DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)

DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)
18


__ADS_3

Saat ini aku tengah berada di ruangan yang cukup jauh dari ruangan pertemuan.


"Kamu pasti udah tau kan, kalau semua rekan kerja kamu kesini membawa perempuan murahan. Dan kamu justru membawa aku, supaya mereka mikir aku perempuan murahan?" tanyaku yang justru membuat mas noval terkekeh


"Maksud kamu itu apa silvana? Kamu kan tadi udah dengar sendiri, mas bawa kamu untuk memperkenalkan kamu sebagai calon istri mas"ucap mas noval


Ia mengusap pipiku lembut


"Kenapa marah-marah terus dari tadi hm?"tanyanya


"Karena kamu! Kenapa tadi justru diem aja saat aku di tarik sama para simpanan bapak bapak aneh itu? Kamu pikir aku sama seperti mereka?"tanyaku


"Tentu aja enggak"jawab mas noval


"Oke kalau soal itu, mas minta maaf. Harusnya mas nahan kamu tadi"sambung mas noval


"Memangnya pembicaraan apa yang harus kalian rahasiakan sampai aku gak boleh tau? Disini aku juga punya peran penting! Aku bukan seperti perempuan tadi yang datang untuk uang bayaran, aku punya urusan akan perusahan papahku juga"ucapku


Mas noval menghela nafasnya


"Oke ini salah mas"ucapnya


"Harusnya mas gak ngebiarin kamu pergi tadi, mas minta maaf"sambungnya


"Kalau mau minta maaf, coba lebih tulus lagi!"ucapku sembari menatap mas noval tajam


"Mas serius dan tulus, silvana"ucap mas noval


"Dari awal aku datang, semua rekan kerja kamu menatap aku genit seakan-akan aku perempuan murahan. Kamu bukannya bersikap tapi justru diam"ucapku


"Aku kecewa"sambungku


Aku terdiam sejenak


"Ini yang bilangnya mau serius?"tanyaku


"Kamu mau melanjutkan hubungan ini karena jabatan kan? Bukan karena aku"sambungku


Mas noval mengernyitkan dahi dan menatapku tajam


"Kalau mas melakukan ini hanya untuk jabatan, gak akan mas sedekat ini dengan kamu silvana"ucap mas noval


"Bisa aja, kamu mau melakukan hal ini untuk


Menghancurkan aku. Si mahasiswi perusak hubungan mas dan mantan terindah mas saat SMA"ucapku


"Pikiran kamu terlalu melenceng jauh. Apa kamu gak melihat keseriusan mas selama ini? Lalu untuk apa mas tinggal bersama kamu selama ini dan berusaha menuruti kemuan kamu kalau bukan karena mas serius sama kamu"ucap mas noval


"Bahkan saat bersama sari, mas gak pernah sekalipun tinggal bersama selama berhari-hari"sambung mas noval


Aku memutar mata jengah


"Mas bahkan bermain tanpa pengaman denganmu, kamu pikir untuk apa? Ya untuk keseriusan hubungan kita. Mas mau mengikat kamu"ucap mas noval


"Jangan selalu berburuk sangka dengan mas, kamu pikir mas mau melihat kamu di rendahkan orang-orang?"sambung mas noval


"Gausah banyak ngomong mas! Kamu terlalu banyak ngomong. Aku pusing dengernya"ucapku


Mas noval menarikku menuju ruangan pertemuan lagi lalu mengeratkan pelukannya di pinggangku

__ADS_1


"Sudah sampai mana? Maaf tadi ada urusan sebentar"ucap mas noval bergabung dengan rekan kerjanya


Mereka yang tadinya cukup berisik dan banyak bertingkah mulai terlihat canggung melihat keberadaanku.


"Saya baru tau ternyata pacar pak noval anaknya pak adam ya"ucap seorang laki-lali tersebut dengan nada canggungnya


"Sebenarnya dia calon istri saya"ucap mas noval


"Oh iya? Wah, selamattt pakk"ucap salah seorang lainnya


"Silvana dan papahnya yang banyak bantu saya selama ini, silvana juga yang mendukung saya untuk berada di posisi sekarang ini"ucap mas noval


Pertemuan kali ini terasa hambar dan itu sudah pasti, mana mungkin mereka berani melakukan hal-hal aneh lagi setelah tau siapa aku.


******


Apartement silvana


Aku baru selesai membersihkan badanku lalu menuju meja rias untuk menggunakan perawatan wajahku. Aku melihat mas noval dari pantulan cermin, dimana ia tengah duduk di pinggir ranjang sembari memperhatikanku


"Tadi makanannya enak cuma sayang ya, suasananya gak enak"ucap mas noval basa-basi tapi terdengar menyindirku. Aku meliriknya sekilas dengan tajam dan kembali fokus menggunakan perawatan wajahku


Selesai menggunakan perawatan wajah, aku lantas menaiki kasur dan berbaring di sebelah mas noval.


Mas noval lalu berbaring dan memelukku erat


"Lepas mas! Gausah pegang-pegang! Aku gak mau ngasih kamu jatah"ucapku


"Mas gak minta jatah, mas cuma mau ngusap perut kamu"ucap mas noval


Aku menatapnya jengah, dia benar benar sudah terlalu bicara melantur!


"Udah deh mas! Kalau mau ketemu anak mas ya sama si bagas aja! Ngapain sih berharap dari aku terus"ucapku


"Iya salah! Sangat salah!"ucapku


"Untuk apa kamu berharap, padahal jelas-jelas kita gak punya hubungan serius"sambungku


"Hubungan mas serius"ucap mas noval


"Kalau gitu nikahi aku!"ucapku


"Lagipula kamu memang ingin punya anak dariku bukan? Jika mau, maka nikahi aku terlebih dahulu"sambungku


Mas noval tertawa kecil lalu tersenyum


"Oke"ucapnya lalu terdiam sejenak sembari menatapku lekat dan tersenyum


"Akhirnya kamu mau menyerahkan diri juga pada mas"sambungnya


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Keesokan harinya


Aku terbangun dan melihat jam di dinding menunjukan pukul 9 pagi.


Ya aku kesiangan, karena jam 2 malam tadi ada yang diam diam mengambil jatahnya saat aku tidur dan mau tidak mau aku harus melayaninya.


Tingga bersama dengan mas noval membuatku tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.

__ADS_1


Aku bangkit dari posisiku mendapati diriku dalam posisi tidak menggunakan apapun dengan mas noval di sebelahku.


Aku turun dari kasur lalu memakai baju tidurku dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Tak butuh waktu lama, aku lantas keluar dari kamar mandi melangkah menuju dapur untuk membuat roti panggang sebagai sarapan.


Selesai membuat roti dan meletakannya di meja makan, aku terkejut mendapati mas noval yang sudah berada di belakangku dengan senyuman anehnya.


"Ada apa?"tanyaku


"Nanti ikut mas ke kampus"ucapnya yang membuatku mengernyitkan dahi


"Ngapain?"tanyaku


"Mas akan turuti ucapan kamu saat itu"ucap mas noval yang membuatku bingung


"Ucapan apa?"tanyaku


"Bercinta di ruangan mas"ucap mas noval yang membuatku membulatkan mata.


Laki-laki ini sudah gila!


"Gila kamu!"ucapku


"Aku gak mau!"sambungku


"Loh? Kamu sendiri yang minta saat itu. Tapi mas tahan karena kamu sedang berkuliah tapi sekarang, kamu kan sudah hampir lulus hanya tinggal menunggu wisuda jadi santai aja"ucap mas noval


"Mas! Jangan gila! Udah mending kamu makan sekarang"ucapku


"Kalau kamu memang mau bercinta! Kita bisa ngelakuin disini gausah di tempat aneh"sambung ku


"Tapi mas mau"ucap mas noval


"Tapi aku gamau"ucapku


"Gak akan berisik, gak akan ada yang tau"ucap mas noval yang membuat mataku jengah


*****


Parkiran mobil kampus


"Akhhhh!!! Sshhh!! Cepett dong massss"desahku pelan


"Kalau cepet cepet nanti mobilnya goyang kamu mau ketauan?"tanya mas noval sembari menggoyangkan secara pelan


"Sshhhhh hmmmm"desahku pelan


"Shhhhh, kamu aja yang goyang sil"ucap mas noval sedikit mendesah


Benar benar menyulitkan!


Mas noval pada akhirnya memaksaku bercinta tapi di parkiran mobil!


Orang gila macam apa yang melakukan hal ini di parkiran mobil yang ramai mahasiswa?


Dengan susah payah aku harus menahan ******* dan racauanku untuk hal gila ini.


Tidak ada nikmatnya. Fetish mas noval memang sudah gila.

__ADS_1


...bersambung...


...thank you for😊🙌💕✨...


__ADS_2