
Naura dengan cepat memarkirkan motornya dan berlari menuju ke gerbang sekolah. Terlihat satpam sekolah sedang berjalan menuju ke gerbang, bertujuan untuk menutup gerbang.
Dengan sekuat tenaganya, akhirnya naura dapat masuk sebelum satpam itu sampai di gerbang.
"Hah.. Untung masih sempat..! " gumamnya yang kemudian kembali melanjutkan larinya menuju ke ruang ujiannya.
Sesampainya disana, teman teman naura menatap lega setelah melihat sahabat mereka yang sampai juga di ruang ujian sebelum guru pengawas datang.
"Akhirnya kamu datang juga nau. Kita semua khawatir kalau kamu telat lagi dan nggak bisa lulus..! " ucap dara.
"Ya itu hampir aja sich. Soalnya tadi macet banget..! " ucap naura sambil mendudukkan tubuhnya di kursinya.
"Oh ya, kenapa dari tadi aku telfon, malah kamu matiin..? Bikin kita tambah khawatir aja..! " tanya sandra.
"Oh itu..! Panjang ceritanya. Entar aja kalau pulang, aku ceritain..! " jawab naura saat melihat guru pengawas yang hendak masuk ke dalam ruangan.
Ujian pun berjalan dengan tenang tanpa ada gegaduhan. Dan kini naura dan teman temannya sedang berada di cafe di dekat sekolah.
"Nah, sekarang kamu bisa cerita. Kenapa tadi aku telfon malah kamu matiin terus...! " ucap sandra yang sudah begitu penasaran.
"Jadi gini. Semalam, aku dan keluargaku ke restoran untuk makan malam..! " cerita naura.
"Makan malam keluarga..? Atau pertemuan dengan pria yang mau di jodohin sama kamu..? " tebak dara. Ya teman teman naura sudah tau dengan semua permasalahan yang sedang di hadapi naura. Dan mereka juga begitu prihatin dengan nasip naura yang terus menerus di jodohkan orang tuanya.
"Ya, kalian tau lah..! "
"Trus gimana..? Apa cowoknya ganteng..? " tanya sandra.
"Kamu nih yang ditanya cowok melulu..! Terus gimana nau..? Kamu berhasil gagalin perjodohan itu..? " tanya lidya.
"Ya untung nya aku berhasil buat cowok itu sekaligus orang tuanya ilfil sama penampilan gue..! " jawab naura.
"Terus masalah hp nya gimana..? Apa gara gara ini..? Jadi HP kamu di sita sama mama dan papa kamu..? " tanya aulia.
"Nggak..! Hp ku nggak disita sam mama dan papa. Tapi disita sama cowok..! Atau juga om om..? " ucap naura.
"Kok bisa..? " tanya dara.
"Jadi semalam setelah dari restoran, aku pulang naik motor. Dan di jalan aku ketemu sama anak kecil berusia 5 tahun sedang tersesat. Dan karena kasihan, aku anterin dia pulang. Setelah itu aku ketemu sama tuh cowok..? Ya dia ganteng sich, bahkan gantengnya melebihi artis kpop. Cuma sayang dia ayahnya si anak kecil itu..! " terang naura membuat dara dan sandra yang mendengar nya langsung lemas.
"Yah..! Kenapa sich di dunia ini cowok ganteng selalu aja cepat nikah..! " gerutu dara.
__ADS_1
"Terus gimana nau..? " tanya aulia.
"Saat aku anterin tuh anak kecil. Ayahnya malah nuduh aku sebagai penculik anaknya. Ya otomatis aku marah lah. Dan sialnya tadi pagi waktu mau berangkat sekolah. Jalanan macet banget. Karena takut telat, aku coba selap selip mobil di depan. Nggak taunya mobil tuh cowok ke gores motorku, jadi dia nuntut ganti rugi. Ya karena aku buru buru, aku kasih aja HP ku ke dia. Dan nanti sepulang dari sini aku ambil di rumahnya...! " jelas naura panjang kali lebar.
"Emang kamu nggak takut nanti kalau HP kamu di stalking..? " tanya lidya.
"Ya..! Terserah sich, lagian HP ku itukan nggak ada apa apanya..! " jawab naura enteng. Karena memang semua data pentingnya ia simpan di leptop nya.
"Ya semoga aja kamu benar benar nggak dapat masalah lain karena hal ini nau..! " ucap aulia.
Setelah jam tangan naura menunjukkan pukul 2 siang. Naura berpamitan pada teman temannya untuk pulang lebih dulu.
Dan kini naura tidak menuju ke rumahnya, melainkan pergi menuju ke rumah pria yang telah membawa HP nya.
Dengan cepat naura telah sampai di depan rumah pria itu. Saat hendak masuk, tiba tiba seorang satpam menghalanginya.
"Ada yang bisa say bantu dik..? Adik lagi cari siapa..? " tanya satpam itu.
"Emh saya..! " ucap naura terhenti karena itu lupa, jika ia tidak mengetahui nama pria itu.
"Duh gimana nih..? Aku nggak tau namanya lagi..!" gumam naura pelan.
Tak lama kemudian, dari belakang naura tiba tiba suara anak kecil menghampiri nya.
Naura pun menoleh ke sumber suara itu. Dan melihat anak kecil yang semalam ia selamatkan sedang berlari ke arahnya dengan neneknya yang berjalan di belakangnya.
"Kakak cantik ada disini..? " tanya clarabell.
"Emh.. iya..! " jawab naura sambil tersenyum manis.
"Eh nak naura ada disini..? Kamu dari tadi..? " tanya nenek clarabell.
"Baru aja tan..! " jawabnya.
"Ya udah, kenapa diluar..? Ayo masuk..! " ajaknya dengan ramah.
"Ayo kak..! Masuk kedalam..! " ajak clarabell sambil menarik lengan naura.
Naura pun tidak menyianyiakan kesempatan itu untuk masuk ke dalam rumah itu. Sesampainya di dalam rumah itu, naura melihat ke sekeliling rumah. Hingga tatapannya berhenti ke sebuah foto besar yang ada di ruang tamu itu.
"Duduk dulu nak..! " ucap nenek clarabell.
__ADS_1
"Iya tante Terima kasih..! " ucap naura sambil mendudukkan dirinya disana.
"Tunggu sebentar ya kak..! Clara mau ganti baju dulu..! " ucap clarabell yang ikut neneknya masuk kedalam kamar untuk berganti pakaian.
Tidak lama kemudian, clarabell datang dengan gaun merah muda selutut yang membuatnya terlihat begitu imut.
"Silahkan minum dulu nak..! "
"Iya tan.. "
"Panggil aja tante sarah..! " ucapnya.
"Iya tante sarah, Terima kasih..! " ucap naura sambil meminum pelan teh yang di berikan tante sarah padanya.
"Oh ya nak, kenapa tadi kamu berdiri aja diluar..? " tanya tante sarah pada naura.
"Emh..! Itu, sebenarnya naura lagi ada perlu dengan ayah clarabell tan..! " jawab naura jujur.
"Ayah..? " tanya clarabell memastikan pendengarannya.
"Iya sayang..! Oh ya tan, apa ayah clarabell ada di rumah..? " tanya naura.
"Yah, devano kalau jam segini masih ada di kantornya nak. Emh kalau memang kamu mau bertemu dengan nya. Kamu datang ke sana aja..! Tunggu sebentar..! " ucap tante sarah yang kemudian beranjak masuk kembali meninggalkan naura bersama clarabell.
Beberapa saat kemudian, tante sarah kembali datang. Ia berhenti sejenak melihat cucu satu satunya itu tertawa dengan riang bersama naura.
"Ini nak..! Kartu nama devano. Disana ada alamat kantornya dan juga no telfon nya juga..! " jelas tante sarah sambil memberikan sebuah kartu nama pada naura.
"Ya sudah tan, Terima kasih. Kalau gitu, naura pamit pulang dulu..! " ucapnya.
"Yah..! Kenapa kak naura buru buru pulang..? " tanya clarabell yang tak rela jika naura pulang.
"Maaf cantik..! Kak naura harus pulang dulu. Soalnya ini udah sore, besok besok kak naura main ke sini lagi..! " bujuk naura.
"Beneran ya..! "
"Iya, kalau gitu kakak pulang dulu ya..! "
Setelah kepulangan naura, sarah menatap cucunya itu dengan bahagia.
"Apa clara begitu senang dengan kak naura..? " tanyanya.
__ADS_1
"Iya eyang, kak naura itu baik banget. Dia tadi cerita hal lucu sama clara. Tapi sayang sekarang kak naura udah pulang. Padahal clara masih mau main sama kak naura..! " curhat clara pada neneknya itu.
Sudah begitu lama, akhirnya aku bisa melihat senyuman cucuku lagi..! Ucap sarah dalam hati.