DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)

DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)
02


__ADS_3

...selamat membaca...


...🥀...


...🥀...


......🥀......


Tokk tokk


Pintu rumah ku di ketuk, ah lebih tepatnya di gedor. Aku lantas berlari menuju pintu utama untuk membukanya sebelum bibi membuka pintu tersebut.


Ketika membuka pintu tersebut aku terkejut melihat keberadaan pak noval di depan rumahku.


Ia menarikku paksa dan membuatku kesal


"Lepas!!!!"teriakku namun ia tidak menggubrisnya


"LEPAS!!!!"teriakku lagi


Ia lalu membawa ku ke mobilnya dan memasukanku kasar ke dalam kursi penumpang. Ia lalu masuk ke dalam mobilnya dan menancapkan gas dengan kencang


"berhenti!"ucapku tegas


"Bapak gak denger? BERHENTI!"sambungku dengan nada tinggi


Ia mengeraskan rahangnya dan melirikku tajam


"Jangan harap kamu bisa lepas dari masalah ini. Kamu yang mulai terlebih dahulu!"ucapnya


"Ini urusan bapak sama istri bapak! Saya hanya sedang mencari keadilan"ucapku


"Jadi berhenti!"ucapku lagi


"Sekarang saya akan bawa kamu ketemu sari"ucap pak noval yang membuatku mengernyitkan dahi


"Siapa sari?"tanyaku


"Perempuan yang kamu foto bersama saya"jawab pak noval


"Oh maksudnya selingkuhan pak noval"ucapku yang sengaja membuat pak noval marah


"Haduh gak level banget ketemu perempuan murahan"sambungku


"Jaga ucapan kamu"ucap pak noval menggertakku


"Memang benar!"ucapku nyalang


"Gimana pak? Istri bapak udah menceraikan bapak?"tanyaku yang tak di gubris oleh pak noval


Hingga akhirnya kami pun tiba di sebuah coffeshop lalu pak noval membawaku bertemu wanita murahan itu.


"Duduk"ucap pak noval memintaku duduk


"Terus apa sekarang?"tanyaku


"Saya mau kamu hapus foto itu"ucap perempuan bernama sari itu. Aku menatapnya rendah


"Siapa lo nyuruh nyuruh gue?"tanyaku


"Mau kamu apa?"tanyanya


"Lepasin pak noval"ucapku yang membuat sari dan pak noval mengernyitkan dahi


"Sebenarnya mahasiswi kamu ini ngelakuin hal ini karena masalah bimbingan atau memang suka sama kamu?"tanya sari pada pak noval


"Saya gasuka sama cowo modelan pak noval"ucapku menimpali


Aku melihat pak noval menatapku tajam

__ADS_1


"Saya bicara seperti itu karena memikirkan perasaan istri pak noval"ucapku yang dibalas tawa oleh sari. Wanita sialan ini menyebalkan juga rupanaya


"Kalau lo gamau ngelepasin pak noval ya silahkan aja menikmati kehidupan yang sebentar lagi akan menyedihkan"sambungku


"Kamu siapa nantang saya dan noval?"ucap sari nyalang


"Yang pasti gue bisa buat hidup lo sedih sekaligus sama si dosen kurang ajar satu ini"ucapku


"Kamu cuma bisa ngancem!"ucap sari


"Yakin mau di buktiin? Gak nyesel?"tanyaku menantangnya sembari tersenyum licik


Aku melihat wajah panik pak noval


"Kamu ngelakuin hal ini karena sikap saya yang gak adil saat bimbingan kan?"ucap pak noval yang mulai berbicara


"Iya"jawabku


"Baik, mulai besok saya kasih kamu bimbingan yang sama dengan adine"ucap pak noval


"Harus seperti ini dulu ya? Supaya bisa dikasih keadilan?"tanyaku


"Adine ngasih apa sih ke bapak?"tanyaku menatapnya tajam


Dimana sari mulai menatap pak noval curiga


"Apa? Gak ada apa apa"jawab pak noval


"Bapak ngerasa keren banget ya? Punya 2 wanita simpanan?"tanyaku meledeknya


"Ah sudahlah gausah dijawab! Yang pasti saya mau wisuda saya lancar. Jika lancar saya gak akan berbuat macam-macam lagi"sambungku kemudian pergi meninggalkan mereka


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


1 minggu kemudian


Aku tengah duduk di ruang diskusi menunggu pak noval. Hingga tak lama ia pun datang.


Aku melihat wajah pucatnya.


"Sakit pak?"tanyaku membuka obrolan


"Buka dokumen skripsi kamu"ucapnya justru mengalihkan topik


Aku menurutinya dan membuka dokumen skripsiku. Ia mulai menerangkan bagian mana yang harus di revisi dan memberi referensi.


Hingga tiba tiba ia batuk dan terdengar seperti orang sakit. Aku lantas mengeluarkan air mineralku dan menyodorkannya pada pak noval. Walaupun aku membencinya tapi melihatnya seperti ini membuatku tidak tega juga.


"Minum pak"ucapku namun ia menolak


"Gak saya kasih racun kok. Niat saya tulus mau nolong bapak"sambungku


Ia menerima air mineral tersebut dan meneguknya


"Kalau sakit gausah ngasih bimbingan pak saya paham kok"ucapku


"Saya begini karena takut kamu berbuat macam-macam"ucap pak noval


"Saya gak akan berbuat macam-macam asalkan bapak terus seperti ini dan meninggalkan sari"ucapku. Ia memicingkan mata menatapku


"Kemana kamu mau sari pisah sama saya?"tanya pak noval curiga


"Karena saya kasihan dengan istri bapak"jawabku


"Karena kamu saya ada masalah dengan sari"ucapnya


"Bagus! Kalau perlu pisah! Ngapain juga wanita kaya gitu di pelihara"ucapku


"Bapak masih punya istri yang masih muda. Bapak nyari apa sih? Sari ngasih apa kebapak?"tanyaku yang tiba tiba terbawa suasana

__ADS_1


"Saya nyari apa yang istri saya gak pernah kasih"jawabnya


"Kenapa ya? Otak bapak isinya cuma ************?"tanyaku menatapnya tajam


"Tau apa kamu soal ini? Jangan banyak bicara"ucap pak noval


"Bapak sakit karena sedang bermasalah dengan sari? Kenapa saat bersamalah dengan istri bapak, bapak justru gak kenapa-kenapa?"tanyaku


"Apa kamu gak bisa diam!"ucapnya kesal


"Bapak yang diam! Diam dari tingkah menjijikan bapak"ucapku kesal dimana tanganku tak sengaja menyentuh kulitnya yang terasa panas


"Bapak demam?"tanyaku


"Gak"jawabnya singkat


"Saya memang terlihat jahat tapi urusan kaya gini saya gak tega! Ayo pak saya antar ke rumah sakit"ucapku


"Gak perlu"ucapnya


Aku memaksa! Aku membawanya pergi meninggalkan ruang diskusi tersebut dan mulai memasuki mobilku.


Ia tertidur di kursi penumpang selagi aku menyetir


******


Rumah sakit


19:23 WIB


Aku mengerjap dan mulai menyadari bahwa aku sudah terlalu lama di ruang rawat inap ini. Aku menatap pak noval yang belum juga bangun. Aku berjalan ke arahnya mencoba memeriksa apa ia masih demam atau tidak.


Aku menyentuh keningnya dan tiba-tiba tangannya mulai menyentuhku. Ia membawa tanganku untuk di pegangnya.


"Pak?"tanyaku


"Hm"jawabnya belum membuka mata


"Masih panas?"tanyaku yang dibalas gelengan olehnya. Ck! Aku melepaskan tanganku paksa dari genggamannya hingga ia mulai membuka matanya.


"Jangan sembarangan pegang-pegang tangan saya! Saya bukan tipe perempuan murahan seperti sari dan adine"ucapku kesal


"Kamu tau mengenai hubungan saya dan adine?"tanyanya


"Asal nebak dan ternyata benar"ucapku


"Saya akan ngelaporin bapak ke akademik"ucapku yang membuatnya membulatkan mata


"Saya akan ngelaporin bapak atas alasan skandal! Bapak bersikap adil pada mahasiswa bimbingan jika mau berhubungan dengan bapak"sambungku


Aku menatapnya tajam


"Bejat!"ucapku menghinanya


Ia menatapku datar


"Saya gak maksa. Adine yang menawarkan dirinya"ucap pak noval


"Sekarang kamu tau mengenai semuanya"sambungnya


"Lepasin sari dan adine maka saya akan berhenti mengancam bapak"ucapku


"Terus siapa yang akan ngegantiin mereka?"tanya pak noval ia mulai menatapku lekat


"Apa kamu mau?"tanya pak noval


...bersambung...


...update tiap hari, rabu, kamis,minggu...

__ADS_1


__ADS_2