
LANJUT FLASHBACK
"gue mau tanya, sebenarnya Lo ke rumah sakit kemarin lagi ngejenguk siapa? Saudara atau kerabat Lo gitu?" Tanya Adel cepat.
"Oh itu yang Lo tanyain?" Ucap Yosie membuang nafas panjang.
"Gue disana tuh, lagi nungguin nyokap gue yang dirawat disitu" ucap Yosie santai.
"Emang dia sakit apa?" Tanya Adel balik.
"Nyokap gue sih sebulan yang lalu jatuh dari tangga rumah terus sejak itu dia lumpuh terus baru-baru ini katanya mengidap gejala stroke juga" ujar Yosie menerangkan.
"Ya Allah kasian banget" ucap Adel sedih.
"Kalo boleh nanti gue kesana mau jenguk nyokap Lo ya?" Ucap Adel.
"Yah kalo Lo mau sih nanti barengan aja" ajak Yosie.
"Gue malah seneng kalo Lo mau ngajak gue" jawab Adel.
"Yaudah nanti gue telpon, gue tunggu Lo awas sampe telat" ucap Adel.
"Iya, yaudah gue ke kelas dulu ya ada tugas yang belum gue kerjain" ucap Yosie berpamitan.
"Iya see you next time" balas Adel.
*****
Matahari hampir tenggelam, nampak seorang gadis cantik menggunakan dress pink berdiri di pinggir jalan dekat halte bus.
Nampaknya ia sedang menunggu sesuatu yang tak kunjung datang.
"Duh Yosie mana sih udh 5 menit gue disini, udaranya dingin banget lagi jangan-jangan bentar lagi hujan" oceh Adel.
"Gue duduk dulu ah pegel kaki gue" cercah Adel kesal.
Teretet...teretet....teretet....
__ADS_1
Suara ponsel Adel berbunyi,ada yang meneleponnya.
Adel segera merogoh kantong isi tas selempangnya itu.
"Halo La ada apa?" Tanya Adel membuka obrolan.
"Lo lagi dimana?" Tanya Lala.
"Emm gue lagi di jalan, emang kenapa?" Tanya Adel balik.
"Ouwh, kalo Lo mau temenin gue ke rumah ka Cindy ambil barang" ucap Lala.
"Emm maaf yah aku ga bisa ini mau ada kepentingan ke rumah sakit" jawab Adel.
"Ha siapa yang sakit? Lo sakit?" Tanya Lala cepat.
"Nggak, cuma ada saudara aja yang sakit" jawab Adel singkat.
"Bye" jawab Adel.
"Ehemmm" suara seseorang mendeham mengagetkan Adel.
"Loh Yosie? Sejak kapan Lo disini?" Tanya Adel sambil mengarahkan pandangannya ke Yosie.
"Belum lama kok" jawab Yosie.
"Yaudah cepetan naik, keburu hujan nanti" ujar Yosie.
"Iya-iya" jawab Adel sambil memakai helm.
"Emang Lo darimana aja sih aku udah nungguin lama loh" gerutu Adel kesal.
__ADS_1
"Yah maaf aku tadi sempat ketiduran sehabis sholat" jawab Yosie.
"Ouwhh" jawab Adel singkat.
*********
Kriettt....
Suara daun pintu dibuka.
Adel melenggang masuk mengikuti Yosie.
"Hai mah, gimana kabarnya makin baik dong pastinya" ucap Yosie basa-basi.
Wanita paruh baya itu hanya mengangguk karena dengan
keadaannya itu membuatnya susah bicara.
"Hai Tante ini aku Adel temannya Yosie" ucap Adel memperkenalkan diri.
Wanita itu mengangguk dan tersenyum melihat Adel.
"Oh iya mamah belum makan ya? Yosie suapin yah?" Ucap Yosie mengambil makanan di meja sebelah mamahnya terbaring.
"Mamah harus makan yang banyak supaya bisa cepat sembuh, Yosie kangen banget sama masakan mama" ucap Yosie antusias.
Drrrt.....drrrt....drrrt....
Suara ponsel Yosie bergetar.
"Iya halo pah ada apa?" Ucap Yosie mengangkat teleponnya.
"Aku angkat telepon bentar ya Lo jagain mamah" perintah Yosie kepada Adel.
"Iya" ucap Adel sambil menggantikan posisi Yosie menyuapi mamahnya.
Wanita yang terbaring itu menyuruh Adel mengambilkan buku note harian tempatnya menulis kalimat yang sulit ia ucapkan.
Adel langsung cepat tanggap,ia mengambilkannya.
__ADS_1
"Ini Tante" ucap Adel sambil membenahi sikap tangan dan buku yang telah dipegang wanita itu.