
"Gak seharusnya mas ngomong hal-hal kaya gitu di depan bagas"ucapku pada mas noval
"Dan gak seharusnya kamu mundur atas semua hak kamu"ucap mas noval sembari menatapku tajam
Haduh! Salahku yang memulai obrolan kali ini! Huft
"Maksudnya apa tadi? Mau mas tinggal?"tanya mas noval
"Eumm gak gitu mas"ucapku pelan
"Jangan ngomong sembarangan! Kalau beneran mas tinggal, apa kamu sanggup ngurus anak kita sendirian?"tanya mas noval
"Hah? Anak?"tanyaku sembari mengernyitkan dahi. Ada gilanya laki-laki di depanku ini! Aku saja belum hamil tapi dia selalu berbicara mengenai 'anak kita'
"Iya anak kita"jawab mas noval
"Mas, aku aja belum hamil. Jangan ngomong gitu terus dong"ucapku
Mas noval menatapku lekat dan terdiam sejenak
"Apa mau program kehamilan aja?"tanyanya yang membuatku membulatkan mata
"Mas! Apa-apaansih! Udah ya udah, jangan terlalu berharap. Kita jalanin aja ini dulu kita seneng-seneng dulu aja"ucapku
"Hmm yaaa kamu ada benarnya juga sih"ucap mas noval
"Bersenang-senang"gumamnya pelan sembari mengendari mobil
Ia melirikku sekilas yang kubalas dengan tatapan kebingungan
"Bersenang-senang sil"ucapnya sembari tersenyum
Ck! Laki-laki mesum ini berulah lagi.
"Nanti aja nanti"ucapku yang sudah jengah. Ia terkekeh mendengar jawabanku
"Kok kamu bisa paham?"tanya mas noval
"Mas, di otak kamu tuh cuma ada 2 hal. Kalau gak **** ya ****"ucapku
"Itu sih satu hal"ucap mas noval
"Kamu pikir mas apa sampai ngira isi otak mas cuma ****"sambungnya yang membuatku tertawa
*****
Keesokan harinya
__ADS_1
"Mas berangkat dulu ya sayang, mas telat"ucap seseorang samar-samar yang sudah pasti dari mas noval.
Pagi hari sekali ia sudah sibuk dan membuat tidurku terganggu. Aku membuka mataku dan bangkit dari posisiku. Aku mendapati mas noval yang sudah rapi dan bersiap pergi
"Mau kemana?"tanyaku dengan suara khas bangun tidur
"Mas mau ke kampus. Hari ini ada yang seminar mas harus datang"ucapnya
Ia mendekat kearahku dan mencium pucuk kepalaku.
"Kalau ada apa-apa telepon mas aja ya. Mas buru-buru nih"ucapnya yang ku angguki
Ia kemudian bergegas keluar dan menuju mobilnya.
Tinggallah aku sendiri saat ini. Rasanya sangat pusing! Pasti akibat dibangukan tiba-tiba oleh mas noval sehingga kepalaku sangat pusing sekarang.
Aku berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diriku dan setelah itu menuju dapur untuk mempersiapkan sarapan untukku.
"Ck! Pusing banget sih pagi ini"keluhku sembari memegangi kepalaku
Melihat keadaanku yang semakin pusing menjadikanku untuk menyantap sarapan di kasur sembari menonton tv berharap pusingku teralihkan dengan hiburan di televisi.
Dengan kuat menahan pusing dan kantukku namun pada akhirnya berujung aku tertidur kembali.
*****
Rumah sakit?
Aku berada di rumah sakit?
Aku melihat selang infus di tanganku mencoba bangkit dari posisiku mencari keberadaan seseorang. Hingga akhirnya muncullah mas noval.
Ia menghampiriku dengan senyuman lebarnya.
TUNGGU DULU!
Apa ini akan berakhir seperti novel-novel dan film yang ku tonton?
Si pemeran laki-laki datang sembari tersenyum dimana pemeran perempuan di rumah sakit tersadar dari tidurnya. Lalu pemeran laki-laki berkata "kamu hamil"
OH NO!!!!!
Jika kupikir pikir aku memang memiliki gejala seperti wanita hamil!
apakah ini terjadi sekarang?
Aku belum siap!
__ADS_1
"Akhirnya bangun juga"ucap mas noval sembari mengecup kepalaku
"Mas khawatir sama kamu"sambungnya
"Aku kenapa mas?"tanyaku cemas
"Tadi pusing banget. Apa anemia aku kambuh?"tanyaku
"Iya, anemia kamu kambuh. Kekurangan darah"ucap mas noval yang membuatku sontak tersenyum sumringah
"Alhamdulillah!!!"seruku dengan senang yang membuat mas noval kebingungan
"Kok alhamdulillah?"tanya mas noval
"Ya alhamdulillah! Masih bisa sehat gini"ucapku
"Ohh iyaaa bener juga ya. Memang harusnya kita banyak-banyak bersyukur"ucap mas noval
"Iya dong"ucapku
"Perbanyak alhamdulillah, karena sebentar lagi kita akan punya anak"ucap mas noval yang sontak membuatku membulatkan mata
HAH?!!! Apa katanya barusan?!
Apa?
Anak?
Jadi...
Itu benar-benar terjadi?
"Kamu kenapa sil?"tanya mas noval
"Aku hamil?"tanyaku pelan
"Iyaa"jawab mas noval masih dengan wajah sumringahnya
"Kok bisa?"tanyaku seperti orang bodoh, dimana mas noval sontak tertawa
"Ya kan kita berhubungan"jawabnya
"Terus gimana?"tanyaku
"Gimana apanya?"tanya mas noval kebingungan. "Drama silvana akan segera dimulai" gumam noval dalam hati
...bersambung...
__ADS_1