
hari berganti hari tak terasa sudah 1 bulan mas ardi bekerja, hari ini gajian pertama mas ardi. seperti biasanya aku sudah menyiapkan makan dan baju ganti nanti setelah mandi.
"assalamu'alaikum dek mas pulang"
"waalaikumsalam ya mas sebentar"
aku membukakan pintu untuk mas ardi yang baru pulang kerja.
"kok baru pulang mas jam segini" tanyaku
biasanya mas ardi kalau pulang telat selalu memberi tau, tapi hari ini tidak.
"ya dek tadi mampir dulu ke rumah ibu, ngasih uang buat ibu"
"oh ya mas ngga papa, tak kira ada lembur atau apa wong ngga ngabari dulu"
"ya sudah mas mau mandi dulu lah, udah lengket ini badan"
"ya mas nanti tak siapkan kopi, baju sudah ada di kamar mas"
"ya dek"
mas ardi berlalu dan masuk kamar untuk mengambil handuk untuk mandi. aku ke dapur untuk menyiapkan makan malam dan kopi untuk mas ardi.
__ADS_1
setelah selesai menyiapkan semua aku mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat maghrib dulu sebelum makan malam. mas ardi keluar dari kamar dan duduk di kursi depan televisi sambil menikmati kopinya.
setelah selesai sholat aku memanggilnya untuk makan malam dulu.
"mas makan malam dulu nanti bisa disambung lagi kopinya" ucapku kepada mas ardi
"ya sebentar tanggung kopinya tinggal dikit"
kami makan malam bersama, Nanda lagi bermain sendiri di stroller. sambil di sambil makan Nanda anteng banget ngga rewel, cuma bisa lihat orang makan.
sebenarnya kasihan tapi belum waktunya di kasih makan sebab umur Nanda baru menginjak 5 bulanan.
di dalam kamar mas ardi menyerahkan uang belanja, sama seperti waktu kerja di bangunan ia memberikan sekitar 2juta untuk satu bulan.
"itu mas kasih 2 juta sama kayak jatah ibu" sambungnya
"ya mas Alhamdulillah semoga cukup"
"ya harus cukup, mas megang 1 juta untuk bensin dan untuk makan"
"ya mas" aku harus bisa memutar uang 2 juta untuk semua
alhamdulilah rumah punya sendiri bukan ngontrak, kalau ngontrak ngga bakal cukup untuk 1 bulan apalagi sekarang apa-apa mahal.
__ADS_1
aku tidak mau berdebat lebih baik diam daripada urusan tambah panjang. keesokan harinya aku bangun seperti biasa, setelah melakukan sholat subuh langsung masak agar mas ardi sarapan dulu sebelum berangkat ke kantor.
"mas bangun sudah siang, sudah jam 6 nanti telat" aku membangunkan mas ardi yang masih terlelap dalam mimpinya
"ya dek mas bangun"
mas ardi bangun dari tidurnya dan langsung mandi. jam setengah 7 mas ardi sarapan, mas ardi sudah terbiasa sarapan di rumah.
"dek nanti sore masak rendang ya, mas pengin makan rendang. masaknya dibanyakin nanti buat ibu juga"
"ya nanti mas tak masakin rendang" jawabku
"ya sudah mas berangkat dulu sudah siang takut telat assalamu'alaikum"
" ya mas waalaikumsalam "
selepas mas ardi berangkat kerja aku membangunkan Nanda untuk ku ajak ke pasar untuk membeli daging, dan bahan rendang. Aku pesan ojek untuk pergi ke pasar, sebab motor cuma satu dibawa kerja mas ardi.
"tunggu sebentar ya pak, saya ngga lamaa kok" ucapku ke tukang ojek agar ditunggu
"ya bu saya menunggu diseberang biar gampang ibu mencarinya"
"baik Pak"
__ADS_1
aku bergegas masuk ke pasar untuk membeli keperluan, tak cuma membeli daging juga membeli bumbu dan sayuran. agar sekalian mumpung ke pasar.