
di depan perusahaan aku memberhentikan motor, dan aku bertanya kepada security di depan.
"maaf Pak mau tanya untuk memasukkan lamaran kerja di mana ya, kemarin temanku memberitahu kalau perusahaan ini membutuhkan karyawan." tanyaku kepada security yang ku prediksi bernama joni, aku membaca dari tag namanya
"oh ya pak masuk saja ke dalam nanti ada arahan dari sana" jawabnya dengan sopan
"baik Pak Terima kasih"
aku masuk menuju ke resepsionis untuk bertanya lagi tentang lamaran kerja..
__ADS_1