DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)

DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)
12


__ADS_3

Aku tengah berada di salah satu butik brand ternama di plaza indonesia. Sebenarnya aku hanya ingin melihat-lihat tapi mendapati season terbaru sudah keluar rasanya tidak pas jika aku tidak membeli sesuatu.


Aku berjalan menuju section tas dan sedikit membulatkan mata melihat harganya, jika harus minta ke papah maka butuh proses lama mendapatkannya. Aku lantas menelpon mas noval


"Halo mas"ucapku


"Iya ada apa sil?"tanyanya


"Mau beli tas tapi uang aku kurang"ucapku dengan nada manja


"Kurang berapa? Biar mas transfer"ucapnya yang membuat senang.


"Kurang 15"ucapku


"Yaudah mas transfer sekarang"ucap mas noval


"Makasihh mas"ucapku dengan nada senang


"Lagi sama bagas ya mas?"tanyaku


"Iyaa. Yaudah ya mas matiin telponnya"ucap nya yang kuiyakan


Padahal aku ingin bertanya dimana dia sekarang.


Tak lama transferan milik mas noval pun sampai di rekeningku dan tak butuh waktu lama aku langsung membeli tas tersebut.


Aku keluar dari butik tersebut sembari menenteng paper bag berwarna hitam dengan aksen bunga putih disana, yang sudah jelas itu adalah chanel.


Aku berjalan mengitari berbagai berbagai butik di mall ini dan mulai menyadari bahwa kehilangan mas noval sehari saja seperti membuatku kesepian. Aku memang jahat padanya tapi tetap aja aku ingin ia berada bersamaku.


Aku memutuskan untuk keluar dari mall ini dan mencoba mencari tempat dimana aku bisa mengisi waktu luangku ini. Hingga tibalah aku di seaworld ancol. Entahlah apa yang akan aku lakukan disini, setidaknya aku bisa mengisi waktu luangku dibanding berbaring seharian di apartement dan hanya bermimpi.


Aku memasuki tempat tersebut dan hanya berjalan sesekali memotret berbagai hal menarik.


"Sil!"ucap seseorang yang membuatku menoleh


Aku mengernyitkan dahi, mencoba mengingat siapa laki-laki yang memanggilku ini


"Lupa ya pasti?"tanyanya sembari terkekeh


"Gue darrel, masa lupa?"ucapnya yang membuatku teringat


"Aahh oh iya! Sorry sorry ya"ucapku sembari terekekeh


"Lagian lo beda banget dari penampilan dulu"sambungku


"Beda kenapa? Lebih ganteng?"tanyanya


"Jujur, iya"jawabku sembari tertawa


"Kalau lo justru dari dulu sampai sekarang gak berubah. Masih cantik"ucapnya menggodaku


"Bisa aja lo!"ucapku


"Oh iya lo ngapain disini?"tanyaku


"Dapet tiket masuk gratis jadinya sayang kalau gak di pake"jawabnya


"Yaudah ayo temenin gue, kalau sendirian gue malah gabut"ucapku yang diangguki darrel


Kami mulai berjalanh mengitari akuarium besar ini.


"Udah punya pacar?"tanya darrel yang membuatku bingung. Aku tidak punya pacar, aku hanya memiliki sugar daddy hehe.


"Belum"jawabku


"Kesempatan nih"ucapnya


"Lo tuh ya rel! Selalu deh mancing-mancing"ucapku


"Mancing doang lagi terus giliran baper eh gak tanggung jawab"sambungku

__ADS_1


"Kali ini tanggung jawab deh"ucapnya


Saat SMA, darrel memang selalu menggodaku dan bersikap akan menembakku tapi pada akhirnya ia justru meninggalkanku dengan alasan ia hanya bermain-main.


"Ogah!"ucapku


"Gamau ketipu dua kali"sambungku


"Laper nih, makan yuk"ucap darrel


"Bayarin ya"ucapku


"Yaampun sil, lo udah tajir begini masih aja minta dibayarin"ucap darrel


"Bercanda! Yaudah ayo"ucap ku lalu menautkan tanganku dengan darrel dan kubawa ia menuju restaurant di dekat sea world ancol


"Gue juga bercanda! Gua bayarin kok sil, bebas mau seberapa banyak"ucap darrel yang membuatku tertawa


Hingga sampailah kami di sebuah restaurant seafood.


Kami memesan banyak sekali makanan yang entah apakah kami sanggup menghabiskan ini semua.


"Cobain nih"ucap darrel hendak menyuapiku, aku menerima suapannya


"Enak"ucapku


"Udangnya enak banget ya"ucap darrel yang ku angguki. Udangnya memang sangat enak dan sangat pas di masak dengan bumbu seperti ini


Kami mulai memakan makanan kami dan ternyata habis hahaha. Aku tidak menyangka akan makan sebanyak ini. Kami tadi memesan, kerang, udang, kepiting, sup, tumis kangkung, telor dadar dan nasi dimana kami memesannya dengan porsi besar.


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Malam harinya


Aku baru saja selesai mandi dan hendak mengenakan skincare di wajahku namun kegiatanku terhenti ketika mendengar gedoran pintu. Aku tersentak kaget.


Aku menuju pintu tersebut dan melihat mas noval disana. Loh? Bukannya ia sedang bersama anaknya?


Ia menutup pintu dengan keras dan menarikku


"Maksud kamu apa suap-suapan sama cowo lain?"tanyanya dengan nada ketus dan jujur itu membuatku takut


"Hah?"tanyaku


"Jawab!"ucap mas noval


"Iya tadi aku memang makan sama darrel tapi kita gak suap-suapan"ucapku


"Masih bohong juga?"ucapnya menyeringai


Ia membalikkan badanku dan membuka bathrobe ku paksa. Ia memukul pelan pantatku dimana itu membuatku terkejut


"Kamu harus sadar silvana! Kamu masih sugar baby ku! Jangan main belakang dari mas"ucap mas noval yang membuatku mulai paham


"Iya mas"jawabku pelan


Ia menarikku dan membawaku kesudut ruangan.


Astaga! Jangan bilang.....


Ia memepetkan badanku ke meja dimana badanku sudah ditidurkan disana dengan posisi tengkurap.


Ia membuka lebar kakiku dan sudah pasti! Aku sudah tau kemana arahnya.


Aku mendengar ia membuka ikat pinggangnya dengan kasar dan melemparnya asal.


Dan ya!


Aku sedikit tersentak ketika merasakan mas noval yang memasukan miliknya padaku secara dalam dan keras.


Apa tidak ingin pemanasan terlebih dahulu

__ADS_1


Ia mulai memaju mundurkan miliknya dengan kasar dimana itu membuatku sedikit nyeri.


"Aakhhh! Mas!!!!"eranganku yang tak dihiraukannya


Aku memegangi meja yang sudah sangat bergoyang karena ulah mas noval.


"Masss!!!!!"eranganku ketika akan hendak pelepasan


Hingga tak lama aku pun mulai pelepasan


"Akhhh!! Mass!! Stop!!"ucapku karena merasa sudah sangat lemas


Ini memang baru satu ronde tapi aku sangat lemas karena mengimbangi gerakan agresif milik mas noval.


Ia tak menghiraukanku dan tetap melanjutkan kegiatannya hingga pelepasan.


Ia membalikkan badanku dimana kali ini aku dapat melihat wajahnya


"Udah mas"ucapku pelan


"Udah? Kenapa?"tanyanya


"Aku lemes mas"ucapku


"Kenapa lemes? Kan habis makan banyakk sama cowo ganteng juga. Disuapin juga! Harusnya banyak energinya"ucap mas noval


"Tapi aku sama dia gak yang seperti dipikiran kamu! Dia nyuapin aku karena antusias supaya aku mencoba makanan itu"ucapku


"Punya tangan kan?"tanya mas noval


"Ya oke fine! Aku minta maaf"ucapku


"Aku lemes mas! Kamu terlalu agresif"sambungku


"Aku bayar kamu mahal bukan untuk malas-malasan"ucap mas noval


"Lupa? Tadi pagi kamu baru minta transferan lagi?"tanyanya yang membuatku berdecak!


Tidak lagi-lagi aku meminta uang tambahan pada sugar daddy agresif ini!


Ia mulai memasukan miliknya lagi padaku dan kali ini ia memainkannya sedikit lebih lembut walaupun tidak selembut biasanya. Masih terasa agresif saat ini.


Ia meremas kedua payudaraku sembari menggoyangkan bagian bawah.


"Sssh!!!! Kenapa diem?"tanyanya sembari mengeraskan rahangny


"Aku lemess"ucapku


"Goyang silvana!"ucapnya


Ini yang kalian sebut hubungan sugar daddy dan sugar baby akan sangat manis?


Oh tentu tidak!


Salah sedikit maka harus siap untuk hubungan kasar seperti ini.


Aku menggoyangkan bagian bawahku dimana itu membuatku mendesah


"Akhhh!! Mass!!!"ucapku yang kemudian pelepasan kembali


"Mau keluar"ucap mas noval sembari meremas kuat kedua payudaraku dan mulai terjadilah pelepasan


Ia belum mencabut miliknya dan menatapku sembari mengelus lembut wajahku


"Jangan gitu lagi ok?"ucapnya


"Iya"jawabku


"Jangan melakukan hal lebih dari yang tadi dengan cowo lain. Atau mas akan berbuat lebih dari ini"ucap mas noval


"Hm"jawabku, aku sebenarnya ingin berdebat mengenai hal ini. Namun tenagaku sudah benar benar terkuras.

__ADS_1


...bersambung...


__ADS_2