Duda Kaya

Duda Kaya
fiveteen


__ADS_3

⚫⚫⚫


Saat ini Kila dan Agam sedang berada di meja makan guna untuk menyumbang sedikit makanan buat cacing yg ada di perutnya.


Sesuai janji Ifan dan Syifa kini telah berada di rumah orang tuanya kila untuk menginap.


Jadi bebas dari hama hahhah;)>,<.


"Mas??" Panggil Kila di sela makannya .


"Eummm"


"Sepi juga yy klo ada anak² di rumah" ucap kila


"Iya" ucap Agam cuek


"Mas sih pakek acara nitipin ke mama segala" ucap kila cemberut.


Harusnya tidak seperti itu juga kali yy, honeymoon mah honeymoon aja, ngak usah ngusir² orang juga.


"Dari pada gangguin kita" jawab Agam


"Ya tpi ngak kek gitu juga kali" ucap kila


"Udh lah nikmatin aja" ucap Agam mengakhiri makannya.


"Yok??" Ajaknya.


"Kemana??" Tanya Kila


"Ke kamar lah masa ke kuburan!!" Jawab Agam


"Masih awal banget kali mas, ngebet banget sih" cemberut Kila.


Pasalnya ia masih agak ragu sekarang ngak tau nanti pas udh di terkam Agam.


"Ya kan kamu tau aku udh puasa lebih dari 4 tahun" jelas Agam


"Nafsuan banget" cibir Kila


"Kamu sih bikin nafsuan" ucap Agam terkekeh.


"Klo itu sih jelas, ngak ada orang bisa nolak kesemokan dan kebohaian seorang Kila hahha" ucap kila tertawa


"Badan kayak triplek gitu di bilang bohay" cibir Agam


"Apa?? Mas bilang apa tadi??" Tanya Kila meyakinkan kali aja dia salah dengan tadi


"Ngak!!! Mas bilang badan kamu seksi" jawab Agam dengan nada takut


"Mas pikir aku ngak dengar hah" marah kila


"Ngak sayang kamu slh dengar" ucap Agam dengan raut wajah cemas.


Takut klo jatahnya di tunda lagi.

__ADS_1


"Salah salah ngak ada salah², karna mas udh ngatain aku kayak triplek, minta sana jatahnya sama tripleks, pokoknya jatah dri aku ngak ada!!" Ucap kila judes


Nah kan, baru juga Agam pikirin itu, kejadian juga kan.


Emang ini mulut ngak bisa di ajak negosiasi.


Minta di tabok emang!!.


"Hehe Kila jangan dong" tawar Agam


"....."


"Sayang" rengek Agam


"....."


"Ya Allah!!" Ucap Agam frustasi


"Maaf deh"


"Makanya klo punya mulut itu di perhatiin" akhirnya setelah diam lama Kila nyaut juga


"Iya nih mulut aku emang kayak gini" ucap Agam sambil memukul mulutnya pelan dengan tangan


"Nih!! Udh aku pukulin maaf yy"


"......"


"Nyaut dong yank" ucap Agam


"....."


Hancur sudah rencana buka puasanya.


"Ya udh deh" ucap Agam berdiri dari posisi jongkok nya ketika tadi membujuk Kila.


"Klo ngak mau kasih juga ngak papa" ucap Agam lagi pelan dengan raut wajah yang lelah, leleh membujuk.


"Aku ke kamar yy" ucap Agam dan berjalan


"Segitu doang nih usaha kamu buat ngebujuk aku" ucapan Kila sukses membuat Agam berhenti dan memutar balik badannya menghadap Kila.


"Kamu ngomong sama aku??" Tanya Agam heran.


Kan bisa jadi tadi yg ngomong Titisan ratu ular.


"Ngak sama rumput yg bergoyang" judes Kila


"Ck' ngak peka banget" cibir Kila


"Hehe ya maaf"


"Lagian kamu sih pakek ngambek segala" ucap Agam lalu mendudukkan bokong nya di samping Kila


"Ya gimana aku ngak Ngembel coba kamu ngatain aku gitu" ucap kila

__ADS_1


"Ya maaf sayang" ucap Agam memeluk Kila dari samping dan mencium pipi kanannya lama.


"Maaf yy" ucap agam lagi.


"Eumm."


"Eumm apa nih??"


"Di maaffin"ucap kila cepat


"Ya udh ke kamar yok, aku udh ngak sabar hehe" ucap Agam sambil cengengesan


"Gendong!!" Ucap kila merentangkan tangannya manja


"Uuhh manjanya" sebelum mengendong Kila, Agam lebih dulu mengacak dan mengecup kening kila gemes.


Mereka berjalan menaiki tangga dengan Kila digendongan Agam.


Kila mengalungkan tangannya ke leher Agam dan kepalanya bersembunyi di dada Agam yg kekar.


"Mas??" Panggil Kila


"Iya sayang"


"Klo ada maunya di panggil sayang" guman kila


"Kamu juga gitu" balas Agam


"Aku takut" cicit kila


"Apanya yg harus di takutin di nikmatin aja" ucap Agam


"Kamu mah bilang gitu karna udah pernah" balas Kila


"Tpi kan ini kali pertamanya aku dengan Sama kamu" ucap Agam merebahkan tubuh Kila ke atas ranjang


"Tapi kan tetap aja udh pernah" kekeh Kila lagi


"Udh sih nikmati aja"


"Mas takut" cicit kila lagi ketika melihat Agam melepaskan kaos dari badannya.


"Ngak bakal kenapa² percaya sama aku" ucap Agam meyakinkan Kila


Agam mencium kening kila lama, namun sebelum itu mulut Agam komat Kamit entah apa yg ia baca, kila tidak tau.


Karna saat ini dia di dominasi oleh rasa takut namun senang bercampur aduk.


"Aku buka yyy" pinta Agam membuka baju Kila


Drrttt


Drrttt


"Sialan" umpat Agam

__ADS_1


⚫⚫⚫


__ADS_2