DUA BAYANGAN

DUA BAYANGAN
EPS.12


__ADS_3

LANJUT FLASHBACK


Tepat saat Adel sampai di depan pintu UGD dokter yang menangani bunga keluar.


"Permisi apakah disini ada pihak keluarga dari saudara bunga?" Tanya dokter laki-laki itu.


Semua orang, hanyalah menggeleng.


"Pihak keluarga belum bisa dihubungi dok, kami sahabatnya,bagaimana keadaan bunga dok?", Tanya Citra cemas.


"Saudara bunga didiagnosa menderita penyakit jantung ringan, apakah ada kejadian yang menyebabkan dia syok parah?" Tanya laki-laki ber jas putih itu.


"Tadi, bunga sempat menerima telepon dari papanya tapi saya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, belum sempat bunga menjawab mukanya sudah pucat dan tak sadarkan diri" ujar Adel.


"Yasudah saya akan kembali ke ruangan untuk menanganinya kembali, permisi" ucap dokter itu sambil masuk kembali ke ruang UGD.


"Ya Tuhan kenapa bunga bisa gini sih" ucap Citra cemas.


"Kita doain yang terbaik aja buat bunga" ucap Adel sambil meneteskan air mata.


******


Telah dua kali Adel melihat sosok Yosie di rumah sakit itu, nampak ia sedang berbincang dengan seorang dokter.


Ia berlalu melewati tempat Adel duduk.


"Eh itu kan Yosie,makin penasaran gue sama tujuan dia ada disini" batin Adel.


Dokter itu terlihat meninggalkan Yosie sendirian, Adel segera menemui Yosie.


"Yosie Lo ngapain disini?" Tanya Adel.

__ADS_1


"Ha?" Ucap Yosie kaget lalu berbalik badan menghadap Adel.


"Gue lihat Lo mondar-mandir aja deh disini emang Lo ngapain disini jadi dokter? Atau OB?" Tanya Adel.


"Gue mau main aja sih disini" ucap Yosie santai.


"Duh jangan ngaco deh Lo" ucap Adel dengan nada tinggi.


"Bisa sopan dikit nggak sih,ini rumah sakit" ujar Yosie kesal.


"Iya iya maaf, abis Lo ngaco gue kan sebel" cercah Adel.


"Mau gue di manapun bukan urusan Lo kali" ucap Yosie sambil berlalu meninggalkan Adel.


"Duh kebiasaan banget sih tuh anak main pergi-pergi aja" ujar Adel kesal.


"Eh Yos Yosie" panggil Adel sambil mengikuti Yosie.


"Plis deh Lo gausah kepo urusan orang lain bisa nggak sih" ucap Yosie.


"Iya iya maaf gue ga mau gangguin Lo kok" ucap Adel sambil berbalik badan hendak ke ruang UGD.


"Oh iya emang Lo ngapain juga disini?" Tanya Yosie.


Langkah Adel terhenti.


"Bukannya Lo yang ngajarin gausah ikut campur urusan orang lain" ucap Adel sinis.


"Yah kan gue cuma tanya,kalo Lo ga mau jawab yaudah" ucap Yosie.


"Nyebelin banget sih tuh anak" batin Adel.

__ADS_1


"Gue tuh disini lagi nungguin bunga yang sakit" jawab Adel.


"Hah,bunga sahabat loh kan?" Tanya Yosie.


"Ya iyalah" jawab Adel jengkel.


"Emang dia sakit apa?" Tanya Yosie penasaran.


"Tadi sih kata dokter bunga terkena gejala jantung ringan" jawab Adel.


"Oh gitu ya titip salam aja deh buat bunga cepet sembuh" ucap Yosie.


"Yaudah gue pergi dulu ya ada urusan" ucap Yosie sambil meninggalkan Adel.


"Urusan apaan sih" ucap Adel dalam hati.


"Iya, hati-hati" ujar Adel sambil berlalu.


*****


Adel menuju UGD tempat bunga ditangani tapi dia bingung, Citra dan pembantu nya bunga tidak ada disitu.


"Mereka semua kemana ya?" Batin Adel.


Adel mencoba mengintip ruangan UGD tapi tidak ada siapa-siapa hanyalah ruangan yang kosong.


Adel mencoba bertanya kepada suster yang baru saja keluar dari ruangan UGD.


"Eh sus mau tanya nih, pasien bernama Bunga dipindah kemana ya kok ga ada" tanya Adel.


"Oh pasien yang disini tadi? Udah di ruang inap mbak nomor 312" ujar suster itu.

__ADS_1


"Oh iya sudah terimakasih ya sus" ucap Adel.


Adel segera mencari lift untuk pergi ke kamar inap bunga.


__ADS_2