
⚫
Tak terasa Usia kehamilan Kila kini telah memasuki usia 9 bulan.
Padahal baru rasanya ia hamil kemaren, baru rasanya ia mengerjai agam, baru rasanya ia ngidam yg aneh².
Ingin, ingin rasanya Kila mengulanginya.
Tapi apalah daya, mungkin ketika ia hamil lagi nanti.
Dan beberapa hari ini juga Agam tidak pergi kantor dan juga tidak menegang file² apapun.
Dia bener² memfokuskan dirinya pada Kila.
"Mommy" teriak Syifa dari kamar atas
"Iya sayang" ucap kila dan berjalan pelan ke arah kamar Kila.
Di usia kandungannya yg udh 9 bulan Kila masih bisa beraktifitas seperti biasa.
Kandungan nya juga tidak bermasalah apapun.
Rasanya dirinya juga tidak membawa beban apapun.
Kila juga tidak mudah capek.
Sungguh, kandungan nya sungguh enteng sekali.
"Ada apa sih??" Tanya Kila ketika sudah sampai di kamar Syifa
"Mom ini pakeknya gimana" tunjuk syifa pada gaun cantik warna putih yg senada dengan gaun yg Kila pakek saat ini.
Mereka semua berniat menghadiri pesta pernikahan sahabatnya Kila, Amel.
"Cantik" ucap kila mencium pipi Syifa setelah memakai gaunnya.
"Hehehe makasih mom"
"SAYANG" teriak Agam dari lantai bawah
"IYA MAS BENTAR" jawab Kila lalu mengajak Syifa
"Udh siap semua kan??" Tanya Agam ketika Kila sampai dihapannya.
"Udh kok yok" ucap kila dan berjalan mendahului Agam,
"Eh bentar, Ifan mana??" Tanya
"Heeh kok ngilang tuh anak" ucap Agam
"IFANNNN???" Teriak Agam dari lantai bawah
"Jangan teriak²" ucap kila
"Yak kan biar cepat didenger"
"Mom, dad yok" ajak ifan yang turun dari arah tangga
"Dari mana aja sayang" tanya Kila
"Ya dari kamar" jawab Ifan cuek.
__ADS_1
Belakangan ini Ifan sedikit cuek dan dingin.
Entah apa sebabnya.
"Yaudh yok nanti kita telat" ajak Agam
Sesampainya Meraka disana Kila melihat Amel terlihat begitu bahagia.
Inikah rasanya menikah dengan orang yg kita cintai dan mencintai kita.
Rasanya, walaupun sekarang Kila sudah mencintai Agam. Tapi jika dingat dulu bagaimana Kila sangat keras menolak pernikahannya dan meminta cerai terhadap Agam, jika sampai itu menjadi kenyataan maka Kila sungguh menyesal.
Kila datang menghampiri Amel dan suaminya, Julio rekan bisnis Agam.
Sungguh wajah Amel terlihat begitu berseri².
"Woii, nikah juga Lo" teriak kila memeluk Amel dan bertos ria
"Sayang jangan bar bar" bisik Agam di samping Kila.
"Heheh yak maap, aku kan lagi bahagia mas" ucap kila
"Selamat atas pernikahannya Julio" ucap Agam bersalaman dengan Julio
"Terima kasih pak, enjoy the party," balas Julio
"Eummm gue turut bahagia" Ucup Kila memeluk Amel sekali lgi.
"Jaga ponakan gue" Balas Amel
"Pasti, klo gitu gue mau kesana dulu, ponakan Lo mau makan cup cake" ucap kila
"Tau aja Lo, by, yok mas" ucap Kila mengajak Agam dan berlalu.
Sementara Syifa dan Ifan asik bermain bersama keponakan Amel yg seumuran dengan Ifan. Di meja dekat pelaminan.
"Ssst, mas kok perut aku sakit yy" keluh Kila
"Yang bener di mana yg sakit" ucap Agam mengusap perut kila
"Mas keluar darah mas" ucap kila panik
"Mana mana, ya tuhan Kila kamu mau lahiran" ucap Agam juga ikutan panik dan mengundang semua mata untuk melihat mereka.
Tak lama Amel datang bersama Julio untuk melihat Kila
"Ya Tuhan kil, Agam bawa ke rumah sakit cepat" suruh Amel
"Sakitttt" rintih Kila
"Bertahan kil"
"Gue udh ngak sanggup" ucap Kila pelan
"Harus sanggup jangan sampe brojol disini" ucap amel panik.
"Mel, saya titip anak² yy" ucap Agam sambil menggendong Kila untuk membawanya ke rumah sakit.
"Tiati pak" ucap Julio.
⚫⚫⚫
__ADS_1
Saat ini Kila masih saya mengeluarkan darah dan mengeluh sakit.
Tpi keadaan jalan yg macet menghambat Agam untuk mengebut dan segera sampai di rumah sakit.
Sungguh Agam tidak tega melihat istrinya seperti ini.
"Mas!!!! Sakit"
"Sabar sayang sabar"
"Ngak kuat mas"
"Kuat harus kuat" panik Agam
"Arrhhhh jalan sialan" umpat Agam
"Mas"
"Iya sayang sabar"
"Aku udh ngak sanggup"
"Jangan ngomong gitu" ucap Agam serak.
Matanya kini sudah berkabut ingin menangis.
Tpi situasi tidak memungkinkan.
Jadi dirinya harus kuat dan terus menguatkan Kila demi anak mereka.
"Cepetan mas!!?"
"Jalanan nya macet"
Tinnn
Tinnn
Tinnn
"Sialan" umpat Agam
Agam melirik kesamping dan menemukan Kila yg sudah memejamkan matanya.
"Sayang???? Sayang bangun" ucap Agam panik melihat Kila yg sudah tak sadar kan diri
"KILAAAA"
⚫⚫⚫
jangan tinggalkan aku!!!
Hayo ada apakah dengan Kila???
Penasaran jangan lupa comen😁
Jangan²!!!! Jangan jangan Kila???....
Isi sendiri 🤣🤣
^^^By🏐😚^^^
__ADS_1