DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)

DOSENKU SUGAR DADDY (ON GOING)
17


__ADS_3

Pagi hari ini aku masih berada di atas kasurku tanpa mengenakan pakaian apapun, hanya selimut yang menutupi badanku.


Aku memandangi mas noval yang tengah berpatut di cermin sembari memakai kemejanya. Ia ada jadwal mengajar pagi ini.


Selesai memakai kemeja ia mengambil dasinya dan berjalan ke arahku. Ia menyerahkan dasinya, meminta untuk kupasangkan padanya.


Aku bangkit dari posisiku dan mulai mengambil dress tidurku.


Ia duduk di hadapanku dimana aku mulai memasangkan dasi untuknya, lebih baik mengikuti kemauannya saja. Daripada harus berdebat dengannya di pagi hari.


"Nanti sore, temani mas ke undangan"ucapnya


"Undangan apa?"tanyaku


"Di ajak makan malam sama rekan bisnis papahmu"jawabnya yang membuatku teringat lagi, yaa ya ya laki-laki kurang ajar di depanku ini sekarang menggantikan posisi papah.


Jika aku memang sudah tidak bisa terlepas darinya, maka yang harus kulakukan sekarang ialah menghabiskan uangnya.


"Berarti aku harus ke salon dan pergi cari baju ke butik"ucapku


"Terus?"tanyanya


"Transfer uang"jawabku


"Iya nanti mas transfer"ucapnya


"Butuh berapa?"tanyanya sembari mengusap lembut kepalaku


"Gatau, kan harus liat liat dulu"ucapku


Mas noval lantas mengambil dompetnya dan mengeluarkan kartu kredit lalu menyerahkannya padaku.


"Pakai ini buat kebutuhan kamu"ucapnya yang membuatku membulatkan mata


Hahaha! Ini dia yang ku mau! Lagipula! Ini kan uang papahku, jadi aku berhak menghabiskannya.


"Makasih"ucapku


Mas noval lantas menarikku untuk bangun dari posisi, ia menggandeng tanganku menuju pintu apartement.


"Mas berangkat dulu"ucapnya mengecupku


Aku hanya tersenyum kecil dan menganggukan kepala.


"Mas makan siang disini"ucapnya lagi kemudian pergi meninggalkan apartementku.


Dan sekarang adalah saatnya aku membersihkan diriku ini juga kamarku yang menjadi saksi bisu percintaanku dengan mas noval


*****


Sore harinya


Penata rambut yang kupesan baru saja pulang, aku sudah menata rambutku untuk bersiap ke acara nanti malam.


Tokk tokk


Pintu terketuk, aku menatap tajam ke arah pintu. Aku membuka pintu tersebut dan mendapati mas noval yang tertawa kecil.


Ia bilang akan makan siang disini, namun tidak datang padahal aku sudah memasak untuknya!


"Ngapain kesini?"tanyaku ketus


"Ya ketemu kamu"jawabnya mengernyitkan dahi kebingungan


"Kan tadi mas bilang mau pulang kesini"sambungnya

__ADS_1


"Oh iya? Setau aku kamu janjinya makan siang disini!"ucapku


"Dan sekarang udah sore jadi aku gabisa nerima kamu!"sambungku marah tanpa alasan yang jelas.


Ah entahlah! Melihat mas noval saja membuatku kesal.


"Ada yang bimbingan, anak S2"ucap mas noval


"Perempuan atau laki-laki?"tanyaku menyelidik sembari mengikuti mas noval yang berjalan memasuki kamar.


Ia membalikan badannya dan menatapku lekat, ia berjalan ke arahku dan memeluk pinggangku


"Cemburu?"Tanyanya mas noval


"Cuma nanya aja kali! Gausah ke pede n mas! "jawabku


"Kenapa ketus nanya nya? Yang lembut kalau ngomong biar enak di dengarnya"ucap mas noval


"Bimbinganku perempuan, tapi kamu tenang aja. Mas gak ada apapun dengan dia"ucap mas noval


"Mana bisa aku percaya sama kamu!"ucapku sembari tertawa merendahkannya


"Harus percaya, mas milik kamu sekarang"ucapnya yang membuatku memutar mata jengah


Ia menelusupkan tangannya ke dalam celanaku dan meremas bokongku. Dimana dengan cepat aku menarik tangannya


"No no no! Kita harus siap-siap untuk pergi ke acara rekan papahku"ucapku


"Sebentar aja"ucapnya


"Gabisa!"ucapku lalu pergi meninggalkannya


Aku menuju walking closetku dan mengambil dress yang akan kugunakan serta mengambil tas sepatu dan hal lainnya.


Selesai mengenakan semuanya, aku kembali ke kamar untuk mengecek apakah mas noval sudah siap atau belum.


"Cepet dong mas! Ini udah jam berapa?"ucapku kesal


"Apa kita batalin aja?"tanyanya yang membuatku menatapnya tajam


"Maksud kamu apa sih? Aku udah siap-siap berjam-jam gini terus kamu minta batal?"tanyaku menatapnya tajam


"Jangan kaya anak kecil dong mas! Masa gak dikasih kemauannya malah ngambek"sambungku dimana ia terkekeh mendengarnya


"Kamu gak ada tanda tanda isi?"tanya mas noval yang membuatku bingung


"Isi?"tanyaku


"Hamil"ucapnya


"Gatau"ucapku


"Kita selalu main tiap hari masa belum ada tanda-tanda? Mas mau punya anak dari kamu"ucapnya


"Kamu udah punya si bagas! Gausah ngaco deh!"ucapku


"Udah deh mas! Jangan ngelantur ngomongnya! Cepet pakai bajunya"sambungku sembari bergerak menuju lemari di kamar dan mengambil setelan jas milik mas noval


Aku menyerahkan padanya dimana ia mulai memakainya


"Nanti kamu harus bilang, kalau kamu calon istri mas"ucap mas noval


" Dih! Gamau!"ucapku yang membuatnya memicingkan matanya menatapku tajam


"Kenapa?"tanyanya

__ADS_1


"Hubungan kita gak se serius itu jadi jangan menghalangi kesempatan aku tebar pesona disana"ucapku


"Pasti akan ada laki-laki muda kan disana"sambungku


"Yaudah gajadi aja!"ucapnya


"Ya terserah ! Biar aku aja yang datang mewakili kamu dan papah"ucapku kemudian pergi meninggalkan kamarku


Aku mendengar suara grasak grusuk dari kamar dan tak lama melihat mas noval yang sudah memakai pakaiannya walaupun tidak rapi.


******


Malam harinya


Restaurant


Aku melihat banyak sekali laki-laki muda juga tampan disini, benar-benar menggoda imanku.


"Matanya dijaga!"ucap mas noval yang kubalas tatapan sinis. Dasar mengganggu!


Memang hanya dia yang bisa genit? Aku pun juga bisa!


Mas noval merangkul erat pinggangku dan dibawa menuju perkumpulan laki-laki yang berisi beberapa pasangan disana.


Aku sedikit melirik sinis pada wanita-wanita disini, rasanya aneh jika bapak bapak tua ini memiliki istri semuda ini. Apa ini wanita simpanan mereka?


Jika itu benar!


Aku akan langsung menampar mas noval karena membawaku kesini seakan-akan aku wanita simpanan yang butuh bayaran.


"Malam pak noval"ucap beberapa laki-laki disana yang kemudian melirikku dengan genit


Ck!


"Kenapa mereka ngeliatin aku gitu sih?"bisikku pada mas noval


"Udah, tenang aja"ucap mas noval


"Ini pacarnya pak noval mungkin bisa ikut teman sayaa dulu ya"ucap seorang laki-laki


Dimana perempun muda disampingnya beserta perempuan lainnya membawaku pergi menjauhi mas noval.


"Mau kemana sih?"tanyaku


"Disini dulu"jawab salah seorang perempuan


"Nurut aja dulu mbak, yang penting transferan dari bapak lancar"ucap seorang perempuan lainnya sembari tertawa dan dibalas tawaan lainnya


Apa apaan ini!


Aku lantas beranjak pergi meninggalkan mereka dan berjalan menuju mas noval.


"Loh ada apa?"tanya salah seorang laki-laki yang mengusirku tadi


"Gimana sih! Kenapa saya disuruh ngumpul sama perempuan simpanan kaya gitu!"ucapku ketus yang dibalas tatapan tajam oleh laki-laki disana


"Kenapa matanyaa gitu semua? Gasuka saya disini?"tanyaku. Aku lantas menatap mas noval tajam


"Apa kamu gak bilang ke seluruh orang ini! Kalau aku anak pemilik tempat perusahaan kamu kerja!"sambungku dengan nada ketus pada mas noval


Spontan, laki-laki disini terkejut dengan ucapanku.


Aku mengeraskan rahangku sembari menatap mas noval tajam. Kurang ajar dia!


Apa dia tidak bercerita bahwa aku orang paling penting disini?

__ADS_1


"Jangan samakan aku dengan perempuan tadi! Aku punya kepetingan juga disini!"ucapku


...bersambung...


__ADS_2