Duda Kaya

Duda Kaya
twenty four


__ADS_3

Nih nih author kasih up!!!


Jadi please ya jangan pada teror diriku ini dengan kata kata kalian yang sangat mengerikan itu.


Buat cerita ini sendiri author masih bisa belum pastiin kapan tamatnya.


Karena sejujurnya author pengen banget Tamatin cerita ini biar kalian ngk nagih up terus,,


Tpi jauh di hati terdalam author kagak rela sumpah, hiks.....😢.


Jadi buat kalian sabar²in ya nunggu up nya....


Kalo bosen boleh pindah lapak tpi jangan lupa balik lagi ya,,, Karana di tinggal tanpa kejelasan itu sakit.


Jadi...................


Gimana semua aman???.


TARIK SIST........


SEMONGKOO


LANJUT.


⚫⚫⚫


Hari ini Agam dan Kila harus pergi ke rumah sakit untuk cek rutin keadaan Alif setiap bulan.


Awalnya agam tidak bisa mengantar karna ada hal mendesak di kantor, namun karna sang istri mangancan dan memberikan pilihan yang sangat sakral bagi kaum wanita, jadinya ia pilih aman saja.


"Kamu pilih ikut aku kerumah sakit atau pilih ke kantor hah??!" Tanya Kila dengan gaya emak bar bar dengan mata melotot ke arah Agam.


"Bagus!!! Karna kalo kamu ngk pilih aku jangan harap dapat jatah kamu" ucap Kila


Nahhh kan


Sesampainya di rumah sakit Agam dan Kila langsung menuju ruang dokter yang menangani Alif selama ini.


Namun baru setengah jalan Kila ingin ke toilet sebentar, jadimenyuruh Agam duluan.


"Mas kamu sama Alif duluan aja.. aku mau ke toilet sebentar" kata Kila


"Kamu jangan lama ya"


"Iya.. kayak mau kemana aja" ucap Kila terkekeh.


Kila berjalan cepat ke arah toilet tanpa melihat arah jalan karena sibuk dengan melihat isi tasnya.


Bukk


"Auww sorry sorry saya ngk sengaja" ucap Kila cepat tanpa melihat orang yang sedang jongkok karna mengambil tas Kila yang jatuh.


"Santa aja" ucapnya sambil berdiri


"Gilang" ucap Kila terkejut


"Hay" sapa Gilang


"Ha-hay Lo selama ini kemana aja Lang" tanya Kila


Pasalnya selama ini Gilang menghilang entah kemana semenjak Kila tidak lagi ke kampus

__ADS_1


"Ada gue mah.. lu aja yang ngk nyadar gue ada, ya ngak" tanya Gilang dengan  santai


"Hah"


"Dah lupain" ucap Gilang


"Lu ngapain di sini kil" tanya Galang


"Oeh ya tuhan gue lupa" ucap Kila menepuk jidatnya


"Kenapa" tanya Gilang


"Gue kesini mau cek kesehatan anak gue" jawab Kila


"Anak tiri elu"


"Bukan anak kandung gue sama Agam..baru sekitar delapan bulanan lah umurnya" ucap Kila.


"Sorry gue ngk tau" ucap gilang


"Salah lu ngapain ilang" ucap Kila sambil menepuk lengan atas Gilang pelan.


"Sayang" panggil seseorang dari belakang Kila


"Ehhha Hay mas" ucap Kila


"Nah itu lang anak gue" ucap Kila memperkenalkan Gilang pada anaknya.


"Hay boy.... Ini om Gilang temen mama kamu yang paling ganteng" ucap Gilang percaya diri.


"Hay om aku Alif" ucap Kila mempraktekkan seperti suara anak kecil sambil terkekeh.


"Mas kok kesini si??" Tanya Kila


"Hehehe maap abisnya keasikan ngomong Ama Gilang" ucap Kila


"Eumm kil... Kalo gitu gue ke ruang mertua gue dulu ya" pamit Gilang


"Mertua" ulang Kila


"Lu udh nikah??" Tanya heboh


"Udah hehehe" cengir Gilang


"Jahat.. sahabat apaan ngk ngundang" ucap Kila pura pura marah


"Ya maaf kil, abisnya dadakan" ucap Gilang


"Kok dadakan, lu hamilin anak orang ya" tuduh Kila


"Enak aja lu ngomong, gue ngk nebar benih sembarangan" sombong nya.


"Belagu"


"Ya udh kalo gitu gue duluan" ucap Gilang sambil mengacak rambut Kila


"Is kebiasaan" gerutu Kila sambil tersenyum.


Pasalnya ia bahagia karena ketemu dengan sahabat seperjuangan nya lagi.


"Ekhem"

__ADS_1


"Eh" ucap kila terkejut


"Udah reoni sama mantan gebetannya" tanya Agam dengan wajah datarnya.


"Enak aja dia sahabat aku ya" ucap Kila


"Sahabat tapi cinta" ucap Agam


"Enggak mas...kita tu cuma sahabat"


"Kamu pikir aku ngk tau kamu pernah suka sama dia" todong Agam


"Hheeheh iya sih dulu" ucap Kila dan langsung membuat wajah Agam lebih suram.


"Eh tapi sekarang di hati aku cuma ada kamu kok, sumpah" sambung Kila dengan sungguh.


"Bener??" Tanya Agam


"Iya sayang"


"Kamu ngk akan tinggalin aku kan" tanya Agam lagi


"Tinggalin kalo kamu ngk bawa pulang  uang yang banyak" ucap Kila sambil tertawa dan mencium pipi Alif yang sedari tadi diam sambil melihat drama orang tuanya.


"Matre"


"Tau matre kenapa kamu jadiin istri" tanya Kila sambil berjalan menuju ruang dokter lagi.


Dia bahkan melupakan kalo dia sempat ingin ke toilet tadi.


"Kil??" Panggil Agam


Kila berbalik menatap Agam jengah


"Apalagi??"


"Saranghae" ucap Agam sambil membetuk love dengan jempol dan telunjuknya.


"Uuhh Agam" ucap Kila berjalan ke arah Agam dengan perasaan terharu.


"Kamu kenapa tau itu kalimat,,, kamu dengar di mana coba" tanya kila dengan menatap Agam


"Dari racun yang kamu nonton setiap malam" jawab Agam terkekeh


"Dasar"


"Saranghae" ucap Agam lagi


"Nado saranghae" jawab Kila lalu mereka ikut tertawa bersama.


Bahkan Alif yang tak tau apa apa pun ikut tertawa.


Mungkin dia tau, jika orang tuanya sedang bahagia.


Bahagia itu sederhana ya.


Cukup ungkapkan perasaan apa yang kalian rasakan pada pasangan kalian.


Lalu lakukan apa yang harus semestinya kalian lakukan.


Dapat salam dari Daddy Agam dan juga Syifa.

__ADS_1


⚫⚫⚫


__ADS_2