
Siap???
⚫⚫⚫
SURPRISE....
disana Kila sudah melihat banyak orang, buakn orang luar sih, melainkan orang dalam rumah.
Agam berdiri dengan jas putih yg ia kenakan dan juga sebuket bunga merah merah berukuran besar ditangannya.
Senyum tak pernah luntur dari mulut Agam.
Sembari melangkah mendekati Kila yg sedikit terkejut dengan kejutan yg ia buat.
"Sayang" panggil Agam
"Makasih" ucap Agam memeluk Kila.
Mau tidak mau Kila menerimanya, tidak mungkin kan dia menolak agam di depan orang banyak.
"Buat!!" Tanya Kila
"Buat semuanya, terlebih lagi maksh karna kamu mau ngandung anak aku" ucap agam.
Kemudian di melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Kila erat dan berucap "love you my wife"
"Me too" jawab Kila melepaskan genggaman tangan Agam dan berjalan menuju meja yg sudah di tata rapi, lengkap dengan hidangan nya.
"Ini kamu yg buat" tanya kila
"Iya, tpi ada bantuan dari yg lain juga" jawab Agam.
"Oh"
"Buat semuanya maksh karna udh bantu saya" ucap Agam pada semua yg telah membantunya
"Sama² tuan"
"Buat ongkos nya besok akan segera cair" ucap Agam yg membuat semua orang bahagia
"Nahhh siap tuan" jawab mang Diman.
"Gam?? Komisi gue ada kan??" Tanya Amel
"Tenang saja"
"Jadi buat ini Mel, Lo ajak gue ke mall" tanya Kila
"Agam yg suruh" jawab Amel polos
"Kalian yy bener²" ucap kila tak habis pikir.
Niat banget gitu loh. Heran
"Yaudh deh gue sama yg lain pegi dulu yy, ngak mau ganggu orang yg lagi baikan!!! YOK SEMUA" ucap amel.
Lalu mengajak semua pasukan luar dari balkon kamar Kila.
"Seneng??" Tanya Agam
"Mayan!! Tapi lebih banyak capeknya" jawabannya jujur.
"Maaf"
"Ngak perlu"
"Nanti aku pijitin deh" tawar Agam
"Emang mau" tanya Kila
"Apa yg enggak buat kamu"
"Heleh" cibir Kila
"Yaudh kita makan dulu nanti baru aku pijitin" ucap Agam
__ADS_1
"Mas maaf yy aku ngak laper" ucap kila merasa bersalah
"Kenapa??"
"Ngak tau kenapa, lagian tadi aku juga udh makan waktu pulang dari mall"
"Oeh"
"Mas!! Marah??" Tanya Kila.
Sungguh ia tidak bermaksud untuk tidak menghargai usaha yang dilakukan oleh agam.
Tpi ia bener² tidak ingin makan saat ini.
"Maaf karna udh ngebuat usaha mas jadi sia²"
"Ngak sia² kol, yg penting kamu udh mau maafin aku" ucap Agam
"Tapi kan–
"udh sayang, mungkin dedek bayinya ngak mau makan"
"Iya nih, dari kemarin dia muntahin terus apa yg aku makan"
"Lah kok gitu" ucap agam.
Lalu dia berjongkok dan mengecup perut rata Kila dan berkata "hay, dedek gak boleh gitu, jangan buat mommy capek ok!!, Anak Daddy pintar" lalu mengecup lagi perut kila.
Kila yg Melihat dan mendengarkan itu bener² terbaru.
Sungguh dia ingin menangis sekarang.
"Sekarang kamu mau apa??" Tanya Agam
"Liat bintang aja" ucap kila lalu berjalan menuju pinggiran balkon.
Agam datang dan memeluk Kila dari belakang, menaruh dagunya di bahu Kila dan sesekali mengecup leher jenjang Kila penuh sayang.
"Bagus pemandangan nya??" Tanya Agam.
Setelah Kila mengucapkan kalimat itu, cukup lama mereka berdiam dan hanya suara angin yg terdengar.
"Mas??"
"Eumm"
"Kayaknya anak kamu pengen sesuatu"
"Apa??"
"Dia pengen denger cerita kamu dulu sebelum nikah sama aku, terus cerita tentang mommy nya Ifan dulu" jelas Kila
"Ngidam macan apa itu" tanya Agam melepaskan pelukannya.
"Ayolah" ucap kila berbalik badan menghadap Agam.
Agam memeluk Kila kembali dengan cara menghadap depan.
Bukan meluk sih, lebih tepatnya merangkul pinggang nya Kila.
"Jadi aku dulu sama dia di jodohin juga" cerita Agam.
"Orang dulu demen jodoh²hin" sela Kila
"Jangan dipotong" ucap Agam geram
"Yaudh beh sok lanjut" ucap kila
"Aku ngak pernah suka dia" ucap Agam jeda
"Aku mau di jodohin aku aku mau menghargai orang tua dia, karna udh mau ngerawat aku dari dulu, kamu tau kan aku sebatang kara??" Tanya Agam
"Terus kemana orang tua istri kamu dulu??" Tanya Kila
"Mereka udh meninggal juga, mereka meninggal karna kecelakaan beruntun dulu, kebetulan mereka satu mobil waktu pulang dari ngantar aku ke bandara" jelas Agam
__ADS_1
"Kalo sodara² yg lain??"
"Ngak ada, yumi dulu anak tunggal, mama papa juga sama" jelas Agam lagi
"Susah yy klo jadi anak tunggal, untung aku punya sepupu" ucap kila
"Makanya kita buat anak yg banyak, mau yy" ucap Agam nyengir
"Kamu mah mau enaknya doang, yg capek padahal aku" ucap kila
"Ya kan kamu nikmatin juga" ucap Agam tertawa.
"Keenakan heheh" ucap kila tertawa bersama
"Eumm mas??"
"Iya"
"Klo mas ngak suka sama bak yumi kok Ifan sama Syifa bisa lahir??" Tanya Kila penasaran.
Ngak mungkin kan Ifan smaa Syifa bisa ada sendiri.
"Karna di paksa papanya Yumi" ucap Agam
"Terus mas mau gitu!!" Tanya Kila
"Ya mau ngak mau, tpi mas juga ada pengaruh alkohol sih" cerita Agam
"Terus klo Syifa??" Tanya Kila lagi.
Yg ini ngak mungkin disuruh lagi kan
"Klo syifa–
"Karna keenakan pasti" potong Syifa
"Hahhah kamu bener" tawa Agam
"Kan, udh tebak aku" cibir Kila
"Ya kamu pikir dong!! Aku normal nih yy, terus tinggal sma wanita yg jelas² istrinya, apalagi udh pernah coba sekali, ya mau lagi lah" ucap Agam
"Ya karna itu orang nya kamu aku percaya sih" ucap kila
"Kenapa?"
"Karna kamu orangnya nafsuan hahah" ucap kila tertawa
"Terus mas enakan sma siapa ??" Tanya Kila
"Kalo Yumi aku ngak ingat" ucap Agam santai
"Kok gitu"
"Ya gitu, namanya juga udh lama"
"Tpi kalo sama aku enak kan??"
"Bukan main hhahahah" ucap Agam tertawa
Sungguh malam ini dia bener² bahagia.
Agam berharap kebahagiaan ini jangan pernah pergi meninggalkannya, untuk kapan pun.
Karna mungkin bahagia bersama orang yg kita cintai itu berbeda dengan orang yg cuma datang untuk singgah sebentar.
⚫⚫
⚫⚫⚫
Satu kata buat part ini???
Gila sih aku nulis nya senyum² sendiri 🤣🤣
^^^Dah lah salam hangat 😈^^^
__ADS_1