DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)

DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)
01


__ADS_3

...selamat membaca...


...🥀...


...🥀...


...🥀...


Aku menatap dosen pembimbingku yang tengah makan bersama seorang perempuan yang entah aku tidak pernah tau siapa yang jelas bukan istrinya.


Sebenarnya aku tidak berniat untuk ikut campur namun sayang sekali melewatkan bahan panas seperti ini. Aku yang sebenernya hendak pergi karena selesai menghabiskan makananku terpaksa tidak jadi karena ingin melihat hal seperti ini.


Jarak kami tidak terlalu jauh namun meja ku tak terlihat olehnya karena dipisahkan oleh sekat. Diam diam aku memotret hal tersebut dan menyimpannya


"Lumayan buat bahan gosip besok"ujarku dalam hati sembari tersenyum senang


Mereka mengobrol cukup lama hingga membuatku memesan makanan lagi sembari menunggu mereka selesai mengobrol. Hingga tak lama mereka pun beranjak dari tempatnya dan ku ikuti.


Aku mengikuti mereka dari kejauhan dan melihat pak noval yang mengantar perempuan tersebut ke arah basement. Perempuan tersebut membawa mobil sendiri dan mulai meninggalkan pak noval.


Aku berjalan menuju pak noval seakan akan tak sengaja bertemu


"Eh ada pak noval"ucapku


Aku melihat wajah terkejut pak noval disana


"Ngapain kamu disini?"tanya pak noval ketus. Kesalnya! Mendengar nada ketusnya ini


"Ini kan mall pak jadi siapapun bebas ada disini termasuk saya"jawabku masih dengan nada tenang


"Hmm itu tadi istri bapak?"tanyaku menunjuk ke arah mobil yang dikendarai perempuan misterius tadi


Pak noval memicingkan matanya padaku dan mulai menatapku


"Iya"jawab pak noval singkat


Dasar pembohong! Jika saja dia tidak sekejam itu padaku saat bimbingan skripsi maka sudah kubiarkan masalah ini. Namun melihat sikap menyebalkannya aku tidak akan melepaskan masalah ini! Akan kubuat dosen ini menderita.


Aku terkekeh pelan yang membuat pak noval menatapku bingung


"Kenapa tertawa? Ada yang lucu?"tanya pak noval menatapku tajam


"Tapi gak mirip istri bapak"ucapku


"Kamu tau apa soal istri saya! Bertemu saja belum pernah"ucap pak noval


"Kan ada di sosial media bapak"ucapku


Ia mengeraskan rahangnya


"Kalau gak ada apa-apa silahkan pergi"ucap pak noval mengusirku

__ADS_1


"Dari pada kamu keluyuran gak jelas gini lebih baik kerjakan skripsi kamu. Dari kemarin gak ada progress, apa kamu gamau cepat wisuda?"ucap pak noval yang membuatku sangat kesal


Ingin rasanya aku berbicara


"GUE GAK ADA PROGRESS! KARENA LO CUMA FOKUS NGEBIMBING SI ADINE BUKAN GUE! SIALAN! LO TERLALU MEMILIH ANAK BIMBINGAN, KENAPA GAK PERNAH PUNYA WAKTU LEBIH UNTUK BIMBING GUE SELAIN MARAH MARAH GAK JELAS?!"ujarku dalam hati


Aku harus merangkai kalimat bar bar itu menjadi lebih baik!


"Gimana progress saya gak naik. Bapak lebih banyak bimbingan dengan adine, setiap saya bimbingan sama bapak. Bapak justru lebih banyak pakai waktu untuk marah-marah dengan saya bukan untuk bimbingan"ucapku dengan tenang dimana hal itu membuat pak noval menatapku tajam


"Kamu sadar sama apa yang baru saja kamu ucapkan?"tanya pak noval


"Saya fokus ke adine karena dia lebih paham akan materinya di banding kamu"sambung pak noval


Aku menarik nafasku berat. Apa tidak bisa aku berganti dosen pembimbing?


"Jangan marah ya pak kalau tiba-tiba terjadi sesuatu nantinya"ucapku memperingatkan pak noval


"Maksud kamu apa?"tanya pak noval


"Saya cuma mau bisa cepat wisuda dan punya waktu bimbingan yang sama seperti adine"jawabku


"Kamu ngancam saya?"tanyanya


"Entah"ucapku


"Oke. Berarti saya tau kemana saya harus pergi ketika ada masalah mengenai saya"ucapnya kemudian pergi meninggalkanku


"Lo pikir lo siapa?"ujarku dalam hati menatapnya rendah


Dua hari kemudian


Di kampus


Foto yang ku potret malam minggu kemarin sudah pasti kusebar luaskan. Aku memang berniat sekali membuat pak noval menderita akibat perlakuan menyebalkannya.


Aku sedang berjalan menuju ruangannya, yang sudah pasti alasannya karena aku di panggil olehnya. Aku sudah menyiapkan diriku untuk berdebat olehnya nanti.


"Sil, kenapa lo nyebar foto kaya gitu? Lo kan tau sendiri se seram apa pak noval kalau marah"ucap daffa yang merupakan asisten dosen pak noval . Ia tengah mengantarku menuju ruangan pak noval


"Biar dia tau rasa dan sadar kalau kelakuannya selama ini salah"ucapku


"Mau gue temenin ke dalam ruangannya?"tanya daffa menawariku. Aku tersenyum menanggapinya


"Gak perlu daf, makasih ya"ucapku yang kemudian sudah tiba di depan ruangan dosen sialan ini.


Aku mengetuk pintu tersebut dan mulai memasukinya. Aku melihat pak noval yang sudah duduk menungguku sembari menatapku tajam. Aku menatapnya santai. Aku tidak takut dengannya!


Selama ini aku selalu mengikutinya karena menghargai dirinya sebagai dosen pembimbingku namun kali ini akan aku pastikan dia tidak akan menjadi dosen pembimbingku lagi.


"Saya udah bilang loh pak, jangan marah"ucapku to the point

__ADS_1


Aku lantas duduk di hadapannya


"Jangan harap kamu bisa kuliah dengan tenang disini"ucap pak noval mengancamku, aku menatapnya tajam


"Bapak ngancam saya?"tanyaku


"Oke! Jangan harap bapak bisa ngajar disini lagi setelah ini"sambungku


Ia mengeraskan rahangnya


"Mau kamu apa?"tanyanya ketus


"Yaa apalagi! Saya mau bapak gausah banyak tingkah!"ucapku nyalang


"Jaga nada bicara kamu! Apa kamu lupa dengan siapa kamu bicara sekarang?"tanyanya


"Saya gak lupa. Saat ini saya tengah bicara dengan seorang dosen kurang ajar yang tidak adil ketika bimbingan. Entah salah saya apa tapi saya tidak di perlakukan adil"ucapku yang membuatnya kesal bukan main


"Selain itu dosen ini juga main belakang dari istrinya"sambungku


"JANGAN KURANG AJAR KAMU SILVANA!"ucap pak noval dengan nada tinggi


"Apa? Terus apa pak? Bapak mau apa?"tanyaku nyalang


"Hapus foto foto itu! Akui kesalahan kamu!"ucap pak noval


"Kesalahan saya apa? Jelas jelas itu kesalahan bapak! Makanya jangan selingkuh! Gak akan tenang hidupnya"ucapku


Tokk tokk


Pintu ruangan tersebut terketuk dan menampilkan istri pak noval disana. Aku melihat wajah kesalnya disana sembari menghampiri pak noval


"Kebetulan ada istri saya, cepat akui kesalahan kamu"ucap pak noval menyuruhku


Aku berdiri dan menatap istrinya lekat namun tanpa aura kekesalan disana


"Lebih baik ibu pisah sama laki-laki seperti pak noval daripada makan hati"ucapku yang membuat pak noval sontak berdiri


"Kamu yang nyebarin foto itu?"tanya istri pak noval padaku


"Iya bu"jawabku


Istri pak noval lalu menatap suaminya itu


"Aku sudah tau dari lama mas, namun gak pernah punya kesempatan untuk mengabadikan bukti tersebut. Bersyukur aku bahwa kamu punya anak bimbingan seperti ini. Jadi ada bukti untukku mengajukan pisah dari kamu"ucap istri pak noval yang sebenarnya membuatku terkejut


"Sayang, jangan kaya gini! Itu cuma foto dan aku bisa jelasin. Aku akan bawa kamu ketemu perempuan itu supaya semua clear"ucap pak noval


"Aku akan pulang ke rumah orang tuaku bersama bagas. Orang tuaku sudah tau mengenai hal ini. Kalau kamu mau menjelaskan mengenai hal ini, jelaskan pada orang tuaku"ucap istri pak noval kemudian pergi meninggalkan kami


Aku menatap pak noval sembari terkekeh. Aku menertawakannya. I told ya! Aku akan membuatnya menderita

__ADS_1


...bersambung...


...DOSENKU SUGAR DADDY S2 UDAH ADA NIH, SAMBIL TUNGGU SAQUEL ALIN ...


__ADS_2